Penanganan keputihan pada bayi bergantung pada penyebabnya. Jika cairan yang keluar merupakan kondisi normal akibat pengaruh hormon setelah lahir, Mama biasanya tidak perlu memberikan obat tertentu.
Mama dapat membantu menjaga area genital bayi dengan membersihkan area genital si Kecil.
Melansir dari WebMD, saat membersihkan vagina bayi, Mama cukup fokus pada bagian luarnya saja. Buka labia secara perlahan, lalu bersihkan lipatan-lipatan yang terlihat menggunakan air hangat. Mama tidak perlu menggunakan sabun atau cairan pembersih khusus.
Bagian dalam vagina juga tidak perlu dibersihkan karena tubuh bayi bisa membersihkannya secara alami. Setelahnya, usap area genital dari depan ke belakang untuk mencegah kuman dari feses berpindah ke vagina.
Karena kulit bayi masih sensitif, bersihkan dengan lembut dan hindari menggosok terlalu kuat, ya, Ma.
Itulah penjelasan tentang keputihan pada bayi perempuan apakah berbahaya. Keputihan pada bayi perempuan umumnya tidak berbahaya, tetapi dapat juga disebabkan oleh infeksi maupun iritasi.
Jika keputihan disertai gejala lainnya, seperti berubah warna, berbau, atau membuat bayi tampak kesakitan dan tidak nyaman, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.