Sederhana dan Menarik, Yuk Beri Pemahaman Tentang Pandemi Melalui Buku

Buku bacaan anak lebih efektif karena menggunakan bahasa sederhana yang mudah dipahami

6 Mei 2020

Sederhana Menarik, Yuk Beri Pemahaman Tentang Pandemi Melalui Buku
Pexels/Andrea Piacquadio

Situasi hari ini karena pandemi Covid-19 yang mengharuskan kegiatan bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah mungkin menimbulkan banyak pertanyaan dalam benak si Kecil. 

Hal ini didukung oleh hasil survei Ada Apa Dengan Covid-19 (AADC – 19) yang dilakukan oleh Kemen PPPA, menunjukkan ada sekitar 58% anak yang memiliki perasaan tidak menyenangkan selama menjalani pembelajaran dari rumah. Selain itu, 30% anak masih merasa ragu atau tidak percaya dengan informasi tentang Covid-19 yang diterimanya. 

Untuk itu, Mama sebagai orangtua perlu memberikan pemahaman pada anak tentang pandemi Covid-19. Misalnya dengan cara kreatif dan menarik menggunakan buku bacaan. 

Salah satu buku bacaan yang bisa Mama pilih, yaitu "Buku Kamu Pahlawanku: Cara Anak-Anak Menghadapi Covid-19". Buku ini memiliki bahasa sederhana sehingga mudah dipamahi anak, Ma. 

Berdasarkan press release dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak (KPPPA) yang diterima Popmama.com pada Senin (4/5/2020), berikut alasan buku bisa menjadi cara efektif dalam beri pemahaman tentang pandemi pada anak, Ma. 

Editors' Picks

1. Buku bacaan bisa jadi variasi belajar bagi anak

1. Buku bacaan bisa jadi variasi belajar bagi anak
Pexels/Victoria Borodinova

Deputi Bidang Perlindungan Anak Kemen PPPA, Nahar mengatakan ketika anak harus tinggal di rumah dalam waktu yang lama mereka merasa tugas sekolah yang diberikan tidak sesuai dengan harapan dan bertanya-tanya mengapa tidak boleh bermain di luar. Posisi ketika anak mulai bosan di rumah ini lah yang harus diwaspadai.

Maka, cara-cara melalui dongeng dan komunikasi oleh orangtua yang bervariasi dengan penuh kehangatan bisa mengatasi kebosanan dan dampak buruk lainnya. Jadi, penggunaan buku bacaan yang membahas pandemi Covid-19 ini bisa menjadi variasi pembelajaraan anak di rumah, Ma. 

2. Bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami

2. Bahasa sederhana sehingga mudah dipahami
Pexels/Pixabay

Buku bacaan khusus anak-anak umumnya menggunakan bahasa sederhana atau cara berkomunikasi sehari-hari sehingga akan lebih mudah dipahami oleh buah hati, Ma. 

Misalnya dalam buku bacaan "Buku Kamu Pahlawanku: Cara-cara Anak Menghadapi Covid-19". Pada salah satu penggalan cerita terdapat dialog antara ibu dan anak. Pesan dalam cerita seperti ini tentu akan lebih mudah tersampaikan karena anak juga mengalami hal yang sama di kehidupannya.

Buku Kamu Pahlawanku merupakan adaptasi dari “My Hero is You”, sebuah buku cerita yang dikembangkan oleh Kelompok Ahli di Komite Antar – Lembaga untuk Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial (Interagency - Standing Committee on Mental Health and Psychososial Support Reference Group). 

Cerita ini terinspirasi dari respon lebih dari 1.700 anak, orangtua, pengasuh, dan guru dari seluruh dunia, termasuk Indonesia tentang bagaimana mereka mengatasi dampak Covid-19. Wah, menarik sekali bukan, Ma? 

3. Buku menjadi cara sederhana tetapi menarik

3. Buku menjadi cara sederhana tetapi menarik
Pexels/Julia M Cameron

Buku merupakan cara sederhana untuk memberi pengetahuan pada si Kecil karena buku memang telah menjadi media pembelajaran yang terkenal di seluruh dunia. 

Meskipun demikian, buku akan tetap menarik meskipun sudah banyak metode pembelajaran yang lebih canggih, seperti internet. 

Terlebih jika buku bacaan yang Mama gunakan memiliki gambar-gambar menarik sehingga menambah rasa antusias pada anak. 

Itu lah beberapa poin penting yang bisa Mama dapatkan saat memberi pemahaman tentang pandemi Covid-19 melalui buku pada si Kecil. 

Jika tertarik, Mama dapat mengunduh versi elektronik "Buku Kamu Pahlawanku" pada portal Kemen PPPA (www.kemenpppa.go.id) dan portal UNICEF Indonesia (https://www.unicef.org/indonesia/id/coronavirus/my-hero-is-you-storybook). 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.