Jika Mama mengalami diabetes gestasional, kemungkinan mengalami masalah selama kehamilan dapat dikurangi dengan mengontrol kadar gula darah.
Mama akan diberikan alat pengukur gula darah sehingga Mama dapat memantau efek pengobatan.
Kadar gula darah dapat diturunkan dengan mengubah pola makan dan lebih aktif jika memungkinkan. Aktivitas ringan seperti berjalan kaki, berenang, dan yoga prenatal dapat membantu menurunkan gula darah. Tetapi beri tahu bidan atau dokter sebelum memulai aktivitas yang belum pernah Mama lakukan sebelumnya.
Namun, jika perubahan ini tidak cukup menurunkan kadar gula darah mama, Mama juga perlu minum obat. Ini mungkin berupa tablet atau suntikan insulin.
Mama juga akan dipantau lebih ketat selama kehamilan dan persalinan untuk memeriksa potensi masalah.
Jika Mama menderita diabetes gestasional, sebaiknya melahirkan sebelum usia kehamilan 41 minggu. Induksi persalinan atau operasi caesar mungkin dianjurkan jika persalinan tidak dimulai secara alami pada waktu tersebut.
Persalinan lebih dini mungkin dianjurkan jika ada kekhawatiran tentang kesehatan mama atau janin, atau jika kadar gula darah mama tidak terkontrol dengan baik.
Diabetes gestasional biasanya hilang setelah melahirkan. Tetapi para mama yang pernah mengalaminya lebih mungkin untuk mengembangkan:
Mama harus melakukan tes darah untuk memeriksa diabetes 6 hingga 13 minggu setelah melahirkan, dan sekali setiap tahun setelah itu jika hasilnya normal.
Temui dokter umum jika Mama mengalami gejala gula darah tinggi, seperti peningkatan rasa haus, sering buang air kecil, dan mulut kering – jangan menunggu sampai tes berikutnya.
Mama harus melakukan tes meskipun merasa sehat, karena banyak penderita diabetes tidak memiliki gejala apa pun.
Mama juga akan diberi saran tentang hal-hal yang dapat Mama lakukan untuk mengurangi risiko terkena diabetes, seperti menjaga berat badan yang sehat, mengonsumsi makanan yang seimbang, dan berolahraga secara teratur.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bayi dari ibu yang mengalami diabetes gestasional mungkin lebih mungkin mengembangkan diabetes atau menjadi obesitas di kemudian hari.
Itu penjelasan tentang tanda diabetes gestasional pada ibu hamil. Jika Mama menemukan gejala seperti yang disebutkan atau memiliki risiko diabetes gestasional, jangan ragu untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan, ya, Ma.