Pexels/RDNE Stock project
Setelah bisa membedakannya, apa yang bisa Mama lakukan di rumah? Untuk biang keringat, Harvard Health menyebut langkah pertama adalah mendinginkan dan mengeringkan kulit, misalnya dengan kipas angin, pendingin ruangan, mandi air sejuk, atau kompres dingin.
Pakaikan baju katun yang ringan dan longgar agar udara mengalir, sementara bahan sintetis sebaiknya dihindari karena menjebak panas.
Losion kalamin boleh dipakai untuk meredakan gatal, tetapi hindari bedak bayi, pelembap berminyak, dan tabir surya karena bisa menyumbat saluran keringat lebih jauh.
Biang keringat biasanya hilang dalam satu sampai dua hari setelah tubuh dingin, meski kasus yang lebih berat bisa bertahan seminggu atau lebih, kata Harvard Health.
Bila belum membaik setelah seminggu, atau muncul nyeri, gatal hebat, dan tanda infeksi, segera bawa si Kecil ke dokter anak.
Untuk alergi, WebMD menyebut langkah awalnya adalah menjauhi pemicu, dan bila kulit sempat menyentuh sesuatu yang diduga alergen, bersihkan area itu dengan sabun dan air sesegera mungkin.
Segera periksakan bila ruam menyebar cepat, melepuh, disertai demam, atau si Kecil tampak kesulitan bernapas dan menelan.
Singkatnya, biang keringat lahir dari saluran keringat yang tersumbat dan cenderung muncul di area berkeringat, sedangkan alergi muncul dari reaksi sistem imun dengan gatal yang lebih hebat dan lokasi yang tak menentu.
Nah, itulah pembahasan mengenai apa bedanya biang keringat dengan alergi pada bayi? Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!