Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Seperti Apa Tekstur Makanan Bayi 9 Bulan?

Freepik/freepik
Freepik/freepik
Intinya sih...
  • Untuk menu MPASI bayi 9 bulan, berikan makanan yang dicincang halus atau disaring kasar. Ini membantu sistem pencernaan dan koordinasi motorik.
  • Kemampuan makan bayi 9 bulan sudah lebih andal, dengan genggaman tangan yang mantap dan kemampuan mengendalikan gerakan tangan yang lebih baik.
  • Meski sudah mengonsumsi makanan padat, Mama sebaiknya terus memberikan ASI pada bayi sesuai permintaannya karena ASI memenuhi lebih dari separuh kebutuhan energi bayi usia 6-9 bulan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah berusia enam bulan, bayi perlu diberikan makanan pendamping ASI. Saat itu, selain memperkenalkan rasa makanan, Mama juga harus memerhatikan tekstur makanan yang diberikan. Seiring dengan bertambahnya usia bayi, tekstur makanan yang dikonsumsinya pun berubah. Diawali dari tekstur yang halus sampai tekstur berbentuk cincangan atau disaring kasar.

Mengapa Mama harus memerhatikan tekstur makanan bayi? Tekstur MPASI yang tepat akan mendukung perkembangan bayi. Terlambat mengubah tekstur makanan si Kecil dapat menyebabkan bayi menjadi malas mengunyah.

Untuk membantu Mama, berikut ulasan Popmama.com mengenai tekstur makanan bayi 9 bulan. Seperti apa?

Table of Content

Tekstur Makanan Bayi 9 Bulan

Tekstur Makanan Bayi 9 Bulan

Pexels/Martproduction
Pexels/Martproduction

Untuk menu MPASI bayi sembilan bulan, Mama dapat memberikan makanan yang dicincang halus atau juga disaring kasar. Ini sekaligus membantu sistem pencernaan dan mulut bayi untuk bekerja lebih baik.

Untuk membantu koordinasi motorik, disarankan untuk mulai memberikan finger food, Ma. Hal ini juga untuk membantu koordinasi gerak bayi, juga rasa ingin tahunya yang tinggi. Mama pasti sudah mengamati kalau si Kecil mulai memasukkan segala macam benda ke dalam mulutnya.

Tahap Perkembangan Makan Bayi 9 Bulan

Pixabay/miriam0316
Pixabay/miriam0316

Kemampuan makan bayi di usia ini sudah jauh lebih andal dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Ini karena genggaman tangan ketika bayi mengambil benda maupun mainan di sekitarnya sudah semakin mantap. Pada usia ini, si Kecil sudah bisa mengendalikan gerakan kedua tangan dengan lebih baik, Ma.

Melalui perkembangan kemampuan motoriknya, si Kecil sedang berusaha untuk mencari tahu. Selain itu, bayi biasanya sudah mampu mengambil makanan dengan melibatkan jari telunjuk dan jempol.

Penggunaan jari telunjuk dan jempol bayi ini bertugas untuk menjepit makanan saat mengambil, menggenggam, hingga memasukkannya ke dalam mulut.

Apakah Pemberian ASI Terus Berlanjut?

Unsplash/Luiza Braun
Unsplash/Luiza Braun

Dilansir dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), meski sudah mulai mengonsumsi makanan padat, Mama sebaiknya terus memberikan ASI pada bayi.

Berikan sesuai permintaan si Kecil karena ASI memenuhi lebih dari separuh kebutuhan energi bayi usia 6-9 bulan. ASI dapat membantu menjaga kesehatan dan kekuatan bayi.

Jadi jika Mama masih mengeluarkan ASI, sebaiknya Mama terus menyusui si Kecil.

Berapa Banyak Makanan yang Harus Diberikan?

Pixabay/Myriams-Fotos
Pixabay/Myriams-Fotos

Seiring dengan bertambahnya usia bayi, frekuensi dan jumlah makanan yang dikonsumsi pun bertambah. Di usia sembilan bulan, frekuensi pemberian MPASI juga biasanya meningkat menjadi 3-4 kali dalam sehari. Bayi membutuhkan 700-900 kalori setiap hari, 400 di antaranya diperoleh lewat ASI.

Berapa banyak yang harus Mama berikan setiap kali makan? Untuk porsi yang disarankan sebanyak 125-175 ml . Sedangkan waktu pemberian makan, usahakan tidak lebih dari 30 menit.

Peningkatan tekstur makanan ini perlu diperhatikan ya, Ma. Usahakan jangan telat untuk mengubah tekstur sesuai dengan usianya.

Nah, itulah informasi mengenai tekstur makanan bayi 9 bulan. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan, Ma!

FAQ Seputar Tekstur Makanan Bayi 9 Bulan

Apakah boleh bayi 9 bulan makan nasi lembek?

Jika sudah memasuki usia 9 bulan, bayi juga boleh mulai diperkenalkan dengan nasi lembek.

Makanan bayi 9 bulan seperti apa?

Dalam memberikan makanan bayi 9 bulan, Mama bisa memulainya dengan sayuran yang telah direbus hingga lunak lalu dipotong kecil-kecil, seperti ubi, kacang polong, kentang atau wortel. Sayuran ini tidak hanya dapat dijadikan menu makanan utama, tapi juga bisa menjadi camilan.

Pengganti garam untuk MPASI apa?

Pengganti garam untuk MPASI bisa menggunakan bumbu alami seperti bawang merah-putih, jahe, kunyit, daun salam, seledri, oregano, atau kaldu homemade dari ayam/ikan/sayuran tanpa garam, serta sayuran dan buah yang memberikan rasa gurih alami (labu, wortel) atau manis (apel, pir), bahkan santan untuk rasa creamy.

Share
Topics
Editorial Team
Irma ediarti mardiyah
Erick akbar
Irma ediarti mardiyah
EditorIrma ediarti mardiyah
Follow Us

Latest in Baby

See More

Andrew Anak Erika Carlina Selalu Menangis saat Digendong Rachel Vennya

16 Feb 2026, 19:51 WIBBaby