Sedih! Tertimpa Boneka, Seorang Bayi Meninggal Saat Tidur

Semua pasti merasa kehilangan. Apalagi kalau kepergian orang tersayang terasa mendadak

10 Februari 2019

Sedih Tertimpa Boneka, Seorang Bayi Meninggal Saat Tidur
Youtube.com/Dexy Leigh

Dexy Leigh Walsh, seorang mama dari Skotlandia menyampaikan pesan penting kepada semua orangtua. “Pastikan Mama dan Papa mengutamakan keamanan bayi saat tidur,” itu kata Dexy.

Ada apa di balik pesan itu?

Ini kisahnya seperti yang dikutip dari situs Popsugar.

1. Anak Dexy meninggal saat tidur

1. Anak Dexy meninggal saat tidur
Facebook.com/Dexy Leigh

Dexy dikaruniai dua orang anak perempuan. Salah satu, yang paling kecil, diberi nama Connie Rose. Connie anak yang lucu dan aktif. Tubuhnya gemuk dan senyumnya menawan hati. Dexy membuatkan video tentang Connie di kanal Youtube. Banyak orang memberi komentar betapa menggemaskan bayi montok ini.

Di dinding Facebook Dexy Leigh, ia menulis:

“Pagi itu, saya bangun untuk menyiapkan anak sulung saya sekolah. Saya menemukan Connie Rose telah meninggal dunia. Saya menyalahkan diri saya sejak hari itu. Connie meninggal karena tercekik saat tidur.”

Connie Rose yang berusia 18 bulan, meninggal pada 6 Maret 2018.

Dalam dunia medis kematian bayi saat tidur disebut juga dengan istilah Suddent Infant Death Syndrome (SIDS) atau sindrom bayi meninggal mendadak saat tidur. SIDS adalah kondisi medis dimana bayi meninggal saat tidur karena jalur pernapasannya terhambat oleh lendir atau benda asing. SIDS menjadi penyebab kematian terbesar pada anak usia 0-24 bulan.

2. Connie itu tercekik bonekanya sendiri

2. Connie itu tercekik boneka sendiri
Youtube.com/Dexy Leigh

Dexy menceritakan detail peristiwa yang menimpa Connie di dinding Facebooknya. Ia mengaku bersalah karena tidak memikirkan berbagai aspek keamanan ketika ia menyiapkan tempat tidur untuk bayinya itu.

“Saya menaruh boneka beruang besar di ranjang Connie. Boneka yang lebih besar ditaruh di kepala ranjang dan boneka kecil di sisinya. Boneka-boneka itu saya pikir bisa untuk menjaganya agar tidak jatuh dari ranjang,” tulis Dexy.

“Boneka itu berfungsi sangat baik. Connie tidak jatuh dari tempat tidurnya, ia terbang bersama malaikat,” lanjutnya. Duh, sedihnya.

Rupanya, saat Connie tidur, sebuah boneka beruang besar menimpanya dan menutup jalur pernapasannya. Akibatnya, Connie meninggal karena kehabisan oksigen. Kematiannya setara dengan orang yang mati tercekik. Kasihan...

Editors' Picks

3. Dexy menghimbau orangtua lebih waspada

3. Dexy menghimbau orangtua lebih waspada
Facebook.com/Dexy Leigh

Mengetahui bahwa penyebab kematian Connie adalah boneka-boneka penjaga itu, Dexy menyalahkan dirinya. Dari pengalamannya itu, Dexy memperingatkan orangtua lain agar tidak melakukan kesalahan seperti dirinya.

“Saya ingin semua orangtua melihat dan mewaspadai hal itu. Biarkan ranjang bayi tetap kosong. Jauhkan mainan-mainan berbulu dan lembut yang bisa membuat bayi dalam bahaya. Pastikan bayi tertidur nyenyak dan amankan ranjang dengan cara yang lebih cerdas,” katanya.

“Bayi tidak perlu teman tidur. Tidak perlu selimut tebal, boneka atau penutup sisi ranjang yang mudah terlepas atau terlalu lembut. Bahkan, mereka tidak perlu bantal. Jika saya menyadari dan memperhatikan hal ini dari awal, Connie pasti masih hidup,” lanjutnya.

Cara Mengamankan Tempat Tidur Bayi

Cara Mengamankan Tempat Tidur Bayi
Youtube.com/Dexy Leigh

AAP merekomendasikan hal-hal berikut ini demi keselamatan anak. Angka kematian bayi saat tidur lumayan tinggi dan rata-rata kejadian karena jalur pernapasan bayi terhambat oleh benda asing. Jadi ini hal-hal yang harus Mama perhatikan: 

  • Dilarang meletakan selimut dan mainan ada di ranjang bayi sampai usia anak 12 bulan. Namun, ada baiknya memang, orangtua tetap mengamankan ranjang bayi hingga ia berusia 2 tahun lebih.
  • Untuk keamanan, ranjang bayi sebaiknya memiliki pagar pengaman. 
  • Singkirkan bantal, selimut, dan mainan-mainan dari ranjang bayi. Letakan mainan hanya di tempat bayi bermain dan sebaiknya itu bukan di kamar.
  • Pilih seprai yang bisa melekat erat di kasur tidur bayi. Ini untuk menghindari seprai terlepas dan menghalangi napas bayi. 
  • Pilih kasur tidur yang padat tetapi tidak keras. Jangan memberikan kasur yang terlalu empuk sehingga membuat bayi tenggelam dan sulit bergerak di dalamnya.

“Tolong perhatikan, saya tidak mau pengalaman buruk saya dialami oleh orangtua lain,” kata Dexy.

Baca juga:

Ketahui Pengaruh Posisi Tidur Untuk Cegah SIDS

Topic:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;