7 Penyebab Rambut Rontok Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Jangan abaikan kesehatan rambut saat hamil, Ma

8 Agustus 2018

7 Penyebab Rambut Rontok Saat Hamil Cara Mengatasinya
Pexels/Element5 Digital

Rambut memiliki siklus tersendiri untuk terus tumbuh. Saat hamil, rambut Mama berada pada fase istirahat, sehingga seharusnya menjadi tampak lebih tebal. Namun seringnya yang terjadi justru rambut jadi mudah rontok. Hmm, kenapa ya?

Menurut American Pregnancy Association, rambut rontok selama masa kehamilan adalah hal yang wajar. Umumnya hal ini terjadi karena faktor hormonal. Masalah rambut rontok ini pun akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa bulan pasca persalinan.

Selama kehamilan, rambut biasanya akan menjadi lebih kering karena hormon progesteron meningkat. Efeknya, rambut pun akan menjadi mudah patah dan bercabang, terutama di bagian pangkal. Meski wajar, ada beberapa faktor pemicu lain yang dapat menyebabkan rambut rontok.

Berikut rangkuman informasi soal rambut rontok saat kehamilan dan cara mengatasinya, Ma:

1. Asupan nutrisi yang kurang baik

1. Asupan nutrisi kurang baik
Pexels/Markus Spiske temporausch.com

Selama masa kehamilan, tubuh membutuhkan banyak asupan nutrisi tambahan, termasuk zat besi. Apabila Mama tidak mengonsumsi cukup zat besi, rambut rontok pun menjadi salah satu efeknya. Selain itu, kekurangan asupan vitamin dan mineral juga bisa menjadi penyebab rambut rontok.

Terlebih di trimester pertama, di mana mual dan muntah masih sering dialami oleh ibu hamil, biasanya asupan nutrisi menjadi lebih sedikit dibandingkan biasanya.

2. Penyakit tertentu

2. Penyakit tertentu
Pexels/Rawpixel.com

Beberapa penyakit saat hamil seperti diabetes gestasional dan infeksi jamur dapat menyebabkan kerontokan pada rambut. Risiko rambut rontok juga bisa dialami apabila Mama mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat untuk mengobati tekanan darah tinggi, depresi dan kecemasan.

Apabila Mama mengalami kerontokan rambut setelah mengonsumsi obat tertentu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter ya Ma. Bisa jadi ini adalah efek dari konsumsi obat tersebut.

3. Perubahan hormonal

3. Perubahan hormonal
Pexels/Element5 Digital

Selama masa kehamilan, tubuh memiliki berbagai perubahan kadar hormon sebagai proses adaptasi. Salah satu efeknya adalah pada kesehatan rambut dan kulit kepala. Perubahan hormon yang terjadi dapat juga mengganggu siklus normal pertumbuhan rambut. Akibatnya, rambut pun menjadi lebih rapuh, kering dan tidak sesehat biasanya.

Kerontokan rambut yang diakibatkan oleh faktor hormonal ini bersifat wajar dan biasanya akan hilang dalam waktu beberapa bulan pasca persalinan. Jadi tenang saja ya, Ma.

Editors' Picks

4. Faktor genetik

4. Faktor genetik
Pexels/Rawpixel.com

Tahukah Mama bahwa kerontokan rambut juga bisa dipengaruhi oleh latar belakang genetik? Ya, jika orang tua Mama memiliki masalah kerontokan rambut, maka besar kemungkinan Mama juga akan mengalaminya terutama saat hamil.

Masalah rambut rontok karena peran genetik ini biasanya bisa diatasi dengan pemberian obat tertentu. Namun apabila Mama tidak merasa tidak terganggu dengan hal ini, sebaiknya tunda dulu pengobatannya saat sedang hamil ya, Ma.

5. Kekurangan hormon tiroid

5. Kekurangan hormon tiroid
Pexels/Gratisography

Defisit hormon tiroid atau hypothyroidism terjadi ketika produksi hormon tiroid dalam tubuh mengalami penurunan. Hormon ini sendiri memiliki peran penting dalam tingkat metabolisme basal, sistem pencernaan, serta pertumbuhan kuku dan rambut. Maka dari itu, kekurangan hormon tiroid pun kemudian akan berpengaruh pada kesehatan rambut dan bisa memicu rambut rontok.

6. Polycystic ovarian syndrome (PCOS)

6. Polycystic ovarian syndrome (PCOS)
Pexels/Moose Photos

PCOS adalah kondisi di mana terjadi ketidakseimbangan hormon pada tubuh perempuan, yang menyebabkan ovarium justru menghasilkan hormon laki-laki dalam jumlah berlebihan. Sebagian besar perempuan dengan PCOS biasanya mengalami peningkatan pertumbuhan rambut.

Namun demikian, masalah terkait kesehatan kulit kepala lainnya juga bisa muncul, salah satunya rambut rontok.

Baca juga: Tips Mengatur PCOS Saat Merencanakan Kehamilan agar Tetap Aktif dan Fit

Baca juga: 20 Foto Ini Menunjukan Realita Hidup Perempuan dengan PCOS

7. Terapi hormonal

7. Terapi hormonal
Pexels/JESHOOTS.com

Apabila sebelum hamil Mama terbaisa mengonsumsi kontrasepsi tertentu, maka apabila Mama berhenti menggunakannya dan hamil, Mama mungkin mengalami kerontokan rambut. Selain itu, Mama juga lebih mungkin mengalami rambut rontok saat keguguran. Semua terjadi akibat perubahan kadar hormon dalam tubuh Mama.

Meski rambut rontok bukan kondisi medis yang membahayakan, namun hal ini cukup mengganggu dan sebaiknya tetap diperhatikan ya, Ma. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengontrol kerontokan rambut saat hamil, yakni:

  • Hindari menyisir rambut terlalu sering karena bisa membuat rambut semakin rusak
  • Hindari mengikat rambut terlalu kencang. Selain membuat rambut stres, kebiasaan ini juga membuat rambut menjadi rusak dan mudah patah
  • Hindari melakukan pelurusan rambut
  • Hindari mewarnai rambut atau menggunakan bahan kimia lain
  • Gunakan sampo dan kondisioner yang lembut
  • Rajin memijat kepala untuk merangsang sirkulasi darah
  • Perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang mengandung flavonoid serta antioksidan, ini untuk membantu melindungi folikel rambut dari kerusakan dan merangsang pertumbuhan rambut