Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Makanan untuk Mengurangi Pengapuran Plasenta, Ini Pilihannya
Magnific/Valeria_aksakova
  • Buah seperti jeruk, pisang, dan beri disebut kaya antioksidan, vitamin, karbohidrat, serta kalium yang dapat membantu mengurangi pengapuran plasenta.

  • Ubi jalar, kacang-kacangan, polong-polongan, dan sayuran hijau gelap menyediakan serat, protein, folat, zat besi, kalsium, serta antioksidan untuk mendukung kesehatan plasenta.

  • Yogurt, terutama Greek yoghurt, dan telur dapat membantu memenuhi protein, kalsium, zinc, zat besi, serta kolin selama kehamilan; ibu hamil dianjurkan berkonsultasi dengan dokter.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Momen melihat perkembangan janin melalui pemeriksaan USG menjadi salah hal yang dinantikan selama kehamilan. Tetapi, ada kalanya hasil pemeriksaan tak sesuai dengan yang diharapkan. 

Ketika ibu hamil dihadapkan pada kenyataan bahwa plasentanya mengalami pengapuran, maka rasa bahagia tersebut bisa berubah menjadi khawatir. Dengan adanya fakta itu, Mama bisa menjadi lebih berhati-hati dalam beberapa hal, termasuk konsumsi makanan.

Hal ini pun mungkin membuat Mama mencari tahu apakah ada makanan yang dapat membantu mengurangi kondisi tersebut. Jika ada, apa saja makanan untuk mengurangi pengapuran plasenta?

Berikut informasi Popmama.com siapkan informasinya.


1. Buah-buahan

Magnific/lifeforstock

Mengonsumsi buah-buahan diketahui dapat mengurangi pengapuran plasenta. Beberapa buah seperti jeruk, pisang, dan buah beri dapat menjadi pilihan untuk mengurangi terjadinya pengapuran plasenta.

Buah-buahan tersebut diketahui kaya akan kandungan antioksidan, vitamin, karbohidrat, dan kalium yang baik untuk mengurangi pengapuran plasenta. Beberapa ahli juga menyarankan ibu hamil untuk mengonsumsi buah-buahan dengan berbagai warna yang berbeda untuk mendapatkan nutrisi yang lebih banyak.


2. Ubi jalar

Pexels/Matheus Bertelli

Ubi jalar merupakan karbohidrat yang kaya akan kandungan serat, antioksidan, zat besi, vitamin A, dan kalium. Ubi jalar menjadi salah satu makanan yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil untuk membantu menjaga kesehatan plasenta.

Kandungan vitamin A di dalamnya diketahui sangat penting untuk perkembangan tulang, mata, dan kulit bayi. Ubi jalar bisa  menjadi pilihan untuk Mama konsumsi agar kesehatan plasenta selalu terjaga.


3. Kacang-kacangan dan polong-polongan

Magnific/topntp26

Kacang-kacangan dan polong-polongan seperti lentil diketahui merupakan sumber protein, folat, zat besi, kalsium, dan serat yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. 

Beberapa jenis polong-polongan, seperti buncis dan kedelai juga dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan dan dapat membantu mengurangi kemungkinan cacat saraf dan berat badan lahir rendah (BBLR). Tak hanya itu, lentil juga mengandung berbagai antioksidan yang dapat mendukung kesehatan tubuh. 


4. Sayuran berdaun hijau gelap

Magnific

Tahukah Mama, sayuran yang memiliki warna daun hijau lebih gelap cenderung memiliki kandungan nutrisi seperti antioksidan, vitamin, folat, kalsium, kalium, dan zat besi yang lebih tinggi. 

Beberapa di antaranya, sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, dan brokoli dapat menjadi pilihan makanan yang baik selama kehamilan. Kandungan antioksidannya juga dapat membantu mendukung daya tahan tubuh dan kesehatan pencernaan serta mencegah sembelit. 


5. Yogurt

Magnific/Stockking

Yogurt merupakan salah satu sumber kalsium dan zinc yang dapat mendukung kesehatan selama kehamilan, termasuk membantu menjaga kesehatan plasenta ibu hamil.

Salah satu jenis yogurt yang bisa menjadi pilihan adalah Greek yoghurt karena mengandung protein dan kalsium yang lebih tinggi, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi mama selama masa kehamilan. 


6. Telur

Pexels/Efrem Efre

Telur merupakan salah satu makanan kaya akan protein serta menjadi sumber zat besi dan kolin yang penting selama kehamilan. Kolin berperan dalam mendukung perkembangan otak janin, sementara zat besi membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil dan janin.

Mama dapat mengolah telur menjadi berbagai hidangan, mulai dari telur rebus, orak-arik, poached (telur apung), hingga telur goreng. Selain praktis dan lezat, telur yang kaya akan nutrisi ini bisa membantu mendukung kesehatan plasenta selama kehamilan.


Langkah Penanganan Pengapuran Plasenta

Magnific/ArtPhoto_studio

Mama, makanan-makanan di atas hanya membantu untuk mengurangi pengapuran plasenta dan membantu kesehatan plasenta, penanganan yang utama tetap ada pada dokter profesional. Penanganan pengapuran plasenta bergantung pada usia kehamilan dan kondisi janin. Jika pengapuran masih normal sesuai usia kandungan, dokter biasanya hanya menyarankan pemantauan rutin untuk memastikan fungsi plasenta tetap cukup mendukung bayi hingga lahir.

Tetapi, jika pengapuran berisiko terhadap keselamatan janin, persalinan dapat dilakukan lebih awal melalui induksi atau operasi caesar untuk mencegah risiko gawat janin akibat kekurangan oksigen kronis. Keputusan ini mempertimbangkan kematangan paru janin serta perbandingan risiko kelahiran prematur dan tetap berada di dalam rahim.

Selain penanganan medis, pola hidup sehat juga penting, seperti menghindari asap rokok, mengelola stres, mengontrol tekanan darah dengan diet rendah garam, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya antioksidan untuk membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan memperlambat kerusakan jaringan plasenta seperti beberapa makanan yang sudah disebutkan sebelumnya.

Itu tadi beberapa makanan untuk mengurangi pengapuran plasenta. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Mama!


Curated For You

Editorial Team

Related Article