Pola asuh anak dapat dipengaruhi oleh pengalaman keluarga, kebiasaan yang diwariskan turun-temurun, hingga perkembangan ilmu pengetahuan. Hal ini terkadang membuat Mama dan Papa memiliki pandangan berbeda dengan saudara atau keluarga besar dalam membesarkan si Kecil.
Misalnya, keluarga besar mungkin masih berpegang pada cara pengasuhan yang diterapkan pada masa lalu, sementara Mama dan Papa memilih pendekatan yang lebih sesuai dengan perkembangan ilmu kesehatan, nutrisi, dan psikologi anak saat ini.
Perbedaan tersebut bisa memicu perdebatan, terutama ketika keluarga besar ikut menentukan aturan pengasuhan. Meski begitu, keterlibatan mereka tetap dapat menjadi dukungan berharga selama setiap anggota keluarga memahami perannya masing-masing.
Lantas, bagaimana cara menghadapi perbedaan pola asuh dengan saudara dan keluarga?
Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa hal yang bisa Mama terapkan agar komunikasi tetap terjaga dan pengasuhan si Kecil berjalan sesuai kesepakatan keluarga.
