Bolehkah Menyedot Ingus Bayi dengan Mulut?

Yuk, diperhatikan sebelum melakukannya, Ma!

3 Januari 2022

Bolehkah Menyedot Ingus Bayi Mulut
Shutterstock
Ilustrasi ingus pada bayi dan cara membersihkan hidungnya.

Saat sedang pilek, bayi mama tidak hanya akan uring-uringan. Ia juga merasa tidak nyaman karena bagian hidungnya kotor dan berlendir.

Lendir dan upil (cairan ingus yang mengering) tersebut tentu bisa membuat bayi mama jadi semakin kurang nyaman saat bernapas. Untuk itu, mama perlu menjaga kebersihan organ satu itu.

Ada cara lama yang kerap dilakukan orangtua, yakni membersihkan hidung bayi dengan cara menyedot ingusnya menggunakan mulut. Meski sudah lumrah dilakukan, sebetulnya cara tersebut boleh dilakukan tidak sih?

Untuk mengetahui jawabannya, simak uraian lengkap dari Popmama.com berikut ini.

Apakah Bahaya Menyedot Ingus Bayi dengan Mulut?

Apakah Bahaya Menyedot Ingus Bayi Mulut
Alodokter
Apakah Bahaya Menyedot Ingus Bayi Dengan Mulut?

Walaupun umum dilakukan, sayangnya menyedot ingus bayi menggunakan mulut mama tidak boleh dilakukan. Mengapa demikian?

Dikutip dari laman Cleveland Clinic, kegiatan menyedot ingus bayi secara langsung menggunakan mulut mama berisiko membuat bayi terinfeksi berbagai penyakit yang tidak diinginkan.

Hal itu disebabkan karena adanya berbagai bakteri atau virus yang terkandung dalam air liur atau saliva mama. Bakteri atau virus tersebut dapat menular lewat saliva ke hidung, tenggorokan, dan paru-paru si Kecil.

Berikut beberapa penyakit yang dapat menular dari air liur mama ketika menyedot ingus bayi menggunakan mulut:

  • Virus flu

  • Herpes tipe 1

  • Hepatitis B dan C

  • Flu burung

  • Virus Covid-19

Editors' Picks

Cara Aman Membersihkan Hidung Bayi dari Lendir

Cara Aman Membersihkan Hidung Bayi dari Lendir
Shutterstock
Ilustrasi membersihkan hidung bayi dari lendir dan kotoran.

Dari pada menggunakan mulut untuk membersihkan hidung bayi, ada baiknya mama menggunakan cara lain yang lebih aman dilakukan.

Dikutip dari laman Healthline, setidaknya ada tiga cara untuk membersihkan hidung bayi dari lendir dan kotoran, yakni: menggunakan bulb syringe, memakai nasal aspirator, dan menyemprotkan nasal spray.

Lalu, bagaimana cara menggunakan ketiga alat tersebut?

1. Bulb syringe

1. Bulb syringe
babycenter.com

Bulb syringe adalah alat khusus berbentuk seperti bola karet yang memiliki ujung lancip dan berlubang. Begini cara memakai bulb syringe untuk membersihkan hidung si Kecil dari lendir, Ma:

  • Sebelum penggunaan, pastikan tidak ada udara yang tertinggal di alat ini, Ma. Untuk memastikannya, mama bisa meremas bagian karet dari alat tersebut.

  • Masih dalam keadaan diremas, masukan ujung bulb syringe ke dalam lubang hidung bayi mama dengan perlahan.

  • Ketika ujung bulb syringe sudah mengenai kotoran atau lendir yang ingin dibuang, hentikan meremas bola karetnya dan biarkan alat ini menyedot lendir hidung tersebut.

  • Keluarkan lendir yang terserap di alat tersebut dengan cara meremasnya lagi di atas wadah pembuangan.

  • Ulangi kembali cara tersebut sampai hidung bayi mama sudah bersih.

  • Setelah proses pembersihan selesai, pastikan untuk tidak lupa mencuci alat tersebut ya, Ma, agar tidak meninggalkan bakteri atau virus di bulb syringe-nya.

2. Aspirator hidung

2. Aspirator hidung
Shutterstock
Ilustrasi membersihkan hidung bayi menggunakan aspirator hidung manual.

Alat kedua untuk membersihkan hidung bayi dari lendir dan kotoran secara aman adalah aspirator hidung. Fungsi alat ini sebetulnya mirip dengan bulb syringe, yakni mengeluarkan cairan yang ada di hidung si Kecil.

Ada dua jenis aspirator hidung, elektrik dan manual. Bila mama menggunakan aspirator hidung elektronik, ini yang perlu mama lakukan:

  • Masukkan ujung aspirator hidung elektronik ke lubang hidung bayi. Jangan terlalu dalam meletakkannya ya, Ma.

  • Tekan tombol untuk mengaktifkan alatnya. Pastikan untuk tidak menyedotnya terlalu kencang ya, Ma. Itu untuk menghindari terjadinya radang  pada hidung si Kecil.

Lalu, bila Mama menggunakan aspirator hidung manual, ini yang perlu Mama lakukan:

  • Posisikan ujung aspirator berbentuk seperti jarum ke lubang hidung bayi.

  • Kemudian isap lendir yang ada di hidung bayi lewat corong alat aspirator dari sisi lainnya.

Terakhir, pastikan untuk membersihkan alat aspirator hidung baik yang manual maupun elektronik setelah penggunaan ya, Ma.

3. Nasal spray

3. Nasal spray
health.clevelandclinic.org

Cara terakhir untuk membersihkan hidung bayi dengan aman adalah dengan menyemprotkan nasal spray.

Nasal spray atau tetesan hidung ini bekerja dengan cara melunakkan kotoran atau ingus di hidung si Kecil agar bisa lebih mudah dikeluarkan.

Cara menggunakan nasal spray adalah:

  • Baringkan bayi mama, lalu posisikan kepalanya untuk miring sedikit. Jangan lupa untuk menopang lehernya agar tidak bergerak, bisa dengan bantal maupun tangan mama.

  • Teteskan 1-2 nasal spray ke dalam setiap lubang hidung bayi. Lalu, tunggu beberapa menit sampai obatnya bereaksi.

  • Setelah beberapa menit, balikkan tubuh si Kecil. Saat itu biasanya ingus si bayi akan mengalir keluar sendiri.

  • Bersihkan hidung si Kecil dengan perlahan menggunakan tisu basah atau kapas lembut agar kulitnya tidak lecet.

Selain memperhatikan cara pakai, pastikan Mama sudah mengantongi izin dari dokter untuk menggunakan nasal spray. Bila perlu minta rekomendasi jenis nasal spray yang paling aman juga untuk si Kecil.

Kesimpulannya, sebaiknya mulai hindari menyedot ingus bayi dengan mulut ya, Ma. Demi kesehatan si Kecil, yuk mulai beralih ke berbagai cara membersihkan hidung bayi yang lebih aman.


 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.