Sulit Dihentikan, Amankah Minum Kopi Bagi Ibu Hamil?

Supaya lebih tenang, cari tahu takaran yang pas dulu yuk!

4 Agustus 2019

Sulit Dihentikan, Amankah Minum Kopi Bagi Ibu Hamil
Freepik/freephoto

Jika kamu memiliki kebiasaan minum kopi setiap hari sebelum hamil, sepertinya kamu harus mengetahui bahayanya kafein bagi ibu hamil.

Salah satu penyebab kopi jadi cukup bahaya bagi ibu hamil adalah karena kafein dapat menembus plasenta dengan mudah dan ini bisa berdampak pada detak jantung bayi.

Selama masa kehamilan trimester pertama, penting untuk membatasi jumlah asupan kafein. Mama bukan dilarang minum kopi, tapi hanya perlu mengikuti batasan takaran yang aman untuk ibu hamil. Kadar maksimal yang boleh dikonsumsi menjadi 200 mg per hari atau sekitar 2 cangkir kopi.

Berikut ini beberapa hal yang perlu kamu ketahui agar bisa lebih waspada dengan kafein yang terkandung pada kopi untuk ibu hamil. 

Beberapa Dampak Meminum Kopi yang Bikin Ibu Hamil Merasa Nggak Nyaman

Beberapa Dampak Meminum Kopi Bikin Ibu Hamil Merasa Nggak Nyaman
Freepik

Rasa enggak nyaman akibat meminum kopi bagi ibu hamil diantaranya bisa menimbulkan kecemasan, insomnia, jantung berdetak kencang, gangguan pencernaan dan bisa juga menyebabkan tremor.

Namun selain itu, dampak kelebihan asupan kafein juga diduga mampu meningkatkan beberapa kemungkinan berikut:

  • Kelahiran mati
  • Bayi lahir dengan berat badan yang rendah
  • Keguguran janin
  • Asam lambung naik dan nyeri pada ulu hati
  • Lahir prematur

Berapa Takaran Kafein yang Ideal untuk Ibu Hamil?

Berapa Takaran Kafein Ideal Ibu Hamil
Pexels/Julia Sakelli

Kafein bukan hanya terdapat pada kopi saja, tapi pada sebagian minuman energi, teh, coklat, dan makanan tertentu juga mengandung zat ini.

Perlu diperhatikan takaran maksimal perhari hanya boleh 200mg. Perhatikan setiap kandungan dari makanan dan minuman yang kamu konsumsi dan baca informasi kandungan yang tertera pada kemasan.

Berikut ini jumlah umum kafein dalam makanan dan minuman:

  • 60-200 mg kafein setara dengan secangkir kopi seduh.
  • 140 mg kafein setara dengan secangkir kopi saring.
  • 100 mg kafein sama dengan secangkir kopi instan.
  • 40 mg kafein terkandung dalam sebotol soda.
  • 75 mg kafein ditemukan dalam secangkir teh.
  • 50g cokelat biasanya mengandung 25-50 mg kafein.

Untuk itu, perhatikan kandungan kafein dalam teh, kopi, cokelat dan makanan lain yang tertera pada kemasan.

Jangan sampai konsumsi kafein melebihi batas toleransi bagi ibu hamil.

Cara Menghindari Gangguan Pencernaan

Cara Menghindari Gangguan Pencernaan
Pexels/Rawpixel

Hindari minum kopi saat perut kosong karena dapat menyebabkan asam lambung naik. Saran dari dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BmedSc Hons, makanlah dahulu sebelum minum kopi!

Simak beberapa risiko akibat minum kopi berlebihan bagi ibu hamil di saat perut kosong berikut ini:

Editors' Picks

1. Asam lambung meningkat

1. Asam lambung meningkat
Freepik

Minum Kopi pada saat perut kosong dapat meningkatkan asam lambung. Kadar asam lambung yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pencernaan sepanjang hari.

Efek lainnya adalah merasa mulas yang bisa mengganggu aktivitas kamu. Bahayanya lagi, jika terjadi pada kehamilan trimester kedua atau ketiga, karena bisa menstimulasi kontraksi palsu.

Sebaiknya, kamu memilih kopi dengan kandungan zat asam yang rendah seperti kopi Sumatera. Ini lebih aman dikonsumsi bagi ibu hamil.

2. Menimbulkan kecemasan

2. Menimbulkan kecemasan
Pixabay/geralt

Makanan memberikan efek menenangkan pencernaan, sementara kopi memiliki efek sebaliknya.

Untuk mengatasi masalah ini, seseorang harus makan terlebih dulu sebelum minum kopi. Ini dilakukan sebagai upaya menyeimbangkan kesehatan pencernaan kamu.

3. Menurunnya hormon serotonin

3. Menurun hormon serotonin
Freepik/Katemangostar

Kopi memang baik untuk tubuh jika diminum sesuai takaran. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kamu minum kopi.

Jangan lebih dari 2 cangkir dalam satu hari dan makan dulu sebelum minum kopi, yang pasti jangan dalam keadaan perut kosong.

Konsumsi kafein saat pagi hari menghambat produksi serotonin, yang merupakan neurotransmitter.

Lebih jelasnya, ini bisa memberikan dampak perasaan senang dari dalam diri. Penyebab utama dari depresi, penyakit kejiwaan adalah karena kurang hormon serotonin.

Minum kopi dalam keadaan perut kosong, bisa mengalami mood swing secara tiba-tiba. Demikian panduan takaran dan anjuran dalam mengonsumsi kopi bagi ibu hamil.

Bagi Mama pecandu kopi dan sedang mengandung, Popmama.com menyarankan untuk mengurangi bahkan tidak sama sekali mengonsumsi kopi atau jenis minuman berkafein selama masa kehamilan ya, demi kebaikan kondisi Mama dan bayi Mama. 

Semangat, pasti bisa!

Baca juga: 8 Pilihan Asupan Berbahan Dasar Jahe untuk Atasi Morning Sickness

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;