Tidak Disarankan, Ini Risiko Makan Telur Mentah bagi Ibu Hamil

Tak hanya telur setengah matang, telur mentah pun berbahaya bagi kesehatan ibu hamil

4 Januari 2021

Tidak Disarankan, Ini Risiko Makan Telur Mentah bagi Ibu Hamil
Freepik/4045

Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi beragam makanan sehat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil dalam kandungan. Beberapa makanan mentah ataupun setengah matang seperti telur dan salmon memang enak untuk dikonsumsi.

Namun, perlu Mama ketahui bahwa telur setengah matang adalah pantangan bagi ibu hamil. Tak hanya telur setengah matang, telur mentah pun berbahaya bagi kesehatan ibu hamil. 

Apa saja risiko makan telur mentah saat hamil? Berikut Popmama.comtelah merangkum penjelasannya untuk Mama ketahui. 

Makan Telur Mentah Bisa Sebabkan Bayi Lahir Prematur

Makan Telur Mentah Bisa Sebabkan Bayi Lahir Prematur
Freepik/nnudoo

Kandungan protein dalam telur memang bermanfaat bagi ibu hamil. Tapi, jika telur dikonsumsi dalam keadaan mentah maupun setengah matang, telur justru memberikan risiko negatif bagi Mama dan janin. 

Telur mentah mengandung bakteri Salmonella yang bisa memicu Mama merasakan mual, muntah, diare, demam, dan kram perut. Dalam beberapa kasus, kram perut yang sering dirasakan bahkan bisa menyebabkan keguguran. 

Apabila Mama memiliki imunitas yang baik, bakteri Salmonella yang masuk ke dalam tubuh tetap membahayakan kesehatan janin. Sebab, bakteri tersebut bisa meningkatkan risiko bayi lahir prematur. 

Telur mentah juga mengandung avidin yang bisa mengganggu proses penyerapan biotin atau vitamin B7 dalam usus. Gejala akibat mengonsumsi telur mentah umumnya dirasakan Mama dalam 6 hingga 72 jam setelah telur mentah masuk ke dalam tubuh. 

Editors' Picks

Olahan Telur Mentah juga Dilarang Dikonsumsi 

Olahan Telur Mentah juga Dilarang Dikonsumsi 
Rawpixel/Jakub Kapusnak

Tak hanya telur mentah, olahan telur mentah seperti mayonais, saus pasta, saus hollandaise, dan salad dressing juga menjadi pantangan bagi ibu hamil. Olahan tersebut terbuat dari telur mentah dan tidak melalui proses pasteurisasi, sehingga belum steril dari kuman dan bakteri. 

Saus berbahan telur mentah pun tetap dilarang untuk dikonsumsi walaupun telah dipanaskan di microwave. Sebab, olahan telur mentah yang dihangatkan di microwave tidak membunuh kuman dan bakeri. Perlu diketahui bahwa bakteri dalam telur hanya bisa mati apabila dipanaskan pada suhu 71 derajat Celcius. 

Ibu Hamil Sebaiknya Konsumsi Telur Matang

Ibu Hamil Sebaik Konsumsi Telur Matang
Freepik/Spams

Ibu Hamil dianjurkan untuk mengonsumsi satu sampai dua telur matang dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kolin. Berdasarkan The National Academy of Science, ibu hamil membutuhkan 450 miligram kolin per hari. 

Telur mentah juga mengandung asam lemak omega-3 dan protein yang bisa membantu proses tumbuh kembang otak janin dan mencegah gangguan tumbuh kembang sistem tabung saraf. Sebuah penelitian kesehatan mengungkapkan jika Mama yang rutin mengonsumsi telur matang selama masa kehamilan, maka bayi bisa terlahir sehat dan cerdas. 

Cara Menyimpan Telur agar Tidak Mudah Rusak

Cara Menyimpan Telur agar Tidak Mudah Rusak
Freepik/A3pfamily

Selain mengolah dengan tepat, Mama juga perlu menyimpan telur dengan benar agar tidak mudah terkontaminasi bakteri. Sebelum menyimpannya, telur sebaiknya dicuci terlebih dahulu menggunakan air mengalir. Lalu, simpan telur di dalam kulkas untuk menghindari bakteri berkembang biak. 

Nah, itulah informasi seputar bahaya mengonsumsi telur mentah saat hamil. Jadi, baik telur mentah maupun setengah matang, keduanya tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Saat hamil, imunitas tubuh cenderung menurun. Oleh sebab itu, Mama harus memerhatikan makanan yang dikonsumsi agar tidak membahayakan kesehatan diri sendiri dan janin dalam kandungan. 

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.