Faktor Penyebab Kesehatan Mental dan Tips Mengatasinya pada Remaja

Faktor psikologis dan lingkungan dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya penyakit mental

19 Oktober 2021

Faktor Penyebab Kesehatan Mental Tips Mengatasi Remaja
Pexels/Pixabay

Gangguan kesehatan mental dapat mengacu dari berbagai kondisi pada kesehatan mental. Gangguan mental dapat mempengaruhi suasana dalam hati, pemikiran, ataupun tingkah laku. 

Beberapa gangguan mental yang sering terjadi adalah depresi, gangguan kecemasan, skizofrenia, perilaku adiktif, gangguan mulutnya.

Masalah kesehatan mental dapat terjadi sewaktu-waktu. Namun, masalah kesehatan mental akan menjadi penyakit mental apabila terdapat tanda dan gejala yang dapat mempengaruhi kinerjanya, sehingga ia pun akan mengalami stres

Orang yang menderita penyakit mental dapat menimbulkan berbagai masalah di kehidupannya. Pada kasus ini, cara penanganannya dapat menggunakan obat-obatan ataupun melakukan terapi.

Di Indonesia sendiri, penyakit mental ini masih terbilang cukup awam. Tidak heran bahwa orang yang menderita penyakit mental sering disebut dengan sebutan ‘orang gila’ maupun ‘sakit jiwa’. 

Sehingga, banyak dari para penderita mendapatkan berbagai perlakukan tidak baik. Seharusnya, orang yang menderita penyakit mental ini dapat diberi penanganan oleh orang profesional.

Menurut World Health Organization (WHO), terdapat sekitar satu dari lima anak-anak serta remaja yang memiliki gangguan mental. Sementara untuk orang dewasa, mempengaruhi sekitar satu dari empat orang di dunia.

Masalah kesehatan mental ini biasanya rawan terjadi pada remaja yang berada dibawah usia 14 tahun.

Berikut Popmama.com sudah merangkum faktor apa saja yang menjadi penyebab timbulnya gangguan mental serta bagaimana tips dan cara mengatasinya.

Simak penjelasannya, yuk!

Faktor yang menimbulkan terjadinya gangguan mental pada remaja

Faktor menimbulkan terjadi gangguan mental remaja
Pexels/Anastasia Shuraeva

Gangguan kesehatan mental dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari faktor genetik, psikologis, biologis, maupun dari faktor lingkungan. 

Biasanya penderita diawali dengan mengalami stres yang kemudian menjadi depresi. Berikut ini faktor-faktor yang menjadi penyebab timbulnya gangguan pada kesehatan mental, antara lain:

1. Ke-trigger dengan suatu hal, faktor yang menyebabkan kesehatan mental terganggu dapat terjadi karena terdapat pemicu. Pemicu ini dapat berbagai macam mulai dari pengalaman traumatis bahkan fobia

2. Faktor Agama, agama dan suku juga dapat menjadi hal yang memicu timbulnya gangguan mental. Hal ini biasanya terjadi di lingkungan yang mayoritas, sehingga bagi seseorang yang minoritas sering sekali dikucilkan dan dijauhi. Tentunya hal ini pun dapat terjadinya gangguan kesehatan mental.

3. Orientasi seksual, orientasi secara seksual juga dapat menjadi pemicu munculnya gangguan kesehatan mental. Hal ini terjadi apabila seseorang memiliki orientasi seksual yang dianggap aneh dan tidak biasa.

4. Traumatis/Kehilangan seseorang, pengalaman traumatis merupakan salah satu pemicu yang paling besar terhadap kesehatan mental. Pengalaman yang menyedihkan bahkan kehilangan seseorang dapat membuat jiwa menjadi kehilangan dan akhirnya menjadi pemicu timbulnya stres dan depresi.

5. Fobia, fobia juga dapat menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang mengalami gangguan kesehatan mental. Fobia yang terdapat di setiap orang sangat berbeda. Mulai dari takut ketinggian, air, hewan bahkan juga terdapat orang yang fobia terhadap buah.

Tips dan cara yang dapat dilakukan guna mengatasi kesehatan mental

Apabila anak mama mengalami gangguan kesehatan mental, maka perlu bagi Mama untuk memberikan perhatian ekstra kepada anak. 

Dengan adanya dukungan dari orang terdekat, terutama orang tua tentu akan membantu anak agar dapat mengurangi gangguan pada mentalnya. Berikut beberapa tips yang dapat Mama lakukan pada anak mama yang mengalami gangguan kesehatan mental.

Editors' Picks

1. Menerapkan parenting skills pada anak

1. Menerapkan parenting skills anak
Pexels/Ketut Subiyanto

Orang yang paling dekat dengan anak adalah orangtua. Orangtua sebagai orang pertama yang dikenal anak tentunya harus dapat memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak.

Banyak yang tidak mengetahui, faktor pemicu yang menimbulkan gangguan kesehatan mental selain faktor lingkungan adalah orangtua. Terkadang anak yang mendapatkan gangguan dari luar merasa sulit untuk menceritakannya kepada orangtua.

Hal ini karena terdapat beberapa faktor yang menimbulkan anak menjadi seperti ini. Maka dari itu, penting bagi orangtua untuk menerapkan parenting skill pada anak. Memberi perhatian, bertanya mengenai kegiatan merupakan salah satu langkah kecil yang dapat dilakukan pada anak. 

Anak yang mendapatkan perhatian lebih tentu merasa lebih dilindungi. Hal ini tentu dapat membuat anak menjadi pribadi yang lebih terbuka. 

Selain itu, beberapa faktor seperti memaksa atau melakukan perbandingan biasanya juga dapat membuat kesehatan mental anak terganggu.

Semua orang tentu memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Apabila anak dipaksa untuk melakukan sesuatu hal yang tidak ia sukai, tentunya membuat anak menjadi kesulitan serta tidak dapat mengembangkan keinginan dan bakat yang ia miliki.

2. Merangkul anak terutama dalam kesulitan

2. Merangkul anak terutama dalam kesulitan
Pexels/Zen Chung

Tidak cukup hanya memberi perhatian, orangtua juga harus merangkul anak terutama ketika ia berada di situasi yang sulit. Apabila perilaku anak berbeda dari biasanya, Mama perlu menanyakan hal tersebut.

Hal ini karena kita sebagai orangtua tidak tahu apa yang terjadi dan apa yang dilakukan anak di luaran sana. Beberapa tindakan seperti pembullyan kerap terjadi di masa sekolah. 

Tanpa disadari, anak dapat menjadi salah satu korban atau pelaku dari bullying. Maka dari itu penting untuk mengetahui alasan mengapa anak mendapatkan perilaku seperti itu.

Orangtua sebagai orang yang paling dekat dengan anak memiliki hak untuk dapat menegur anak apabila melakukan kesalahan, namun juga harus memberikan saran dan solusi agar anak tidak terus berputar dalam permasalahan tersebut.

Tuntunlah anak, serta ajaklah ia bercerita mengenai kesehariannya guna mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan seperti mengalami gangguan pada kesehatan mental.

Bantulah anak untuk dapat keluar dari permasalahan dan selalu memberikan semangat dan kasih sayang pada mereka.

3. Menjadi ruang aman di dalam keluarga

3. Menjadi ruang aman dalam keluarga
Pexels/Elina Fairytale

Keluarga menjadi tempat pertama yang seharusnya dicari anak ketika ia sedang berada dalam kesulitan tertentu. Memiliki keluarga yang harmonis tentu menjadi impian dari setiap orang.

Penting untuk membangun keluarga yang tentram dan harmonis. Hal ini karena faktor pemicu gangguan kesehatan mental dapat terjadi dari faktor psikologis.

Keluarga harus menjadi rumah dan ruang yang aman bagi anak. Tanpa disadari, anak dapat mengalami penyakit mental dari orang terdekat yaitu keluarga. Maka penting bagi orangtua agar dapat membantu anak dan bukan menjadi pemicu anak mengalami gangguan mental.

Banyak orangtua yang masih belum mengerti pentingnya kesehatan mental pada anak. Terkadang anak yang mengalami kesehatan mental tetap disalahkan oleh orangtua karena dianggap terlalu berlebihan.

Padahal tanpa disadari, dengan mengucapkan hal tersebut tentu akan membuat anak merasa semakin terluka dan takut untuk bercerita. Hal ini tentu akan membuat psikologis anak menjadi semakin terganggu.

4. Lakukan kebiasaan atau hal-hal baru

4. Lakukan kebiasaan atau hal-hal baru
Pexels/Kampus Production

Salah satu cara yang dapat Mama lakukan pada anak yang mengalami gangguan kesehatan mental adalah dengan mengajaknya untuk melakukan hal baru. 

Terlalu lama di rumah tentu membuat anak menjadi semakin stres dan terus menerus memikirkan masalahnya. Selain bercerita dan mendengar keluh kesahnya, cobalah mengajak anak untuk berjalan-jalan atau sekedar piknik kecil-kecilan.

Hal ini tentu akan membuat anak menjadi sedikit lebih baik sehingga mereka dapat melupakan masalah yang mereka hadapi. Selain itu, Mama juga dapat mengajak anak untuk sekedar berolahraga bersama.

Tidak perlu melakukan berbagai macam olahraga yang berat, sekedar berlari atau jalan sore juga dapat menjadi pilihan yang dapat Mama ambil.

5. Konsultasi pada orang profesional

5. Konsultasi orang profesional
Dok. Popmama/Chania

Apabila segala macam cara sudah Mama coba lakukan untuk membuat kesehatan mental anak menjadi berkurang, maka Mama harus membawa anak untuk menemui psikolog ataupun psikiater.

Langkah ini merupakan hal yang tepat karena tentunya akan membantu anak menjadi lebih baik. Membawa anak ke psikolog bukan berarti anak menjadi orang gila, namun terdapat mental dan psikologisnya yang terganggu dan harus segera diobati.

Anak-anak yang kerap tidak mendapatkan pertolongan psikolog akan membuat gangguan mentalnya menjadi lebih parah.

Tentunya hal ini sangat berbahaya bagi anak. Tidak jarang dari mereka ada yang akhirnya menyalahkan diri sendiri bahkan ada yang kemudian memilih untuk mengakhiri hidupnya. 

“Jangan anggap anak punya isu, tapi anggapnya tuh kita orangtua dan anak sama sama ke psikolog untuk saling belajar, karena kan gak ada pendidikan resmi menjadi orangtua yang baik atau pendidikan resmi menjadi kakak yang baik,” jelas Scott Alfaz selaku founder dari Hayvee pada Rabu (13/10/2021)

Untuk menghindari hal ini tentu sangat penting untuk membawa anak pada orang yang profesional sehingga dapat membantu anak sembuh dan menjadi lebih baik lagi.

Nah, itulah berbagai faktor yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental beserta tips cara mengatasinya yang perlu Mama ketahui.

Mengalami gangguan kesehatan mental dapat berbahaya bagi orang yang mengalaminya. Maka dari itu sangat penting bagi orangtua agar selalu memperhatikan sang anak.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.