Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

7 Ciri-Ciri Bayi Sensitif Terhadap Berbagai Hal, Perhatikan Reaksinya

7 Ciri-Ciri Bayi Sensitif Terhadap Berbagai Hal, Perhatikan Reaksinya
ilustrasi bayi menangis saat tidur (pexels.com/RDNE Stock project)
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Bayi sensitif cenderung bereaksi lebih kuat terhadap rangsangan seperti suara keras, cahaya, sentuhan, suhu, keramaian, serta bahan pakaian; reaksinya dapat berupa rewel, menangis, atau ruam.
  • Ciri lain mencakup rasa ingin tahu tinggi, emosi dan kasih sayang kuat, empati besar, serta kebutuhan istirahat lebih lama setelah menghadapi situasi ramai atau banyak stimulasi.
  • Sensitivitas juga dapat terlihat saat bayi menolak rasa atau bau makanan tertentu, terganggu perubahan rutinitas mendadak, atau kesal ketika aktivitas dan keinginannya tidak berjalan sesuai harapan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Saat bayi Mama lebih rewel dan lebih sering menangis dibandingkan bayi lain seusianya, Mama perlu memperhatikan hal lain yang memicu hal tersebut. Bisa jadi, si Kecil lebih sensitif dibandingkan bayi lain seusianya.

Bayi sensitif biasanya memiliki respons lebih terhadap rangsangan dari lingkungan, mulai dari suara, chaya, sentuhan, perubahan suhu, keramaian, bahkan perubahan rutinitas secara mendadak. Jika tidak bisa menyesuaikan, si Kecil menjadi lebih rewel sebagai reaksinya untuk memberi tahu Mama.

Namun, orangtua sering kali bingung mengapa bayi selalu rewel dan tidak langsung menyadari bahwa si Kecil ternyata sensitif terhadap beberapa hal. 

Yuk ketahui ciri-ciri bayi sensitif yang telah Popmama.com rangkum berikut ini. Disimak, yuk, Ma!

1. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi

Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi
Pexels/Helena Lopes (screentime bayi)

Bayi yang sensitif biasanya merasakan banyak hal, sehingga mereka cenderung memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Karena harus memproses banyak hal, bayi Mama sering kali harus mendapatkan jawaban apa yang mereka rasakan.

Si Kecil akan sering mengajukan sejumlah pertanyaan yang mendalam dan tidak biasa untuk menjawab keresahannya.

2. Hipersensitivitas terhadap sensorik

Hipersensitivitas terhadap sensorik
Pexels/Carla Schizzi

Sensitivitas bayi juga bisa dilihat saat menunjukkan reaksi berlebih saat mendengar suara yang keras, melihat cahaya, atau menggunakan pakaian dengan bahan tertentu.

Tidak seperti bayi pada umumnya, si Kecil mungkin akan menunjukkan reaksi yang berlebihan pada hal yang seharusnya normal. Bayi yang merasa sensoriknya terganggu dengan hal-hal tersebut akan menunjukkan reaksi dengan rewel atau menangis.

Ciri ini juga bisa dilihat dari kondisi tubuhnya, jika bayi tidak suka dengan bahan tertentu, kulitnya yang sensitif juga akan menunjukkan reaksi, misalnya ruam. 

3. Menunjukkan emosional dan kasih sayang yang kuat

Menunjukkan emosional dan kasih sayang yang kuat
Ibu dan Bayi (freepik)

Menunjukkan emosional dan rasa kasih sayang merupakan hak setiap orang, termasuk si Kecil. Namun jika hal ini sudah terlihat sejak bayi, bisa jadi mereka memang tipe orang yang sensitif.

Si Kecil dengan empati yang tinggi ini bisa merasakan suasana hati orang lain. Saat menonton film atau tontonan yang menunjukkan rasa kasih sayang, si Kecil juga bisa merasakan hal ini dan bisa jadi mereka akan ikut menangis karena tingginya empati mereka.

Menurut Kidswell Health, banyak anak sensitif yang lebih berempati, intuitif, kreatif, dan lebih memahami emosi. Hal ini sangat baik untuk membangun hubungan yang dalam, baik persahabatan atau keluarga.

4. Butuh waktu istirahat yang lebih

Butuh waktu istirahat yang lebih
Unsplash/Tommao Wang

Bayi yang overstimulasi dengan banyak hal, terutama situasi yang berisik dan ramai, biasanya membutuhkan istirahat yang lebih banyak setelahnya. Hal ini juga sama dengan apa yang orang dewasa rasakan saat mengalami banyak stimulasi yang tidak mampu ditampung oleh otak.

Jika si Kecil membutuhkan waktu istirahat yang lebih dibandingkan biasanya setelah mendapatkan banyak stimulasi, ini merupakan tanda bayi Mama termasuk sensitif.

Melansir dari PME Familien Service, bayi yang sensitivitasnya tinggi biasanya sulit tidur setelah menjalani hari yang penuh acara dan kerap menunjukkan rasa stresnya bahkan pada keesokan harinya.

5. Menolak rasa atau bau makanan tertentu

Menolak rasa atau bau makanan tertentu
ilustrasi MPASI bayi (pexels.com/Tuan PM)

Sensitivitas bayi juga bisa terlihat saat si Kecil sudah memasuki fase MPASI. Jika mereka cenderung menolak hingga menangis terhadap suatu makanan, bisa jadi ada rasa atau aroma yang mereka benar-benar tidak suka.

Menolak makanan sekali atau dua kali dalam beberapa waktu merupakan hal yang normal terjadi pada bayi yang masih dalam tahap mengenal makanan.

Bayi yang sensitif biasanya bahkan dapat merasakan sejumlah rempah-rempah, panas, atau rasa garam berlebih yang membuat pengalaman makan mereka menjadi tidak nyaman yang akhirnya tidak dihabiskan makanannya.

6. Menunjukkan reaksi saat ada perubahan rutinitas

Menunjukkan reaksi saat ada perubahan rutinitas
Ilustrasi bayi menangis (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Bayi biasanya cenderung nyaman dengan rutinitas yang sama dan berulang. Jika terdapat perubahan secara mendadak, mereka membutuhkan waktu untuk menyesuaikan kembali yang kerap menimbulkan penolakan.

Bayi yang bereaksi menangis atau rewel saat ada perubahan tidak terduga dan situasi baru merupakan salah satu tanda sensitif. Hal ini dapat terjadi karena mereka harus menyesuaikan diri lagi yang sering kali memicu ketidakpastian.

7. Bereaksi saat melakukan hal di luar harapan bayi

Bereaksi saat melakukan hal di luar harapan bayi
Magnific/Magnific

Mama pasti sering melihat si Kecil aktif sendiri dengan mainan atau hal yang mereka sukai. Jika bayi sedang suka dengan suatu hal, tak jarang mereka akan terus fokus pada hal tersebut.

Namun, kondisi ini tak jarang membuat bayi tiba-tiba menangis atau kesal. Mungkin ini merupakan reaksi saat hal yang mereka inginkan tidak berjalan dengan baik atau terdapat kesalahan yang membuat bayi kesal.

Itu dia penjelasan seputar ciri-ciri bayi sensitif. Jika si Kecil menunjukkan reaksi berlebih terhadap suatu hal, bisa jadi ini merupakan pertanda adanya sensitivitas tertentu yang tidak bisa mereka normalisasi.

Catat apa saja yang dapat memicu bayi sensitif, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More