Tips Perawatan Tubuh Pasca Melahirkan Normal

Meski sibuk merawat Si Kecil, Mama harus tetap pintar menjaga kesehatan.

16 Desember 2018

Tips Perawatan Tubuh Pasca Melahirkan Normal
infosehat

Menyambut kehadiran Si Kecil di dunia pasti terasa sangat membahagiakan bagi mama, setelah mengandung kurang lebih selama sembilan bulan. Tapi ada tantangan lain yang harus mama hadapi, yaitu masalah pasca melahirkan normal yang mungkin terjadi.

Tubuh mama pasti membutuhkan perawatan khusus agar bisa kembali bugar dan beraktivitas seperti biasa.

Umumnya, mama membutuhkan waktu adaptasi lagi selama enam sampai delapan minggu untuk bisa kembali bisa menyesuaikan diri dengan kondisi seperti saat sebelum hamil.

Periode tersebut dikenal dengan postpartum. Sama seperti saat memasuki masa awal kehamilan, mama akan mengalami perubahan fisik dan emosi. Tapi bedanya, saat ini mama sudah harus merawat Si Kecil.

Oleh karena tanggung jawab merawat anak, maka mama harus bisa memulihkan kondisi secara cepat. Maka dibutuhkan perawatan khusus, seperti berikut ini.

Merawat Tubuh Setelah Melahirkan

Editors' Picks

1. Mengatasi nyeri pada area kewanitaan

Masalah pasca melahirkan normal yang kerap terjadi adalah area kewanitaan yang masih terasa nyeri. Ini masalah umum yang tidak perlu terlalu dicemaskan, terlebih karena mama memang mendapat luka robekan secara sengaja untuk melebarkan jalan lahir.

Akan tetapi, rasa nyeri ini pasti akan sangat mengganggu selama beberapa minggu setelah melahirkan. Nah, perawatan yang perlu mama lakukan adalah sebagai berikut:

  • duduk di tempat yang lembut;
  • bersihkan area kewanitaan dengan air hangat setelah buang air kecil;
  • saat buang air besar, maka mengejanlah secara lembut dan pastikan area kewantiaan tetap bersih;
  • jika luka terasa sakit, maka kompreslah dengan air dingin atau es batu;
  • jika rasa nyeri tidak kunjung mereda, minta resep dari dokter untuk mendapat obat penahan rasa nyeri;
  • apabila suhu tubuh mama meningkat, luka mengalami pembengkakan dan area kewanitaan berbau tidak sedap, segera hubungi dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

2. Kontraksi setelah melahirkan

Mama yang menjalani proses persalinan secara normal mungkin akan mengalami kontraksi lagi setelah melahirkan. Rasa nyerinya mirip seperti saat mama haid dan mungkin akan menyebabkan pendarahan.

Untuk meminimalkan risiko pendarahan berat, mama perlu mengompres perut atau bagian rahim dengan air dingin. Setidaknya hal ini dapat menanggulangi rasa nyeri yang membuat mama tidak nyaman.

Namun jika sudah berlebihan, sebaiknya hubungi dokter.

3. Gangguan buang air kecil

Persalinan normal umumnya akan menyebabkan daerah sekitar kandung kemih dan uretra mengalami pembengkakan. Kondisi inilah yang biasanya membuat mama sulit buang air kecil.

Sebenarnya masalah pasca persalinan normal ini tidak perlu ditangani secara khusus karena bisa sembuh sendiri.

Hanya saja apabila muncul gejala nyeri, terasa panas atau sering bocor saat buang air kecil, ini harus mendapat penanganan medis. Tapi Mama juga bisa mengatasi problem tersebut dengan mengenakan korset.

4. Kebocoran ASI dan payudara sakit

Tidak perlu cemas jika payudara mama terasa sakit setelah melahirkan. Ini adalah proses alami di mana payudara mama memproduksi banyak ASI.

Biasanya perubahan yang akan terjadi adalah payudara membengkak dan banyak ASI yang bocor atau keluar sendiri. Untuk cara perawatannya, Mama bisa ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Mama bisa menggunakan pompa payudara jika ASI tidak bisa keluar namun payudara membengkak,
  • gunakan air hangat untuk mengompres payudara,
  • terus berikan ASI eksklusif kepada bayi untuk menghilangkan rasa sakit,
  • pakailah bra khusus ibu menyusui agar tidak terjadi kebocoran ASI,
  • hindari memijat payudara karena kebocoran ASI bisa terjadi lebih parah,
  • selalu bawa handuk kecil untuk menjaga area payudara tetap bersih, kering dan ASI tidak mengotori baju.

Itulah tadi empat tips perawatan masalah pasca melahirkan normal, yang mungkin akan mama alami. Tapi yang terpenting adalah mama harus banyak beristirahat, tidak melakukan banyak pekerjaan berat dan tetap menjaga asupan gizi selama masa menyusui.

Baca juga: Manfaat Utama Daun Katuk untuk Ibu Menyusui

Baca juga: 7 Rekomendasi Pelancar ASI-Air Susu Ibu untuk Ibu Menyusui

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.