Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Kapan Bayi Bisa Tepuk Tangan? Temukan Jawabannya di Sini!

Kapan Bayi Bisa Tepuk Tangan? Temukan Jawabannya di Sini!
Pixabay/courtneyleahbliss

Tepuk tangan adalah salah satu tingkah bayi yang mungkin sangat ditunggu-tunggu oleh Mama dan Papa. Momen ini sangat ditunggu-ditunggu karena hal ini menunjukkan bahwa si Kecil mengalami perkembangan motorik yang baik.

Agar si Kecil bisa melakukannya, Mama dapat merangsangnya dengan interaksi dan dorongan yang tepat lho.Begitu bayi mama mulai bertepuk tangan, mereka melakukannya karena berbagai penyebab. Bisa jadi itu untuk memperlihatkan kasih sayang dan hiburan.

Selain itu, tepuk tangan juga dapat memberi tanda bahwa keterampilan koordinasi otot bayi sedang berkembang secara normal. 

Bertepuk tangan sebenarnya adalah puncak dari perkembangan dan pemahaman seorang bayi tentang tubuhnya. Saat bertepuk tangan, bayi mama akan terus belajar menguasai tubuhnya sendiri dan cara bertepuk tangan dari orang lain. 

Pada intinya, tepuk tangan adalah pencapaian yang baik untuk bayi mama. Maka dari itu, penting untuk Mama mengetahui kapan bayi bisa tepuk tangan dan bagaimana menstimulasinya agar bayi Mama dapat menepuk tangannya sendiri.

Berikut ini Popmama.com telah menyajikan informasi tersebut khusus untuk Mama. Simak sampai akhir, ya, Ma!

Kapan Bayi Bisa Tepuk Tangan?

Pexels/PolinaTankilevitch
Pexels/PolinaTankilevitch

Bayi biasanya dapat bertepuk tangan sejak usianya sembilan bulan. Pada usia ini, biasanya bayi mulai meniru gerakan tangan, termasuk gerakan tangan yang dibuat oleh orang lain.

Mama tak perlu terlalu khawatir ya bila si Kecil sudah berusia sembilan bulan namun tak kunjung bertepuk tangan. Bayi biasanya melakukannya secara bertahap untuk dapat mengembangkan keterampilan motoriknya. 

Ketika si Kecil lahir, sebetulnya tangannya belum berfungsi maksimal. Hal ini karena ia terbawa dengan kebiasaan saat masih di dalam kandungan. Tangan bayi cenderung terlipat dan belum bisa memegang apa pun sebelum usia tiga bulan.

Barulah ketika usianya mencapai lima sampai sembilan bulan, kemampuan tangannya maju pesat sehingga kini ia bisa memegang barang dari satu tangan ke tangan yang lain. Fase ini merupakan perkembangan penting karena saat inilah bayi mama mempelajari cara bertepuk tangan.
 

Kenapa Bayi Menepuk Tangannya?

Pexels/Pixabay
Pexels/Pixabay

Bayi bertepuk tangan karena ini adalah hal baru yang menyenangkan untuk dilakukan, bukan karena mereka mengerti ini adalah ekspresi kegembiraan.

Saat menginjak usia satu tahun, bayi mama mungkin baru belajar bahwa bertepuk tangan memiliki arti tertentu, seperti merefleksikan kebahagiaan misalnya. Sehingga kapan pun ia merasa bahagia, ia akan bertepuk tangan dengan sendirinya.

Berikut ini ada beberapa alasan lain yang dapat menjelaskan mengapa bayi mama bertepuk tangan:

1. Berkembangnya kemampuan motorik

Tahun pertama kehidupan seorang bayi mencakup beberapa proses pertumbuhan dan perkembangan yang penting bagi bayi. Salah satu perkembangan tersebut adalah keterampilan yang berhubungan dengan gerakan tangan.

Aktivitas seperti mengambil dan memegang benda, mengedarkan benda dari satu tangan ke tangan yang lain, dan melambaikan tangan serta menunjuk dengan tangan adalah beberapa pencapaian besar selama fase ini. Bertepuk tangan adalah bagian dari perkembangan alami keterampilan motorik kasar dan halus seorang bayi.

2. Mengekspresikan pencapaian

Apakah Mama sering bertepuk tangan tiap kali bayi mama berhasil melakukan sesuatu? Bayi adalah pengamat yang jeli dan dapat memahami sebab dan akibat melalui pengamatan yang berulang-ulang. Si kecil mungkin akhirnya sadar bahwa bertepuk tangan adalah suatu bentuk imbalan atau tanda dari keberhasilan.

Oleh karena itu, bayi dapat bertepuk tangan sewaktu merasa telah mencapai sesuatu atau merasa gembira setelah melakukan sesuatu.

3. Ingin mencoba berkomunikasi

Bertepuk tangan adalah cara bayi berkomunikasi. Awalnya, mereka bertepuk tangan untuk meniru orang yang ada di sekitar mereka, namun sewaktu mereka bertambah besar, si Kecil akhirnya memahami bahwa bertepuk tangan dapat digunakan untuk menyatakan perasaan mereka dan untuk menyampaikan pesan mereka.

Bayi bisa bertepuk tangan di depan orangtua atau orang yang merawat untuk mendapat perhatian, menyatakan sukacita, atau bahkan menjawab pertanyaan.

Aktivitas yang Bisa Menstimulasi Bayi agar Tepuk Tangan

Pexels/YanKrukov
Pexels/YanKrukov

Bayi mama tidak akan pernah menunjukkan minat bertepuk tangan jika ia tidak melihat contoh di sekitarnya. Oleh karena itu, doronglah bayi mama bertepuk tangan dengan berkomunikasi kepadanya sebanyak yang Mama bisa.

Terutama untuk mengapresiasi pencapaian dan perilaku baik yang dilakukannya. Selain dengan mencontohkannya langsung, Mama juga bisa lho melakukan beberapa stimulasi ini untuk mendorong si Kecil agar mau bertepuk tangan. Hal tersebut antara lain:

1. Bermain games

Mama bisa melatih bayi bertepuk tangan dengan cara memainkan games yang melibatkan gerakan tangan. Bermain games akan selalu menyenangkan dan lebih menarik ketika ada kombinasi lagu dengan permainan. Hal ini akan membantu perkembangan keterampilan verbal, keterampilan motorik halus, dan keterampilan kognitif bayi mama.

2. Menepuk tangan dengan kecepatan yang berbeda

Bayi senang memperhatikan hal-hal yang tak terduga. Mama bisa memperagakan gerakan tepuk tangan dengan kecepatan yang berbeda-beda pada bayi untuk merangsangnya agar mau mengikuti Mama. Mula-mula Mama bisa memperlambat tepukan, lalu pelan-pelan percepat kembali tepukan tangan agar perhatian si Kecil hanya terfokus pada Mama.

3. Lakukan tos pada bayi mama

Tos adalah gerakan tangan antara dua orang yang secara bersamaan dengan mengangkat tangan dan menepuk telapak tangan satu sama lain. Lakukan tos dengan lembut ke tangan bayi mama, sehingga ia dapat merasakan sentuhan lembut dari Mama. Disarankan untuk Mama agar sering melakukan hal ini untuk mendorongnya agar mengikuti perilaku yang sama.

Itulah informasi mengenai kapan bayi bisa tepuk tangan dan bagaimana caranya agar bayi mama terstimulasi untuk melakukan tepuk tangan.

Kuncinya adalah sering-sering melakukan gerakan tepuk tangan di depan bayi mama, hal ini akan mempercepat si Kecil untuk meniru segala tindakan yang Mama lakukan. Tak perlu terburu-buru, perlahan saja karena pada dasarnya bayi memerlukan waktu untuk mengembangkan gerak motoriknya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya, Ma!

Baca juga:

Share
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Latest in Baby

See More

Benarkan Kecerdasan Anak Diwariskan dari Genetik Mama? 

01 Apr 2026, 17:03 WIBBaby