Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Bolehkah MPASI Dipanaskan Berulang? Ini Penjelasannya
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
  • Dokter menegaskan MPASI sebaiknya tidak dipanaskan lebih dari satu kali karena dapat menurunkan kualitas dan meningkatkan risiko keamanan.

  • Pemanasan berulang dengan suhu terlalu tinggi bisa memicu keracunan makanan.

  • Penyimpanan MPASI harus sesuai, masa simpan berbeda di kulkas dan freezer.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Memasak MPASI untuk si Kecil sering kali membutuhkan waktu dan tenaga, sehingga banyak orangtua memilih menyiapkan makanan dalam jumlah lebih banyak sekaligus, misalnya untuk kebutuhan 2–3 kali makan dalam sehari. MPASI yang sudah dimasak biasanya disimpan di kulkas agar tetap aman, lalu dipanaskan kembali saat akan diberikan kepada bayi.

Sayangnya, si Kecil terkadang tidak menghabiskan makanannya sehingga sisa MPASI tersebut kemudian sering disimpan kembali dan dipanaskan ulang. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan orangtua, apakah makanan yang sudah dipanaskan berulang kali masih boleh untuk dikonsumsi bayi?

Berikut Popmama.com siapkan penjelasan tentang bolehkah MPASI dipanaskan berulang.

Bolehkah MPASI Dipanaskan Berulang?

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

dr. Meta Hanindita Sp.A melalui akun Instagram pribadinya @metahanindita, menjelaskan bahwa MPASI sebaiknya tidak dipanaskan ulang lebih dari satu kali. Menurutnya, setiap proses pemanasan ulang dapat membuat kualitas dan keamanan makanan menurun.

Mengutip dari situs resmi IPB University, pada beberapa jenis makanan, pemanasan berulang bisa membentuk senyawa karsinogenik yang berbahaya bagi kesehatan. Makanan berprotein seperti ayam dan telur juga lebih rentan terkontaminasi bakteri seperti Salmonella.

Memanaskan Makanan Berulang dengan Suhu Terlalu Panas dapat Memicu Keracunan Makanan

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Memanaskan makanan berulang kali, terutama dengan suhu yang terlalu panas, dapat meningkatkan risiko keracunan makanan (food poisoning).

Hal ini terjadi karena bakteri bisa berkembang cepat pada suhu 4°C–60°C, terutama jika makanan tidak dipanaskan atau disimpan dengan benar.

Cara Memanaskan MPASI yang Benar dan Aman

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Memanaskan MPASI boleh dilakukan asalkan tidak berulang dan dilakukan dengan cara yang tepat. Mengutip dari Home and Garden Information Center, makanan bayi yang beku perlu dipanaskan hingga benar-benar merata dengan suhu minimal 70°C agar aman dikonsumsi.

  1. Microwave
    MPASI bisa dipanaskan menggunakan microwave dengan wadah yang aman. Panaskan sekitar 15–30 detik, lalu aduk agar suhu merata. Ulangi jika perlu sampai makanan hangat, tetapi pastikan tidak terlalu panas sebelum diberikan kepada bayi.

  2. Air panas (metode rendam)
    Wadah MPASI bisa diletakkan di dalam atau di atas mangkuk berisi air panas. Diamkan 10–20 menit hingga makanan mencair dan hangat, lalu aduk dan cek suhu sebelum disajikan.

  3. Slow cooker
    Slow cooker dapat digunakan untuk menghangatkan. Masukkan makanan beku, atur suhu, lalu tunggu hingga hangat merata sebelum diberikan kepada bayi.

  4. Kompor api kecil
    MPASI juga bisa dipanaskan dengan api kecil sambil terus diaduk. Setelah mencair dan hangat merata, segera pindahkan ke mangkuk dan sajikan. Selalu pastikan makanan tidak terlalu panas sebelum diberikan kepada si Kecil.

Masa Simpan MPASI agar Aman Dipanaskan Kembali

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

MPASI memiliki masa simpan yang berbeda tergantung jenis makanannya serta cara penyimpanannya, baik di kulkas (chiller) maupun freezer. Mengetahui hal ini penting agar MPASI yang dipanaskan kembali tetap aman untuk dikonsumsi si Kecil.

MPASI Puree:

  1. Puree buah dan sayuran: 2–3 hari di kulkas dan 6–8 bulan di freezer.

  2. Puree daging dan telur saring: 1 hari di kulkas dan 1–2 bulan di freezer.

  3. Puree campuran daging dan sayuran: 1–2 hari di kulkas dan 1–2 bulan di freezer.

MPASI Makanan Utuh:

  1. Nasi: 4–6 hari di kulkas dan 6–8 bulan di freezer.

  2. Daging atau telur matang: 3–4 hari di kulkas dan 2–3 bulan di freezer.

  3. Ayam atau ikan matang: 3–4 hari di kulkas dan 4–6 bulan di freezer.

  4. Sayuran matang: 3–4 hari di kulkas dan 3–6 bulan di freezer.

  5. Sup atau kaserol (campuran daging, ayam, atau sayur): 3–4 hari di kulkas dan 2–3 bulan di freezer.

Tips Menyimpan MPASI agar Tetap Aman dan Higienis

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Agar MPASI tetap aman, higienis, dan kualitasnya terjaga, penyimpanan harus dilakukan dengan benar sejak awal untuk mencegah kontaminasi dan menjaga kelayakan makanan saat akan dipanaskan kembali.

  • Cuci tangan sebelum menyiapkan dan menyimpan MPASI

  • Gunakan wadah kecil yang tertutup rapat agar lebih higienis dan cepat dingin

  • Beri label tanggal pembuatan untuk memantau masa simpan

  • Jangan menumpuk wadah terlalu rapat di kulkas agar sirkulasi udara tetap baik

  • Masak MPASI dalam porsi kecil agar tidak banyak sisa

  • Periksa kondisi makanan sebelum diberikan, dan jangan digunakan jika terlihat atau berbau tidak normal

Nah, itu dia penjelasan tentang MPASI dipanaskan berulang. Semoga penjelasan di atas dapat membantu Mama.

Editorial Team

Related Article