Waspada SIDS, Sindrom Kematian Mendadak Pada Bayi Ini Paling Ditakuti!

Hati-hati kematian mendadak pada bayi ini seringkali terjadi

3 Agustus 2018

Waspada SIDS, Sindrom Kematian Mendadak Bayi Ini Paling Ditakuti
Unsplash/Mindy Olson P

Ma, sudah pernah mendengar tentang Sudden Infant Death Syndrome belum nih?

Sudden Infant Death Syndrome atau SIDS merupakan kematian mendadak pada bayi sehat dalam keadaan tertidur, biasanya ini terjadi pada bayi di bawah usia 1 tahun. SIDS sendiri terjadi pada 1 dari 100.000 bayi.

Sebagian besar SIDS dialami oleh bayi yang sedang tertidur, namun tidak menutup kemungkinan kalau SIDS sendiri dialami oleh bayi yang masih terbangun.

Untuk mengatasi kegundahan Mama agar Si Kecil tidak terkena SIDS, AAP (American Academy of Pediatrics) berhasil mengeluarkan guideline tentang cara meminimalisir risiko terjadinya SIDS. Berikut rangkuman dari Popmama.com secara lebih jelas.

Yuk Ma, diperhatikan kembali untuk mengurangi risiko terjadinya SIDS!

1. Jauhkan bayi dari asap rokok

1. Jauhkan bayi dari asap rokok
Unsplash/Julie Johnson

Untuk meminimalisir risiko terjadinya SIDS, pola hidup di dalam keluarga juga harus diperhatikan. Salah satunya kebiasaan merokok, ini akan mengganggu sirkulasi udara bersih bayi saat sedang bernapas.

Saat bersama bayi pun, sehabis merokok ada baiknya mandi untuk bersih-bersih terlebih dahulu dan jangan lupa berganti baju. Asap rokok yang tertinggal di baju dan rambut akan mengganggu pernapasan Si Kecil.

Di dalam rumah pun diperlukan lingkungan bayi yang bebas asap rokok, sehingga lantai atau perabotan di ruangan tersebut tidak terkontaminasi asap rokok.

Baca juga: Alasan residu asap rokok berbahaya untuk bayi

2. Usahakan tidur sekamar dengan bayi

2. Usahakan tidur sekamar bayi
Unsplash/Pedro Nogueira

Meskipun tidur sekamar dengan bayi, ada baiknya tidak dalam satu ranjang.

Saat tidur Mama sendiri pasti tidak akan bisa memastikan gerakan-gerakan yang terjadi selama mata tertutup. Jika berada dalam satu ranjang akan dikhawatirkan bayi akan tertindih orangtuanya sendiri.

Bahaya lainnya yaitu bayi bisa terjepit hingga terjatuh dari tempat tidur karena tergeser tubuh orangtuanya. Terlalu seram kalau di bayangan jika hal ini terjadi.

Untuk mengatasi ini, Mama bisa menyediakan tempat tidur khusus bayi. Jadi meski berbeda ranjang, tidur dalam satu kamar setidaknya Mama bisa mengetahui kondisi Si Kecil. Ini bisa dilakukan selama 6 bulan pertama ya.

Editors' Picks

3. Memperhatikan tempat tidur bayi

3. Memperhatikan tempat tidur bayi
Unsplash/Tim Bish

Keamanan tempat tidur Si Kecil harus diperhatikan ya, Ma.

Usahakan tempat tidur bayi tidak terlalu banyak pernak-pernik, biarkan sekelilingnya kosong. Hindari juga terlalu banyak meletakkan bantal, guling bahkan boneka di tempat tidurnya. Ini berguna kualitas tidurnya baik dan tentunya lebih aman. Jika terlalu banyak benda atau boneka, bisa saja mengenai Si Kecil dan memungkinkan terjadinya hal buruk.

Tempat tidur bayi juga harus dipastikan rapi menggunakan seprai yang bersih. Saat Si Kecil tertidur usahakan untuk tidak memberikan selimut atau topi karena akan membuat dirinya kepanasan.

Selain itu, Mama perlu juga memperhatikan suhu yang ada di dalam ruangan. Jangan sampai bayi merasa kedinginan atau pun kepanasan, ini akan membuat dirinya tidak nyaman.

Baca juga: Cerita sedih Mama yang bayinya meninggal saat tidur

4. Cegah bayi tidur tengkurap

4. Cegah bayi tidur tengkurap
Unsplash/Dakota Corbin

Saat sedang tertidur, bayi tidak disarankan untuk tidur tengkurap ya.

Posisi bayi tidur tengkurang menjadi salah satu faktor yang mampu meningkatkan jumlah kasus SIDS. Ini dikarenakan sat tidur tengkurang, ada penekanan pada saluran pernapasan sehingga bayi akan sulit bernapas secara normal. Kondisi seperti ini akan membuat suplai oksigen ke otak menjadi berkurang.

Posisi bayi disarankan harus terlentang, ini sudah dibuktikan pada saat kampanye tentang tidur terlentang yang digalakan di awal tahun 1990an. Semenjak kampanye itu, tingkat kematian bayi karena SIDS mulai menurun.

Baca juga: Posisi tidur yang berbahaya bagi bayi

5. Perhatikan kebiasaan ini

5. Perhatikan kebiasaan ini
Unsplash/Michal Bar Haim

Sebelum bayi tertidur, ada baiknya untuk memberikan ASI. Menyusui bayi sendiri hingga setidaknya usia 6 bulan ternyata akan membantu menurunkan resiko SIDS. Hal lainnya yang bisa mampu menurunkan ancaman dari SIDS yaitu dengannya penggunaan empeng saat Si Kecil tertidur.

Saat sedang tertidur, ada baiknya untuk tidak menyelimuti bayi hingga bagian kepala ya. Usahakan selalu maksimal memberikan selimut hanya sampai bagian dada atau bahu. Lalu biasakan untuk mengelurkan tangan Si Kecil dari dalam selimut.

Itulah beberapa cara yang berguna mengurangi sindrom kematian mendadak pada bayi alias SIDS.