Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Kenapa Bayi Suka Tidur dengan Posisi yang Aneh-Aneh? Ini Kata Dokter

Kenapa Bayi Suka Tidur dengan Posisi yang Aneh-Aneh? Ini Kata Dokter
Magnific
  • Bayi sering bergerak atau tidur meringkuk karena terbiasa berada di ruang sempit selama dalam kandungan, sehingga posisi tersebut masih terasa nyaman setelah lahir.

  • Gerakan tangan dan kaki, menggeliat, tersenyum, atau meringis saat tidur umumnya bagian normal perkembangan, terutama ketika bayi memasuki fase tidur REM yang aktif.

  • Bayi perlu ditidurkan telentang di kasur empuk tanpa bantal atau benda sekitar. Konsultasikan ke dokter jika gerakan kaku, berulang, disertai gangguan napas, kebiruan, atau sulit dibangunkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernah melihat si Kecil tidur dalam posisi yang berubah-ubah? Baru saja dibaringkan telentang, beberapa saat kemudian tubuhnya sudah bergeser atau bahkan berputar ke arah lain. Gerakannya pun terkadang terlihat aneh, seperti menggeliat, menendang, hingga mengubah posisi tangan dan kaki.

Ternyata, ada penjelasan di balik kebiasaan bayi yang suka bergerak saat tidur. Menurut dr. Aisya Fikritama Aditya, Sp.A, kondisi tersebut dapat berkaitan dengan perkembangan dan fase tidur bayi.

Lantas, kenapa bayi suka tidur dengan posisi yang aneh-aneh? Berikut Popmama.com sudah merangkum penjelasannya untuk Mama.

  1. Kenapa Bayi Suka Tidur dengan Posisi yang Aneh-Aneh?

    Kenapa bayi suka tidur dengan posisi yang aneh-aneh?
    Magnific

    Bayi memang bisa terlihat sangat aktif saat tidur. Tubuhnya dapat bergerak, menggeliat, hingga mengubah posisi tanpa benar-benar terbangun.

    Menurut dr. Aisya, salah satu alasannya berkaitan dengan kebiasaan bayi selama berada di dalam kandungan. Selama kurang lebih sembilan bulan, bayi terbiasa berada di ruang yang sempit dengan posisi tubuh meringkuk.

    “Selama 9 bulan di dalam rahim, mereka terbiasa di ruang yang sempit,” ujar dr. Aisya dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, @dr.aisyafik.

    Kebiasaan tersebut membuat posisi meringkuk masih terasa bagi bayi setelah lahir. Oleh karena itu, Mama mungkin melihat si Kecil tidur dengan posisi yang tampak berbeda dari posisi saat pertama kali dibaringkan.

  2. Bayi Memang Sering Bergerak saat Tidur

    Kenapa bayi suka tidur dengan posisi yang aneh-aneh?
    Magnific

    Selain karena terbiasa dengan posisi di dalam rahim, bayi juga memang sering melakukan berbagai gerakan ketika tidur. Terutama saat memasuki fase tidur akhir.

    Pada fase ini, bayi dapat menggerakkan tangan dan kaki, mengganti posisi tubuh, tersenyum, atau bahkan meringis. Gerakan tersebut bukan berarti selalu menunjukkan adanya masalah.

    “Dan ini semua adalah bagian normal dari perkembangan anak,” jelas dr. Aisya.

    Jadi, ketika Mama melihat si Kecil tiba-tiba menendang, menggeliat, atau mengubah posisi saat tidur, gerakan tersebut dapat menjadi bagian dari perkembangan anak.

  3. Apakah Bayi Bisa Bermimpi saat Tidur?

    Kenapa bayi suka tidur dengan posisi yang aneh-aneh?
    Magnific

    Melihat bayi tersenyum atau membuat ekspresi wajah tertentu saat tidur mungkin membuat Mama bertanya-tanya, apakah si Kecil sedang bermimpi?

    Menurut dr. Aisya, kemungkinan tersebut ada. Bayi menghabiskan banyak waktu dalam fase REM sleep atau Rapid Eye Movement sleep.

    “Bayi banyak menghabiskan waktu di fase REM sleep,” ungkapnya.

    REM sleep merupakan fase tidur ketika otak sangat aktif dan pada orang dewasa berkaitan dengan mimpi. Karena bayi banyak menghabiskan waktu dalam fase ini, gerakan atau ekspresi tertentu saat tidur juga dapat terlihat.

  4. Tetap Utamakan Posisi Tidur yang Aman

    Kenapa bayi suka tidur dengan posisi yang aneh-aneh?
    Magnific

    Meski bayi bisa bergerak dan mengubah posisinya saat tidur, Mama tetap perlu memperhatikan keamanan tempat tidurnya. Selama napas bayi tetap nyaman dan posisi tidurnya aman, Mama tidak perlu langsung khawatir melihat si Kecil bergerak ke sana kemari.

    “Yang terpenting, selalu posisikan bayi dalam posisi tidur terlentang,” kata dr. Aisya.

    dr. Aisya juga menyebut, bayi sebaiknya tidur di atas kasur yang empuk tanpa bantal, guling, ataupun benda lain di sekitar area tidurnya. Hal ini penting untuk membantu mengurangi risiko sudden infant death syndrome (SIDS).

    Namun, bila gerakannya sangat berulang, kaku atau tersentak terus-menerus, sulit dihentikan, atau disertai perubahan napas, kebiruan, sulit dibangunkan, maupun kemunduran perkembangan, sebaiknya Mama berkonsultasi dengan dokter anak.

    Nah, itu tadi penjelasan mengenai alasan bayi suka tidur dengan posisi yang aneh-aneh. Selama napasnya nyaman dan posisi tidurnya aman, Mama tidak perlu khawatir melihat si Kecil banyak bergerak saat tidur.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More