Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bolehkah Bayi Makan Nasi Kuning? Simak Penjelasannya
Magnific/KamranAydinov
  • Bayi boleh makan nasi kuning saat MPASI, dengan penyajian yang disesuaikan terutama pada tekstur makanan.

  • Tekstur MPASI perlu mengikuti usia: puree mulai 6 bulan, lumat atau cincang pada tahap berikutnya, hingga makanan keluarga yang dihaluskan pada usia 12–24 bulan.

  • Nasi kuning mengandung santan dan kunyit; santan menyediakan lemak, vitamin, serta mineral, sementara kunyit mengandung kurkumin bersifat antioksidan dan antiinflamasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi boleh makan nasi kuning saat mulai makan makanan pendamping. Tapi nasinya harus dibuat lembut sesuai umur bayi. Bayi 6 bulan bisa makan seperti bubur kental. Bayi yang lebih besar bisa makan nasi yang lebih kasar. Nasi kuning punya santan dan kunyit. Ini bisa membantu tubuh, otak, kulit, dan perut bayi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penggunaan nasi kuning sebagai variasi MPASI dapat menjadi kesempatan menyenangkan untuk memperkenalkan rasa dan tekstur baru kepada bayi. Dengan pengolahan yang disesuaikan usia, menu ini menggabungkan santan yang mengandung lemak serta sejumlah vitamin dan mineral dengan kunyit berkandungan kurkumin, sambil mendukung latihan mengunyah dan penerimaan beragam makanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat sedang mengeksplorasi MPASI untuk si Kecil, Mama mungkin penasaran dengan menu yang bisa ikut dinikmatinya, termasuk nasi kuning.

Warnanya yang cerah dan aromanya yang khas memang menggugah selera, tetapi nasi kuning biasanya dibuat dengan santan serta tambahan bumbu yang cukup beragam.

Lantas, bolehkah bayi makan nasi kuning? Simak penjelasan dari Popmama.com tentang apakah bayi boleh makan nasi kuning berikut ini.

Bolehkah Bayi Makan Nasi Kuning?

Pexels/Helena Lopes

Saat masa MPASI, Mama ingin si Kecil mengenal sebanyak mungkin makanan, dan mungkin salah satunya adalah nasi kuning.

Lantas, bolehkah bayi makan nasi kuning? Jawabannya adalah boleh, Ma.

Bayi diperbolehkan makan nasi kuning, tetapi dengan memperhatikan hal-hal tertentu, salah satunya tentang tekstur.

Tekstur Nasi Kuning untuk Bayi

Magnific/magnific

Memberi si Kecil nasi kuning tidak sama seperti orang dewasa, ya, Ma. Karena masih dalam masa MPASI, nasi kuning perlu disesuaikan dengan kebutuhan si Kecil.

Salah satu paling utama adalah tentang tekstur yang tepat. Setiap bayi dari berbagai kelompok usia memiliki tingkatan tekstur MPASI yang berbeda-beda.

Dilansir dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), berikut adalah pembagian tekstur yang tepat berdasarkan usia bayi.

  • Mulai usia 6 bulan: makanan dihaluskan menjadi bubur kental (puree).

  • Usia 6-9 bulan: makanan bertekstur bubur kental (puree) atau dilumatkan halus (mashed).

  • Usia 9-12 bulan: makanan yang dicincang halus (minced), cincang kasar (chopped) atau finger foods.

  • Usia 12-24 bulan: makanan keluarga yang dihaluskan secukupnya.

Selain itu, dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), memberikan berbagai macam tekstur kepada bayi dapat membantu si Kecil menerima lebih banyak jenis makanan, melatih keterampilan motorik halusnya, dan membantunya mengembangkan kemampuan mengunyah.

Jika Mama ingin memberikan nasi kuning kepada bayi, pastikan teksturnya sudah sesuai usia si Kecil, ya, Ma.

Manfaat Nasi Kuning untuk Bayi

Magnific/magnific

Nasi kuning ternyata memiliki sejumlah manfaat untuk bayi, lho, Ma, terutama pada kandungan santan dan kunyit dalam nasi kuning.

Dilansir dari Parenting Firstcry, santan mengandung lemak yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan otak dan kulit, sekaligus membantu menjaga tubuh tetap hangat. Santan juga memiliki beberapa vitamin dan mineral, seperti zat besi, magnesium, zinc, vitamin C, dan vitamin E.

Sementara itu, kunyit mengandung kurkumin yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Kunyit juga dapat membantu mendukung pencernaan dan daya tahan tubuh.

Nah, itulah penjelasan tentang bolehkah bayi makan nasi kuning. Semoga informasi ini bisa membantu Mama lebih tenang saat mengenalkan nasi kuning sebagai menu MPASI si Kecil.

Curated For You

Editorial Team

Related Article