7 Cara Mudah Mengatasi Mual saat Hamil Muda

Sering mual saat hamil normal kok, coba lakukan ini yuk Ma untuk mengurangi rasa mual!

8 Februari 2019

7 Cara Mudah Mengatasi Mual saat Hamil Muda
tasogs.com

Rasa mual saat sedang trimester pertama sangat normal terjadi pada ibu hamil. Mual ini sering juga disebut morning sickness karena biasa terjadi di pagi hari. Tapi ternyata tak hanya terjadi di pagi hari, ada pula ibu yang merasakan mual di malam hari, atau bahkan sepanjang hari.

Hal ini tentu sangat mengganggu aktivitas dan terkadang membuat Mama jadi tidak bernapsu untuk makan. Namun, jangan sampai tidak makan ya, Ma!

Hal ini dikarenakan janin di perut Mama membutuhkan asupan gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan otak juga syarafnya. Untuk menangani rasa mual, ada beberapa hal yang bisa Mama lakukan.

1. Makan sedikit-dikit namun sering

1. Makan sedikit-dikit namun sering
netdoctor.cdnds.net

Rasa mual yang dirasakan terkadang membuat kita jadi tidak bernafsu untuk makan. Meskipun begitu, Mama tetap harus makan dan tidak boleh membiarkan perut kosong atau rasa mual akan menjadi semakin parah karena asam lambung yang naik.

Cobalah untuk makan sedikit-dikit tapi sering. Makan dalam porsi banyak terkadang membuat perut langsung penuh dan menyebabkan rasa mual tersebut muncul.

Beberapa ibu hamil juga merasakan sugesti ketika melihat makanan dalam porsi banyak akan membuatnya mual dan muntah. Konsumsi makanan yang terlintas pertama di otak Mama untuk meningkatkan nafsu makan. Eits, tapi tetap harus dikontrol dan tidak sembarang makanan yang tidak sehat ya Ma.

2. Mengonsumsi buah

2. Mengonsumsi buah
Pixabay/Foundry

Jika cara nomor satu tetap membuat Mama mual, cobalah untuk mengonsumsi buah-buahan segar seperti semangka, jeruk, buah naga, atau melon. Dengan mengonsumsi buah-buahan segar dipercaya dapat memancing nafsu makan kembali dan menetralisir rasa mual.

Selain itu vitamin yang terkandung dalam buah juga baik bagi Mama dan janin. Jadi tentu buah dapat menjadi cemilan atau makanan di kala lapar, namun mual melanda Ma.

3. Menghindari sesuatu yang berbau tajam

3. Menghindari sesuatu berbau tajam
beautyheaven.com.au

Pemicu rasa mual lainnya biasanya adalah sesuatu yang berbau tajam. Tidak selalu makanan seperti duren atau terasi, tapi bisa juga wewangian seperti parfum, pewangi ruangan, bau bensin atau asap rokok.

Sebisa mungkin hindari hal-hal yang berbau tajam atau menyengat ketika hamil. Jika hal tersebut tidak dapat dihindari, Mama bisa sesekali menghirup udara segar, atau mungkin mencium minyak angin atau aroma terapi yang tidak membuat Mama mual dan justru menenangkan.

Editors' Picks

4. Minum jahe atau mengunyah permen mint

4. Minum jahe atau mengunyah permen mint
tqn.com

Jahe juga dipercaya sebagai obat anti mual. Mama dapat merebus jahe dan meminum airnya selagi masih hangat. Minuman yang hangat selain menenangkan juga dapat mentralisir rasa mual.

Jika tidak ada jahe, mengonsumsi permen dengan rasa mint juga dapat mengurangi rasa mual. Selalu sediakan permen mint ini di tas Mama, jadi kapanpun Mama merasa mual, Mama dapat langsung menguranginya dengan menghisap permen ini.

Baca juga:

8 Pilihan Asupan Berbahan Dasar Jahe untuk Atasi Morning Sickness

5. Menghindari makanan pemicu mual

5. Menghindari makanan pemicu mual
deliciousliving.com

Terkadang pemicu rasa mual juga berasal dari makanan yang Mama makan. Cobalah untuk menjauhi makanan-makanan yang terlalu berminyak, mengandung lemak tinggi, atau pedas.

Beberapa ibu hamil juga terkadang merasakan mual karena rasa MSG berlebihan pada makanannya, jadi jauhi juga makanan yang mengandung MSG berlebih ya Ma. Selain tidak sehat, juga bisa memicu rasa mual.

Selain itu, makanan atau minuman yang terlalu bergas seperti brokoli, kol, bawang-bawangan, minuman bersoda, atau bahkan susu juga dapat memicu rasa mual terjadi. Karena Mama yang merasakannya, tentu Mama yang paling tahu jenis makanan apa yang bisa membuat Mama mual. Jauhi makanan tersebut supaya mencegah rasa mual kembali datang.

6. Jangan stres

6. Jangan stres
npr.org

Jangan stres Ma!

Stres akan memicu rasa mual terjadi dan memperparahnya. Cobalah untuk menenangkan diri, dan memikirkan hal-hal yang menyenangkan supaya Mama melupakan rasa mual yang dirasakan.

Mama juga dapat melatih pernafasan, yang mana baik untuk janin sehingga ia bisa mendapatkan oksigen yang cukup, serta dapat membuat Mama menjadi lebih rileks dan mengurangi rasa mual.

Baca juga:

Baca Juga: Apa yang Janin Rasakan Saat Ibu Hamil Sedih dan Stres?

7. Istirahat yang cukup

7. Istirahat cukup
thepregnancyzone.com

Ibu hamil memang disarankan untuk beristirahat yang cukup dan tidak kelelahan.

Terlalu lelah dapat memicu rasa mual terjadi.

Jika Mama masih bekerja di kantor, gunakan waktu istirahat makan siang dengan baik, untuk mengistirahatkan mata juga tubuh.

Mama juga dapat mendengarkan musik yang tenang saat di malam hari untuk membantu rileksasi dan membuat tidur lebih nyenyak.

Beberapa cara di atas mudah untuk dilakukan kan, Ma?

Jika rasa mual menyebabkan muntah-muntah berlebihan dan membuat Mama lemas serta tak ada makanan atau minuman yang bisa masuk samasekali ke dalam tubuh, langsung periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Karena keadaan yang semakin parah dapat membuat dehidrasi dan membahayakan janin.

Cobalah untuk lebih rileks dan menikmati perubahan yang ada ya, Ma.

Semua pasti akan berlalu.

Topic: