Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Dokter Ungkap Tak Semua Endometriosis Harus Dioperasi

Untitled design (11).jpg
Freepik.com/pikisuperstar
Intinya sih...
  • Endometriosis bisa menempel pada beberapa organ tubuh seperti indung telur, usus, dan kandung kemih, menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan menurunkan kualitas hidup pasien.
  • Tidak semua pasien dengan endometriosis memerlukan operasi karena pertimbangan medis yang matang untuk menghindari risiko kerusakan organ atau merugikan kondisi pasien, terutama kesuburan.
  • Pendekatan utama dalam penanganan endometriosis adalah menjaga kualitas dan jumlah sel telur, sehingga prosedur operasi tidak menjadi pilihan utama agar ovarium tetap pada fungsi optimal.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Endometriosis merupakan sebuah kondisi ketika selaput rahim ditemukan tumbuh di luar rahim. Jaringan ini bisa tumbuh pada ovarium atau indung telur, usus dan kandung kemih.

Melalui akun Tiktok @doctor_pras, Dr. Pras, spesialis fertilitas dan ahli bedah ginekologi dari Thomson Hospital Malaysia menjelaskan bahwa, endometriosis dapat memberikan berbagai jenis masalah kesehatan bagi pasien yang mengalaminya. Endometriosis jika tumbuh pada ovarium, akan menyebabkan ovarium menjadi lengket dan kehilangan fungsinya.

"Tidak semua pasien endometriosis butuh operasi," ujar Dokter Pras dalam unggahan video di akun Tiktoknya @doctor_pras.

Namun, Dr. Pras sendiri mengungkapkan bahwa tindakan operasi sangat minim dilakukan terhadap pasien yang ditanganinya. Hal ini agar menghindari resiko kerusakan organ atau dampak jangka panjang pada pasien.

Mengapa prosedur operasi tidak menjadi pilihan utama? Berikut Popmama.com telah merangkum penjelasannya.

Table of Content

1. Endometriosis dan dampaknya pada tubuh

1. Endometriosis dan dampaknya pada tubuh

Untitled design (10).jpg
Freepik.com

Dijelaskan oleh Dr. Pras dalam ungggahan videonya, endometriosis bisa menempel pada beberapa organ tubuh seperti indung telur atau ovarium, usus dan kandung kemih.

Jika endometriosis menempel pada usus maupun kandung kemih ini akan memengaruhi sistem pencernaan serta saluran kemih. Endometriosis yang tumbuh dan menempel pada ovarium, akan membuat ovarium menjadi lengket.

Kondisi ini memberi berbagai jenis masalah pada pasien endometriosis. Hal ini dikarenakan jaringan di sekitarnya dapat teriritasi dan menyebabkan organ saling menempel.

Dilansir dari World Health Organization (WHO) pasien yang mengalami endometriosis mengalami berbagai masalah kesehatan hingga kualitas hidup yang menurun. Beberapa di antaranya seperti berikut:

  • Nyeri hebat

  • Pendarahan berat saat menstruasi

  • Kelelahan

  • Depresi

  • Kecemasan

  • Kesehatan seksual yang buruk

  • Hingga isolasi sosial

2. Tidak semua kasus endometriosis memerlukan operasi

Untitled design (9).jpg
Freepik.com

Lebih lanjut Dr. Pras menjelaskan, tidak semua pasien dengan endometriosis memerlukan operasi. Berdasarkan pengalaman klinisnya selama lebih dari 5 tahun, terdapat beberapa kondisi tertentu yang tidak memerlukan prosedur operasi.

Prosedur non-operasi tidak hanya pada endometriosis yang tumbuh di ovarium, hal serupa juga dilakukan pada jaringan yang tumbuh pada usus besar maupun pada organ tubuh lainnya.

Hal ini disebabkan oleh adanya pertimbangan medis yang matang terutama menghindari risiko kerusakan pada organ atau merugikan kondisi pasien, misalnya berdampak pada kesuburan.

3. Pendekatan dan pertimbangan kesuburan pasien

Endometriosis.jpg
Freepik.com

Dalam penanganan endometriosis, Dr. Pras menjelaskan bahwa salah satu perhatian utama adalah menjaga kualitas dan jumlah sel telur, terutama bagi pasien yang masih merencanakan kehamilan. Itulah mengapa, prosedur operasi tidak menjadi pilihan utama.

Oleh karena itu, dokter cenderung memilih tindakan yang tidak menggangu fungsi ovarium. Ini bertujuan agar ovarium tetap pada fungsi optimal.

Pendekatan ini, lebih lanjut, umumnya diterapkan pada pasa pasien yang menjalani program bayi tabung (IVF), atau pada pasien tertentu yang memerlukan penanganan endometriosis berukuran besar. Tujuannya memberikan perawatan yang efektif tanpa mengorbankan kesuburan pasien di masa depan.

Seperti itulah penjelasan mengenai endometriosis yang perlu diketahui Mama. Endometriosis tidak memerlukan operasi jika ditangani dengan baik oleh ahlinya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany
Follow Us

Latest in Pregnancy

See More

7 Kandungan Alpukat untuk Kesehatan Ibu Hamil, Mengandung Banyak Serat

11 Jan 2026, 20:28 WIBPregnancy