6 Penyebab Hasil Test Pack Salah (False Negative)

Dikira nggak hamil, eh taunya hamil...

17 Desember 2018

6 Penyebab Hasil Test Pack Salah (False Negative)
Freepik/Jcomp

Biasanya orang yang melakukan cek kehamilan di rumah menyiapkan test pack dari berbagai merek. Tapi nggak semua orang seperti ini.

Pembelian bermacam merek dan jenis test pack dilakukan semata-mata untuk meyakinkan bahwa hasilnya benar-benar sama semua.

Nah, terkadang saat melakukan tes kehamilan menggunakan beberapa media atau alat test pack malah ada yang bingung karena hasilnya ada yang positif dan ada pula yang negatif.

Bisa saja sebenarnya kamu hamil, tapi test pack menunjukkan tidak hamil (false negative).

Agar tidak mengalami hal seperti ini kamu harus tahu penyebab hasil test pack bisa salah.

Pertama-tama sebaiknya kamu baca petunjuk penggunaannya terlebih dahulu, sehingga hasil yang ditunjukkan tidak salah.

Lihat penjelasan yang sudah Popmama.com rangkum berikut ini:

1. Tidak mengikuti cara pemakaian yang benar

1. Tidak mengikuti cara pemakaian benar
Freepik

Jika cara penggunaan test pack tidak mengikuti cara pemakaian yang dianjurkan justru akan membuat hasil tes kehamilan kamu menjadi tidak tepat.

Kamu seharusnya mengenai urin kamu pada bagian yang disarankan. Ada durasi tertentu agar hasilnya semakin akurat.

Kamu harus bersabar menunggu beberapa saat.

2. Terlalu cepat melakukan tes

2. Terlalu cepat melakukan tes
Unsplash/Finn Hackshaw

Test pack akan menunjukkan hasil positif bila hormon hCG dalam urin persmpuan mencapai tingkat tertentu.

Masalahnya, tidak semua perempuan yang sudah hamil akan memiliki tingkat yang sama dari hCG dalam urin mereka. 

Oleh karena itu, kamu harus menunggu sampai waktu yang tepat untuk melakukan tes kehamilan di rumah agar kadar hCG dalam urin calon ibu hamil sudah bisa terbaca oleh test pack.

Sekarang ini memang sudah banyak alat test pack yang lebih sensitif dalam mendeteksi kehadiran hCG dalam urin.

Beberapa alat dapat mendeteksi hCG empat hari sebelum kamu menstruasi atau tujuh hari setelah telur dibuahi oleh sperma (konsepsi). 

Jadi, jika terlalu cepat dari waktu ini, mungkin hasil test pack tidak akurat.

Baca juga: Mengenali Hormon hCG untuk Mendeteksi Kehamilan

3. Terburu-buru melihat hasil tes

3. Terburu-buru melihat hasil tes
glamour.com

Karena sudah terlanjur penasaran dengan hasilnya, banyak perempuan yang terburu-buru saat menggunakan test pack. 

Padahal, di dalam petunjuk penggunaan biasanya tercantum harus menunggu berapa lama sampai hasilnya benar-benar keluar. 

Tunggu beberapa waktu agar alat tes kehamilan bisa bekerja. Jadi, tunggulah dulu sebelum berkesimpulan bagaimana hasil tes yang kamu lihat.

Saat urin sedang berjalan dalam test pack, jendela indikator mungkin akan menunjukkan dua garis sama atau tanda plus.

Jangan terburu-buru mengambil kesimpulan karena alat tes ini perlu waktu untuk menunjukkan hasil akhirnya.

Editors' Picks

4. Menunggu terlalu lama dalam membaca hasil tes

4. Menunggu terlalu lama dalam membaca hasil tes
Pexels/Bruce Mars

Terlalu cepat membaca tes bisa menunjukkan hasil yang salah, begitu juga jika terlalu lama membaca hasil tes. 

Mungkin karena bosan menunggu hasilnya keluar, banyak juga yang meninggalkan test pack untuk beberapa saat. Terlalu lama dalam menunggu hasil tes juga bisa membuat hasil tes menjadi salah.

Biasanya hasil tes akan muncul dua sampai empat menit. 

Setelah waktu ini lewat, tes tetap akan bekerja dan mungkin dapat mengubah hasil yang benar. 

Jika sudah lewat dari waktu yang seharusnya untuk membaca hasil, sebaiknya jangan gunakan lagi alat tersebut. Ulang lagi dengan alat yang baru.

Bila perlu gunakan stopwatch ya.

5. Tes kehamilan tidak di pagi hari

5. Tes kehamilan tidak pagi hari
Unsplash/Zwaddi
Sinar matahari pagi mengandung banyak sekali Vitamin D

Konsentrasi urin ternyata memengaruhi hasil tes, sedangkan konsentrasi urin bisa berbeda-beda dalam sehari. 

Sebaiknya lakukan tes kehamilan dengan test pack pada pagi hari saat buang air kecil pertama kali. Karena urin di pagi hari adalah urin yang memiliki konsentrasi paling pekat dan mengandung hCG lebih tinggi daripada waktu lainnya.

Konsentrasi urin dapat berubah sepanjang hari karena dipengaruhi dengan apa yang kamu makan. 

Melakukan tes pada saat konsentrasi urin dalam kondisi terlalu cair dapat membuat hormon hCG, yang sebenarnya terdapat dalam urin, lebih sulit untuk terbaca. 

Meski tidak harus selalu pagi, tapi sebaiknya tidak melakukan tes kehamilan 3 jam setelah makan.

Baca juga: 7 Cara Tes Kehamilan Menggunakan Bahan yang Ada di Rumah

6. Tidak periksa ke dokter setelah melihat hasilnya menggunakan test pack

6. Tidak periksa ke dokter setelah melihat hasil menggunakan test pack
Freepik

Jika kamu ragu akan hasil tes menggunakan test pack, kamu ja gan diam saja. 

Bisa saja sebenarnya kamu sedang hamil, tetapi test pack menunjukkan hasil yang negatif karena hormon hCG dalam urin kamu belum bisa terbaca oleh alat.

Biar tidak keliru, lakukanlan pengecekan ke dokter kandungan. Pengecekan urine akan dilanjutkan dengan pembacaan hasilnya positif atau negatif oleh dokter yang sangat ahli pada bidangnya.

Itulah 6 penyebab hasil test pack salah tidak sesuai dengan apa yang sedang terjadi pada tubuh kamu. Jangan sampai terlambat tahu, lakukan pengecekan dengan sebaik-baiknya.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!