Menjadi Mama untuk pertama kalinya memang penuh dengan pertanyaan terkait tumbuh kembang si Kecil.
Bayi Merangkak Usia Berapa? Ini Penjelasan Lengkapnya

Bayi umumnya mulai merangkak pada usia 8–10 bulan, meski sebagian dapat memulainya sejak 6 bulan setelah melalui gerakan seperti berguling, ngesot, merayap, atau bergerak mundur.
Proses belajar berlangsung bertahap: usia 6–7 bulan dapat menyeret tubuh tengkurap, usia 7 bulan berpindah dari duduk ke tangan-lutut, dan sekitar 1 tahun lebih percaya diri menjelajah.
Orang tua dapat mendukung latihan dengan tummy time rutin, membatasi walker atau bouncer, memberi mainan sebagai dorongan, menyediakan lantai aman, serta merangkak bersama bayi.
Setiap kali si Kecil menunjukkan kemampuan baru, rasa penasaran pun ikut muncul. Salah satu perkembangan yang sering bikin Mama penasaran adalah saat bayi mulai merangkak.
Sebenarnya, bayi mulai merangkak di usia berapa? Yuk, Ma, cari tahu selengkapnya dalam artikel Popmama.com tentang bayi merangkak usia berapa berikut ini!
Table of Content
Bayi Merangkak Usia Berapa?

Magnific/wirestock Dilansir dari The Bump, bayi umumnya mulai merangkak pada usia 8–10 bulan. Namun, beberapa bayi juga sudah mulai dapat merangkak sejak usia 6 bulan.
Selain itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan bahwa sebelum bisa merangkak, bayi akan melatih tubuhnya dengan gerakan-gerakan berpindah tertentu.
Misalnya seperti bergerak mundur, berguling, bergeser dengan bokong atau ngesot, hingga merayap dalam posisi tengkurap sebelum akhirnya belajar merangkak dengan bertumpu pada tangan dan lutut.
Tahapan Bayi Belajar Merangkak

Magnific/magnific Sebelum bisa bergerak dengan tangan dan lutut, si Kecil akan melewati beberapa tahap untuk melatih kekuatan otot dan koordinasi tubuhnya.
Melansir dari Baby Center, berikut tahapan bayi mulai belajar merangkak:
Usia 6–7 bulan
Setelah sering melakukan tummy time, otot lengan, bahu, punggung, dan leher bayi akan semakin kuat. Si Kecil mungkin mulai bergerak dengan cara commando crawling, yaitu menyeret tubuh menggunakan lengan sambil tetap tengkurap.Usia 7 bulan
Saat sudah bisa duduk tanpa bantuan, bayi mulai mencoba berpindah dari posisi duduk ke posisi bertumpu pada tangan dan lutut.Usia 8-10 bulan
Si Kecil mulai menyadari bahwa dorongan dari lutut bisa membantunya bergerak. Awalnya, mungkin akan justru bergerak mundur sebelum akhirnya bisa merangkak ke depan. Bayi juga belajar kembali ke posisi duduk dari posisi merangkak dan melakukan cross-crawling, yaitu menggerakkan satu tangan bersama kaki yang berlawanan.Sekitar usia 1 tahun
Bayi biasanya mulai lebih percaya diri saat merangkak dan bahkan tertarik menjelajahi berbagai tempat. Bayi juga mulai melakukan bear crawl, yaitu merangkak dengan bertumpu pada tangan dan kaki sementara bokong terangkat ke atas.
Cara Menstimulasi Bayi untuk Merangkak

Popmama.com/Nafia Mahesa/AI Bayi sebenarnya punya dorongan alami untuk bergerak, jadi Mama tidak perlu mengajari si Kecil merangkak. Cukup berikan kesempatan untuk banyak bergerak dan berlatih.
Dilansir dari Healthline, berikut ini beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk membantu bayi belajar merangkak:
Rutin tummy time
Luangkan waktu untuk tummy time setiap harinya. Aktivitas ini membantu memperkuat otot leher, bahu, punggung, lengan, dan kaki yang dibutuhkan untuk merangkak.Batasi penggunaan baby walker dan bouncer
Terlalu lama berada di walker, bouncer, atau kursi bayi dapat mengurangi waktu si Kecil untuk berlatih bergerak menggunakan tubuhnya sendiri. Berikan lebih banyak waktu bermain di lantai agar bayi leluasa bergerak.Gunakan mainan sebagai motivasi
Letakkan mainan favorit si Kecil sedikit di luar jangkauannya. Rasa penasaran bisa mendorong si Kecil untuk mencoba bergerak mendekat.Sediakan area bermain yang aman
Buat area khusus di lantai agar bayi bebas bergerak dan mengeksplorasi sekitarnya. Pastikan area tersebut aman dan bebas dari benda kecil atau barang yang berbahaya jika diraih atau dimasukkan ke mulut.Ajak merangkak bersama
Mama bisa juga ikut turun ke lantai dan merangkak bersama si Kecil. Bayi bisa belajar dengan mengamati lalu meniru gerakan Mama.
Itulah penjelasan mengenai bayi merangkak usia berapa. Semoga informasi ini bisa membantu Mama lebih memahami proses tumbuh kembang si Kecil, ya!





















