Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Kenapa Bayi Baru Lahir Suka Menggenggam Jari Mama?

3 min read
Kenapa Bayi Baru Lahir Suka Menggenggam Jari Mama?
Popmama.com/Sofya Wardhani/AI
  • Refleks genggam atau palmar grasp reflex membuat bayi baru lahir otomatis menggenggam saat telapak tangannya disentuh, sebagai respons alami ketika sistem saraf masih berkembang.

  • Respons ini menjadi bagian pemeriksaan neurologis bayi untuk menilai fungsi saraf, kekuatan gerak, serta kesesuaian respons pada kedua tangan dan kaki.

  • Refleks tangan biasanya memudar pada usia 2–4 bulan dan hilang 5–6 bulan; konsultasikan bila refleks tidak muncul atau perkembangan gerak terhambat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ada banyak hal menarik yang bisa Mama amati selama masa awal kehidupan si Kecil, salah satunya ketika bayi secara spontan menggenggam jari mama yang menyentuh telapak tangannya. 

Gerakan tersebut bukan sekadar tingkah menggemaskan lho, Ma. Respons ini dikenal sebagai Palmar grasp reflex atau refleks genggam pada bayi, yaitu salah satu refleks alami yang sudah dimiliki sejak lahir. 

Menurut penjelasan Dokter Spesialis Anak sekaligus Konselor ASI dan MPASI, dr. Aisya Fikritama, Sp.A., dalam unggahannya di TikTok @dr.aisyafik, refleks ini merupakan salah satu tanda fungsi syaraf dan motorik yang sehat pada newborn.

Berikut Popmama.com telah merangkum penjelasan kenapa bayi baru lahir suka menggenggam jari mama. Yuk, simak fakta medisnya!

  1. Apa Itu Refleks Genggam pada Bayi?

    Apa itu refleks genggam pada bayi?
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Refleks genggam atau palmar grasp reflex merupakan refleks primitif yang sudah dimiliki bayi sejak lahir. Refleks ini membuat jari-jari bayi secara otomatis menekuk dan menggenggam ketika telapak tangannya mendapat sentuhan. Respons tersebut terjadi karena sistem syarafnya masih berkembang.

    Kenapa respons ini penting bagi bayi?

    Refleks genggam menjadi salah satu bagian dari pemeriksaan neurologis pada bayi baru lahir. Dokter dapat mengamati respons ini untuk menilai fungsi sistem saraf serta melihat apakah gerakan kedua tangan dan kaki menunjukkan respons yang sesuai. Hasil pemeriksaan biasanya dinilai bersama refleks lain dan kondisi bayi secara keseluruhan. 

  2. Cara Kerja Refleks Genggam pada Bayi

    Cara kerja refleks genggam pada bayi
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Refleks genggam dapat diamati dengan mudah melalui sentuhan lembut pada telapak tangan bayi. Ketika Mama meletakkan jari di telapak tangan si Kecil, jari-jarinya akan menekuk secara spontan hingga menggenggam jari tersebut. Gerakan ini merupakan respons otomatis, bukan tanda bahwa bayi sudah sengaja meraih atau memegang sesuatu.

    Selain pada tangan, bayi juga memiliki refleks genggam pada kaki yang disebut plantar grasp reflex. Ketika telapak kaki bagian depan disentuh, jari-jari kakinya akan melengkung ke bawah. Kedua respons ini termasuk refleks alami yang dapat diamati selama pemeriksaan bayi baru lahir.

  3. Refleks Genggam pada Bayi Menghilang di Usia 5-6 Bulan

    Refleks genggam pada bayi menghilang di usia 5-6 bulan
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Refleks genggam pada tangan umumnya mulai berkurang ketika bayi berusia sekitar 2–4 bulan dan biasanya menghilang pada usia 5–6 bulan. Setelah refleks primitif ini berkurang, bayi mulai mengembangkan kemampuan untuk meraih dan menggenggam benda secara lebih sadar seiring perkembangan koordinasi tangan dan matanya.

    Perubahan tersebut merupakan bagian dari perkembangan motorik bayi. Mama mungkin mulai melihat si Kecil mencoba meraih mainan, membuka telapak tangan, atau memegang benda yang berada di dekatnya. Waktu munculnya kemampuan baru bisa berbeda pada setiap bayi. 

  4. Kapan Refleks Genggam Bayi Perlu Diperiksakan?

    Kapan refleks genggam bayi perlu diperiksakan?
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Refleks genggam yang tidak muncul atau terlihat berbeda antara tangan kanan dan kiri perlu diperhatikan. Kondisi tersebut tidak selalu berarti ada gangguan tertentu, tetapi bisa menjadi alasan bagi dokter untuk memeriksa fungsi saraf, kekuatan otot, dan respons gerak bayi lebih lanjut.

    Mama dan Papa sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika menemukan kondisi berikut:

    1. Refleks genggam tidak muncul. Bayi tidak menunjukkan respons menggenggam saat telapak tangannya disentuh.
    2. Respons kedua tangan berbeda. Salah satu tangan menggenggam, sedangkan tangan lainnya tidak menunjukkan respons serupa.
    3. Refleks tetap kuat setelah usia 6 bulan. Refleks genggam pada tangan yang masih sangat kuat setelah usia ini perlu dievaluasi, terutama jika disertai kesulitan menggunakan tangan secara sadar.
    4. Perkembangan gerak tampak terhambat. Bayi tidak menunjukkan kemajuan kemampuan motorik yang diharapkan atau terdapat perbedaan gerak yang mencolok antara kedua sisi tubuh.

    Nah, sekarang Mama sudah tahu kenapa bayi baru lahir suka menggenggam jari mama. Yuk, amati respons si Kecil dan kenali setiap tahap tumbuh kembangnya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More