Bolehkah Melakukan Pijat pada Bayi Baru Lahir?

Ketahui dulu faktanya sebelum melakukannya

8 Januari 2021

Bolehkah Melakukan Pijat Bayi Baru Lahir
Freepik/Photoikigai

Pijat bayi memang bermanfaat bagi si Kecil dan Mama, di antaranya dapat meningkatkan bonding hingga membantu bayi untuk tidur nyenyak. Pijat bayi kini telah menjadi tren di antara para mama muda. 

Meskipun begitu, pijat bayi tak bisa dilakukan secara sembarangan khususnya bagi bayi baru lahir. Sebab, tubuh mungil bayi yang baru lahir masih rapuh dan sensitif. Otot dan kulit bayi baru lahir masih sensitif terhadap tekanan, sehingga tak jarang bayi malah menangis keras ketika dipijat. 

Lantas, amankah memberikan pijatan kepada bayi yang baru lahir? Berikut rangkuman penjelasan dari Popmama.com khusus untuk Mama. 

Bagaimana Pijat Bayi Baru Lahir?

Bagaimana Pijat Bayi Baru Lahir
Freepik/freepic.diller

Bayi baru lahir boleh menerima pijatan ketika berusia satu bulan karena tubuhnya sudah mulai stabil dan bisa menerima tekanan dari luar. Apabila bayi lahir dengan tali pusar yang belum terlepas, maka Mama sebaiknya menunggu sampai tali pusar terlepas untuk memberikan pijatan. 

Sama halnya ketika Mama ingin memberikan pijatan kepada bayi berusia kurang dari satu bulan, maka sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter. Sebab, seperti dijelaskan sebelumnya, tubuh bayi masih cukup sensitif. Pijatan bagi bayi berusia kurang dari satu bulan dikhawatirkan mengganggu perkembangan sarafnya. 

Editors' Picks

Pijat Bayi Sendiri

Pijat Bayi Sendiri
Freepik/KamranAydinov

Mama pun tak perlu membawa bayi ke baby spa untuk mendapatkan pijatan. Mama bisa memijat bayi langsung dengan lembut menggunakan baby oil. Pijat bayi bisa meningkatkan ikatan emosional antara Mama dan si Kecil. 

Saat Mama memijat si Kecil, terjadi kontak mata antara Mama dan si Kecil serta adanya sentuhan lembut yang memberikan sensasi nyaman. Pijat bayi juga bisa mengenalkan bayi kepada orang-orang yang akan berinteraksi dengannya. 

Ketika hendak memijat bayi, baringkan si Kecil di atas selimut dan pastikan untuk meletakkan bantal di bawah kepalanya. Mama bisa memijat dengan mengusap telapak kaki dan tangan si Kecil dengan lembut. Kemudian usap tungkai dan betis bayi dari arah pangkal paha dengan gerakan melingkar. 

Apabila Mama ingin memijat bagian kepala, usap lembut searah dengan jarum jam. Sementara itu, usap tangan dan perut bayi dengan gerakan menyilang. 

Jangan lupa untuk berinteraksi aktif dengan bayi ketika memberikan pijatan agar si Kecil bisa belajar untuk merespon rangsangan dari luar. Hindari menekan tubuh si Kecil dengan keras atau menggelitiknya karena hal itu bisa membuat bayi merasa kesakitan dan tidak nyaman.  

Kapan Waktu yang Tepat untuk Memberikan Pijatan?

Kapan Waktu Tepat Memberikan Pijatan
Unsplash/Mindi Olson

Mama dianjurkan untuk memberikan pijatan ketika bayi merasa kenyang. Namun, jangan langsung memijat si Kecil setelah menyusu karena hal tersebut bisa menyebabkan bayi muntah atau gumoh. Setidaknya, berikan pijatan sekitar 30 sampai 45 menit setelah bayi menyusu. 

Mama juga bisa memerhatikan suasana hati bayi. Berhenti berikan pijatan ketika bayi merasa tidak nyaman atau merasa kesakitan. Memijat bayi setidaknya 15 menit setiap hari bermanfaat untuk kesehatan si Kecil selama Mama melakukannya dengan lembut. 

Manfaat Pijat Bayi

Manfaat Pijat Bayi
Pixabay/woodypino

Selain meningkatkan ikatan emosional antara Mama dan si Kecil, pijat bayi juga bisa memberikan sensasi tenang dan nyaman bagi bayi. Pijat bayi bisa merangsang sistem saraf pusat sehingga otak memproduksi lebih banyak hormon endorfin dan serotonin. Perlu diketahui, kedua hormon itu bisa membuat perasaan lebih bahagia. 

Pijat bayi juga dapat membuat sistem pencernaan bayi lebih nyaman, terutama ketika si Kecil mengalami perut kembung atau sembelit. Selanjutnya, pijat bayi bisa membuat tidur bayi lebih nyenyak di malam hari. 

Setelah dipijat, tubuh bayi akan memproduksi hormon melatonin secara alami sehingga si Kecil mudah mengantuk pada malam hari. Bayi pun tidak mudah rewel, baik pada siang atau malam hari. 

Itulah keamanan memijat bayi baru lahir dan manfaat melakukan pijat bayi. Namun sebaiknya Mama tetap berkonsultasi ke dokter apabila ragu untuk memijat bayi yang baru lahir. 

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.