Cara Menghadapi Isu Kehamilan Trimester Pertama di Bulan Ramadan

Tenang, Mama tetap bisa merasakan suasana Ramadan yang damai dalam masa kehamilan

13 Mei 2019

Cara Menghadapi Isu Kehamilan Trimester Pertama Bulan Ramadan
freepik

Tidak ada yang jauh lebih membahagian bagi setiap perempuan ketika kita menemukan bahwa si Kecil bertumbuh di dalam perut kita.

Tentu, hal ini akan terasa sangat spesial apabila momen kehamilan terjadi di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Meski begitu, isu terkait kehamilan di tahap awal pastinya akan tetap menjadi tantangan tersendiri bagi para Mama untuk merasakan nuansa Ramadan yang damai.

Don’t worry! Dilansir dari Productive Muslim, ada cara menghadapi isu kehamilan tahap awal di bulan Ramadan.

Mual dan Morning Sickness

Mual Morning Sickness
deccanchronicle.com

Sebagaimana yang kita ketahui, hal yang menjadi gejala utama ketika Mama menjalani first trimester atau tahap awal kehamilan adalah kondisi pencernaan yang terganggun sehingga menyebabkan mual dan muntah khsusunya pada pagi hari dengan sebutan morning sickness.

Dalam hal ini, ada berbagai cara yang sebenarnya dapat Mama lakukan secara khusus di bulan Ramadan ini.

Khususnya, untuk Mama yang mungkin mencoba tetap menjalani ibadah puasa dengan persetujuan dokter.

1. Netralisir perut dengan teh jahe

1. Netralisir perut teh jahe
alternativemedicine.com

Rasa mual pada perut memanglah sangat mengganggu sehingga kita pasti mengharapkan cara efektif yang dapat menetralisir keadaan perut menjadi normal kembali.

Hal ini dapat dilakukan dengan cara meminum teh jahe yang berkhasiat mengurangi efek mual sebagaimana dibuktikan melalui pertemuan American Society of Clinical Oncology pada 2009 lalu.

2. Satu sendok madu untuk lawan rasa mual

2. Satu sendok madu lawan rasa mual
babycenter.com.au

Dalam rangka memaksimalkan upaya Mama untuk mengurangi rasa mual yang terjadi dalam masa tahap awal kehamilan, Mama dapat memanfaatkan khasiat madu yang memiliki nutrisi untuk proses tumbuh kembang si Kecil termasuk dalam perihal kondisi pencernaan Mama.

Psst… Mama bisa meminumya satu sendok secara tersendiri atau menyampurkannya dengan the hijau.

3. Tingkatkan energi dengan kurma

3. Tingkatkan energi kurma
britishmuslim-magazine.com

Rasanya tidak lengkap apabila kita tidak mencoba mengonsumsi Kurma yang merupakan makanan khas Ramadan.

Menariknya, kurma ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan fisik seseorang termasuk untuk Mama tercinta di mana kurma memberikan energi supaya kondisi morning sickness Mama tidak melemahkan tubuh.

4. Istirahat yang cukup

4. Istirahat cukup
Pixabay/free-photos

Berbicara mengenai kebutuhan energi untuk tubuh Mama secara khsusu ketika menghadapi mual dan morning sickness yang melemahkan tubuh, Mama tentu dianjurkan untuk tidak melakukan pekerjaan yang berat.

Sebaiknya, Mama mengambil banyak waktu untuk beristirahat demi kesehatan Mama dan si Kecil di dalam kandungan.

Editors' Pick

Isu Perubahan Emosi

Isu Perubahan Emosi
Pixabay/katerina_knizakova

Sebagai seorang perempuan, kita pasti memahami betul bahwa proses hormonisasi hingga kehamilan selalu turut menyentuh kondisi emosi kita.

Hal ini terjadi pada tahap awal kehamilan Mama juga di mana Mama akan mengalami mood-swinging.

Tentu, hal ini dapat menjadi penghalang untuk Mama benar-benar merasakan momen Ramadan yang seharusnya menyenangkan dan damai.

Itu kenapa, dalam mengantisipasinya, Mama sebaiknya mengikuti cara-cara di bawah ini:

5. Berkomunikasi dengan Sang Pencipta

5. Berkomunikasi Sang Pencipta
blogs.babycenter.com

Di atas segalanya, kita pastilah mengerti bahwa momen Ramadan yang khusyu’ ini bukan semata-mata mengacu pada aktivitas menahan dahaga seperti lapar dan haus.

Sebaliknya, ini merupakan momen untuk Mama semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencinta dengan doa dan shalatguna mendapatkan kedamaian spiritual.

6. Mengucap syukur dalam segala hal

6. Mengucap syukur dalam segala hal
netdoctor.co.uk

Salah satu upaya yang sangat efektif untuk membuat Mama mampu membangun perasaan yang positif adalah dengan mengorientasikan pikiran Mama pada hal-hal yang positif.

Hal ini dapat dilakukan dengan cara memikirkan hal-hal yang baik dari terkecil sekalipun dan lihatlah bahwa Mama bersyukur karena masih memiliki kesempatan atas hal-hal tersebut.

7. Melakukan kebaikan

7. Melakukan kebaikan
bustle.com

Berbicara mengenai emosi yang berubah-ubah, tindak-tanduk Mama sebaiknya memerangi perasaan yang negatif dengan bersikap konsisten pada hal-hal positif.

Dengan kata lain, cobalah untuk melakukan kebaikan setidaknya satu kali sehari sehingga hal ini akan menghasilkan kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri.

Penyesuaian Aktivitas

Penyesuaian Aktivitas
Pixabay/xusenru

Ramadan selalu menjadi momen yang paling menyenangkan karena ini menjadi waktu di mana Mama akan berkumpul dengan keluarga inti maupun keluarga besar tercinta.

Tanpa terkecuali, sahabat-sahabat karib yang menenangkna hati Mama.

Meski begitu, menjalani proses kehamilan di tahap awal pastilah membuat Mama sulit untuk menyesuaikan diri dengan aktivitas-aktivitas khas Ramadan yang identik dengan berkumpul.

Namun, Mama dapat melakukannya dengan cara di bawah ini:

8. Mengutamakan ibadah

8. Mengutamakan ibadah
dawn.com

Meskipun Ramadan menjadi momen terbaik untuk kita berkumpul dengan keluarga dan sahabat tercinta termasuk umat Muslim lainnya, waktu bersama Sang Pencipta pastilah harus diutamakan di atas segalanya.

Hal ini terwujud dari Mama mengutamakan Taraweh bersama keluarga untuk spiritual bonding dan mengunjungi Masjid untuk pencerahan.

9. Melakukan perencanaan pada prioritas

9. Melakukan perencanaan prioritas
thecreativemind.net

Untuk mengetahui waktu yang tepat di mana Mama dapat menghabiskan waktu berkumpul bersama keluarga dan sahabat tercinta, Mama dianjurkan untuk melakukan perencanaan dengan fokus pada prioritas.

Selain poin yang telah dijelaskan di atas, utamakan waktu istirahat dan lalu sisihkan waktu berkumpul bersama dengan mengomunikasikannya pada Papa.

Sekarang, Mama telah melihat, bukan? Momen Ramadan ini akan tetap memberikan nuansa yang damai di mana Mama memiliki solusi untuk menghadapi masing-masing isu kehamilan pada trimester pertama. 

Baca juga:

Topic:

The Latest