Cegah Bayi Jatuh dari Tempat Tidur dengan 7 Cara Berikut!

Ini dia tips mengatur tempat tidur si Kecil agar tetap aman dan nyaman

28 Agustus 2018

Cegah Bayi Jatuh dari Tempat Tidur 7 Cara Berikut
Pexels/pixabay

Rata-rata bayi yang berusia di atas 6 bulan sudah mulai lincah dan senang bereksplorasi.

Meskipun sudah ditempatkan di dalam boks bayi, namun tak jarang juga beberapa diantaranya memanjat boks tersebut dan akhirnya terjatuh.

Jika sudah jatuh, maka dampak buruk bisa saja mengintainya di kemudian hari. Tidak tanggung-tanggung, kerusakan motorik hingga gegar otaklah akibatnya!

Pada usia demikian, bayi memang cenderung lebih aktif, maka dari itu sudah seharusnya Mama lebih waspada dengan aktivitas si Kecil bahkan ketika ia sedang tidur.

Mengetahui pentingnya hal tersebut diketahui oleh Mama, berikut Popmama.com telah merangkum 7 tips mencegah bayi jatuh dari tempat tidur.

1. Atur posisi tempat tidur

1. Atur posisi tempat tidur
babyslaapgids.nl

Cara pertama yang dapat Mama lakukan adalah dengan mengatur posisi tempat tidur sedemikian rupa.

Cobalah untuk mengatur posisi tempat tidur mama ke arah pojok, dengan menghadapkan salah satu sisinya bersentuhan menghadap ke dinding kamar. 

Letakkanlah si Kecil di pojok tempat tidur, dengan begitu Mama dapat menjaga di sampingnya.

Selain itu, Mama juga dapat memilih tempat tidur yang ukurannya rendah atau mengatur kasurnya sejajar dengan lantai untuk meminimalisasi kemungkinan anak terjatuh dari tempat tidur.

Sebisa mungkin letakkanlah karpet sebagai alas dari tempat tidur atau kasur Mama, untuk berjaga-jaga jika bayi mama terjatuh.

2. Rapatkan tempat tidur Mama dan si Kecil

2. Rapatkan tempat tidur Mama si Kecil
online4baby.com

Posisikanlah salah satu sisi tempat tidur mama agar menempel rapat dengan salah satu sisi tempat tidur bayi. 

Cara ini terbilang cukup ampuh memisahkan gerak tidur Mama dengan gerak tidur si Kecil tanpa khawatir ia akan terjatuh. 

Pastikan juga agar sisi tempat tidur Mama dan si Kecil menempel dengan erat dan rapat agar si Kecil tidak terjatuh saat terlelap.

3. Atur posisi tidur Mama dan Papa

3. Atur posisi tidur Mama Papa
Amazon.com

Cara selanjutnya yang dapat Mama lakukan adalah dengan mengatur posisi tidur Mama dan Papa di kasur.

Aturlah posisi tidur menyerupai huruf L, di mana Mama dan Papa berada di dua sisi yang tidak menempel pada dinding. 

Dengan posisi ini Mama dan Papa secara tak langsung menjadi "pagar" bagi si Kecil, sehingga mencegahnya berguling dan terjatuh.

Editors' Picks

4. Gunakan bantal untuk menyangga 

4. Gunakan bantal menyangga 
Pixabay/stocksnap

Selain tubuh Mama dan Papa, ternyata Mama juga dapat memanfaatkan bantal dan guling sebagai alternatif membuat ‘pagar’. 

Letakkanlah bantal di kiri dan kanan, atau bahkan jika perlu Mama bisa meletakkan di keempat sisi si Kecil untuk membatasi geraknya saat tertidur. 

Agar lebih praktis dan hemat tempat, Mama juga dapat membeli bantalan bayi yang memungkinkan si Kecil tidur lebih lelap dan aman.

5. Gunakan safety bed rail

5. Gunakan safety bed rail
Flickr/nichd

Cara ini dinilai cukup aman untuk mencegah anak terjatuh dari tempat tidur.Gunakan safety bed rail yang bisa dipasang dan dilepas sesuai kebutuhan. 

Mama hanya perlu memasang alat ini pada sisi kiri dan kanan tempat tidur sebagai fungsi pembatas dari gerak anak. 

Jika tidak dibutuhkan, dengan mudah Mama dapat menyimpannya kembali. 

6. Gunakan keranjang tidur bayi 

6. Gunakan keranjang tidur bayi 
sitepishposhbaby.com

Menidurkan si Kecil di tempat tidur bersama Mama dan Papa tetap bisa dilakukan dengan bantuan co-sleeper atau surround snuggle nest. 

Dengan menaruhnya di alat tersebut bayi akan terlindungi bukan hanya dari masalah jatuh, namun dari gerakan tubuh Mama dan Papa yang berpotensi membahayakannya.

Dengan begitu, bayi dapat tertidur dengan lelap dan aman.

7. Maksimalkan tempat tidur khusus bayi

7. Maksimalkan tempat tidur khusus bayi
Pixabay/ulovinteractive

Cara terakhir yang dapat dilakukan adalah dengan memisahkan anak di tempat tidurnya sendiri. 

Namun agar lebih aman, lengkapilah tempat tidurnya atau baby cot bed dengan pengaman yang mampu menguncinya dengan baik.

Jika ia mulai bisa merangkak, pilihlah matras cot bed yang rendah sehingga sulit baginya untuk memanjat.

Meskipun melelahkan ketika Mama harus bolak-balik menyusui atau terbangun mengganti popok saat malam tiba, namun pilihan yang satu ini masih bisa menjadi solusi terbaik mencegah bayi jatuh dari tempat tidurnya. 

Nah, itulah ketujuh cara untuk mencegah bayi jatuh dari tempat tidur.

Ternyata tak sesulit apa yang dibayangkan ya, Ma. Selama berniat untuk menjaganya, maka pasti Mama dapat menemukan 1001 cara untuk membuatnya tetap aman.

Selamat mencoba!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;