Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bayi Menggosok Mata Artinya Apa? Bukan Selalu Tanda Ngantuk
Pexels/Ksenia Chernaya
  • Bayi menggosok mata pada bayi tidak selalu berarti mengantuk, bisa juga karena iritasi, infeksi, atau gangguan penglihatan yang perlu diwaspadai.

  • Debu, udara kering, alergi, hingga proses tumbuh gigi dapat membuat bayi merasa tidak nyaman dan refleks menggosok mata untuk meredakan sensasi tersebut.

  • Orangtua disarankan memeriksakan bayi ke dokter bila kebiasaan menggosok mata disertai gejala seperti mata merah, belekan berlebih, kelopak terkulai, atau kesulitan fokus.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Melihat bayi menggosok mata mungkin terasa biasa bagi banyak orangtua. Sebab, kebiasaan ini memang sering menjadi tanda bahwa si Kecil mulai lelah dan ingin tidur. Namun, ternyata menggosok mata tidak selalu berkaitan dengan rasa kantuk.

Namun, untuk beberapa kasus kebiasaan ini bisa menjadi sinyal adanya iritasi, infeksi, hingga gangguan penglihatan yang perlu diperhatikan. Sehingga jika bayi menggosok mata terlalu sering, orangtua tetap perlu hati-hati.

Berikut Popmama.com rangkum alasan bayi menggosok mata, dan kapan perlu memeriksakannya ke dokter.

1. Mengantuk dan lelah menjadi penyebab paling umum

Pexels/Ayşegül Akdaş

Salah satu alasan paling sering bayi menggosok mata adalah karena merasa lelah. Saat mengantuk, tubuh bayi mulai memproduksi hormon tidur dan refleks menggosok mata muncul sebagai cara alami untuk menenangkan diri sebelum tertidur.

Bayi membutuhkan waktu tidur yang jauh lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Bayi usia 4-12 bulan misalnya, umumnya membutuhkan sekitar 12-16 jam tidur per hari termasuk tidur siang. Jika si Kecil mulai menguap, rewel, atau menggosok mata berulang kali, bisa jadi itu tanda ia sudah waktunya beristirahat.

2. Mata kering, debu, atau alergi juga bisa membuat bayi menggosok mata

Pexels/Ksenia Chernaya

Selain rasa kantuk, bayi dapat menggosok mata karena merasa tidak nyaman. Debu, bulu hewan peliharaan, asap, atau udara yang terlalu kering dapat menyebabkan mata terasa gatal sehingga bayi refleks menggosoknya.

Mata yang kekurangan kelembapan juga dapat memicu kebiasaan serupa. Saat menggosok mata, tubuh secara alami merangsang produksi air mata untuk membantu melembapkan permukaan mata. Jika penyebabnya adalah iritasi ringan, biasanya gejala akan membaik setelah mata dibersihkan dan bayi dijauhkan dari pemicunya.

3. Tumbuh gigi ternyata bisa membuat bayi menggosok area mata

Pexels/hartono subagio

Bayi sering menggosok mata saat tumbuh gigi ternyata hal umum lho! Namun, banyak orangtua tidak menyadari hal ini. Alasannya karena saraf pada wajah saling terhubung sehingga rasa tidak nyaman akibat pertumbuhan gigi, terutama gigi bagian atas, terkadang terasa hingga ke area pipi dan sekitar mata.

Sayangnya karena belum bisa mengungkapkan rasa tidak nyaman dengan kata-kata, bayi sering menenangkan dirinya dengan menggosok wajah, telinga, atau mata. Jika kebiasaan ini disertai air liur berlebih, suka menggigit benda, dan gusi tampak membengkak, kemungkinan besar penyebabnya adalah proses tumbuh gigi.

4. Waspadai infeksi mata dan gangguan penglihatan

Pexels/juliane Monari

Menggosok mata mata yang terjadi terus-menerus juga dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu. Infeksi mata seperti konjungtivitis (mata merah) sering menimbulkan rasa gatal, perih, mata berair, hingga belekan sehingga bayi menjadi lebih sering menggosok matanya.

Selain itu, beberapa bayi juga menggosok mata karena berusaha memfokuskan penglihatannya. Gangguan refraksi, mata juling, hingga katarak kongenital dapat membuat mata cepat lelah dan tidak nyaman. Jika kebiasaan ini terjadi terus-menerus tanpa penyebab yang jelas, pemeriksaan ke dokter mata anak sebaiknya dipertimbangkan.

5. Kenali tanda bahaya yang perlu segera diperiksakan

Pexels/Bos Navarit

Meski sering kali normal, ada beberapa kondisi yang tidak boleh diabaikan. Orangtua sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter apabila bayi sering menggosok mata disertai mata merah yang tidak membaik, belekan berlebihan, kelopak mata terkulai, atau mata tampak juling.

Perhatikan juga bila bayi sering memiringkan kepala saat melihat sesuatu, tidak merespons cahaya, atau tampak kesulitan fokus pada objek di sekitarnya. Gejala-gejala tersebut bisa menjadi petunjuk adanya gangguan penglihatan yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.

Itulah beberapa alasan mengapa bayi menggosok mata. Meski sering kali hanya menjadi tanda mengantuk, kebiasaan ini juga bisa mengindikasikan iritasi, infeksi, hingga gangguan penglihatan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

Editorial Team

Related Article