Jangan Dilarang, Ini Manfaat Buat Anak dari Mengunyah Permen Karet

Mengunyah permen karet memberikan manfaat untuk anak mama. Apa sih manfaatnya?

13 Juli 2018

Jangan Dilarang, Ini Manfaat Buat Anak dari Mengunyah Permen Karet
Freepik/asier_relampagoestudio

Mama tipe orangtua yang memperbolehkan anak memakan permen karet atau justru melarangnya nih?

Terkadang orangtua yang melarang atau tidak memperbolehkan Si Anak mengonsumsi permen karet biasanya karena takut tertelan. Padahal jika Si Anak diberitahu cara makan permen karet yang benar pasti tidak akan sampai tertelan. 

Memperbolehkan mengunyah permen karet sebagai camilan sebenarnya juga bisa mengurangi kebiasaan buruk Si Anak seperti mengigit kuku atau menghisap jempol tangan.  

Tak hanya itu, anak-anak yang rutin mengunyah permen karet ternyata punya banyak manfaat lain lho. Penasaran apa saja?

Kali ini Popmama.com sudah merangkum beberapa manfaat dari mengunyah permen karet. 

1. Memperbaiki kebiasaan makan

1. Memperbaiki kebiasaan makan
Freepik

Penyakit obesitas terkadang tidak pandang usia lho, Ma. Orang dewasa bahkan anak-anak pun bisa mengalami obesitas. Apalagi kalau Si Anak di rumah sering sekali ngemil dan sulit sekali untuk diminta berhenti. 

Saat anak-anak di rumah mulai mengalami kenaikan berat badan karena terlalu banyak makan, mungkin ini saatnya Mama mulai menerapkan alternatif cara untuk mencegah terjadinya obesitas pada Si Anak.

Salah satu cara yang bisa Mama coba yaitu dengan memberikan permen karet sebagai camilan Si Anak di rumah. Permen karet termasuk salah satu jenis camilan yang rendah kalori, sehingga cocok untuk orang yang sedang menjalani program diet. 

Si Anak yang mulai lebih sering mengunyah permen karet akan mulai jarang memasukan makanan lain ke mulutnya. Dengan kesibukan barunya yang mengunyah permen karet tentu membantu Si Anak untuk menurunkan berat badannya nih, Ma. 

2. Membantu menyegarkan pernapasan

2. Membantu menyegarkan pernapasan
Pexels/rawpixel.com

Kalau yang ini pasti Mama pasti sudah sering mendengarnya, ya. 

Mengunyah permen karet akan membantu Si Anak untuk menghilangkan bau mulut. Biasanya bau tidak sedap ini terjadi karena menumpuknya bakteri di dalam mulut. 

Dengan mengonsumsi permen karet, penapasan Si Anak akan lebih segar. Selain itu, mengunyah permen karet dapat mematikan bakteri yang bersembunyi di dalam mulut. 

Masalah ini bisa diatasi karena adanya produksi air liur saat mengunyah permen karet, sehingga kondisi mulut selalu dalam keadaan basah. Kondisi seperti ini akan membantu kondisi mulut Si Anak dalam menghambat perkembangan bakteri. 

3. Meredakan mulut kering

3. Meredakan mulut kering
Freepik

Manfaat lain dari permen karet yang dikunyah Si Anak akan membantu meredakan mulut kering lho, Ma. 

Permen karet tanpa disadari akan membantu ketidaknyamanan Si Anak saat mulutnya kering. Ini dikarenakan mengunyah permen karet tanpa gula akan merangsang produksi air liur di dalam mulut. Produk air liur ini bahkan mencapai 10 kali lipat dari biasanya. 

Dengan produksi air liur yang cukup banyak tentu akan membantu mengatasi mulut yang kering. 

Editors' Picks

4. Menurunkan tingkat stres

4. Menurunkan tingkat stres
Freepik/asier_relampagoestudio

Anak-anak itu juga bisa merasa stres lho, meskipun usianya belum dewasa. Stres pada anak-anak biasanya dikarenakan tugas sekolah yang banyak, masalah dengan lingkungan pertemanan atau mungkin pusing karena terus dimarahi Mama di rumah. 

Saat Si Anak terlihat murung dan seolah terlihat punya banyak masalah, Mama bisa membantu memberikan permen karet sebagai cara untuk menurunkan tingkat stresnya. 

Dengan membiasakan diri mengunyah permen karet, Si Anak bisa menenangkan pikirannya sejenak dari masalah-masalah yang sedang dialaminya.  Ini dikarenakan permen karet mampu menurunkan kadar hormon kortisol yang dapat memicu tingkat stres. 

5. Mengurangi kebiasaan buruk

5. Mengurangi kebiasaan buruk
Freepik

Anak Mama di rumah sering punya kebiasaan buruk gak nih, misalnya sering menggigit kuku sendiri?

Membiarkan Si Anak punya kebiasaan buruk ini tanpa menasehatinya justru akan membuat dirinya semakin terbiasa lho. Hal terburuk lainnya, Si Anak bisa membawa kebiasaan buruk ini hingga dewasa. 

Sebelum kebiasaan buruk ini selalu menempel pada Si Anak, Mama harus bisa menghentikannya ya. Salah satu alternatif yang bisa Mama lakukan yaitu dengan memberikan camilan untuk menghentikan kebiasaan buruknya seperti permen karet. 

Yuk Ma, memperkenalkan Si Anak permen karet sebagai camilan!
 

6. Mencegah terjadinya gangguan pendengaran

6. Mencegah terjadi gangguan pendengaran
Pexels/Daria Shevtsova

Mama suka mengajak Si Anak berpergian atau sekedar berlibur nggak nih? 

Biasanya saat berlibur menggunakan pesawat, telinga akan merasa sakit. Ini dikarenakan perubahan tekanan udara saat melakukan penerbangan dan pendaratan, sehingga terkadang membuat Si Anak merasa tidak nyaman. 

Untuk mengatasi masalah yang satu ini, Mama bisa lho mengajak Si Anak untuk mengunyah permen karet bersama. Dengan mengunyah permen karet, produksi air liur akan meningkat sehingga Si Anak banyak melakukan gerakan mengunyah permen karet dan menelan air liur. 

Proses mengunyah permen karet dan menelan air liur ini akan menyamakan tekanan udara pada telinga, sehingga mencegah terjadinya gangguan pendengaran. 
 

7. Menjaga kesehatan gigi dan mulut

7. Menjaga kesehatan gigi mulut
Pixabay/GiselaFotografie

Sebuah penelitian mengatakan bahwa mengunyah permen karet yang bebas gula dapat mencegah gigi berlubang. Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, setidaknya anak-anak perlu mengunyah permen karet secara rutin sekitar 20 menit. Ini akan membantu produksi saliva atau air liur. 

Meningkatnya produksi air liur di dalam mulut secara efektif akan membantu menyingkirkan bakteri yang ada di dalam gigi. Selain mencegah dengan cara menyikat gigi secara teratur, mengunyah permen karet bebas gula juga akan membantu mencegah kerusakan pada gigi. 

Saat Mama mengizinkan Si Anak mengunyah permen karet akan membantu dalam mengurangi potensi gigi berlubang, penumpukan plak hingga mengalami radang pada gusi.
 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;