9 Cara Mengatasi Kram Menstruasi pada Remaja Perempuan

Kram atau nyeri saat menstruasi bisa mengganggu aktivitas anak sehari-hari

28 Februari 2021

9 Cara Mengatasi Kram Menstruasi Remaja Perempuan
Freepik/Kwanchaichaiudom

Kram atau nyeri perut seringkali memengaruhi banyak remaja perempuan sebelum dan selama menstruasi. Sementara beberapa anak hanya mengalami kram ringan, sebagian lainnya tidak seberuntung itu.

Dalam beberapa kasus, rasa sakit akibat kram menstruasi dapat menjadi sangat parah dan sangat mengganggu kehidupan sehari-hari anak, seperti sekolah.

Jika nyeri haid membuat anak tidak nyaman setiap bulan, ada beberapa langkah yang dapat Mama lakukan untuk membantu mengatasinya. Berikut ini Popmama.com akan membahas 9 pengobatan rumahan yang terbukti dapat meredakan ketidaknyamanan anak saat menstruasi.

Yuk simak informasinya di bawah ini!

1. Gunakan bantal panas atau koyo

1. Gunakan bantal panas atau koyo
Freepik/User6739663

Menggunakan koyo atau bantal panas di perut anak dapat membantu mengendurkan otot-otot rahimnya. Otot-otot inilah yang menyebabkan nyeri ketika menstruasi. Panas juga bisa meningkatkan sirkulasi di perutnya, yang bisa mengurangi rasa sakit.

Dilansir dari Healthline.com, menurut sebuah studi tahun 2004, memakai bantal panas untuk kram sebenarnya lebih efektif daripada menggunakan obat pereda nyeri, seperti acetaminophen.

Selain efektif meredakan nyeri dan kram, penelitian juga menunjukkan bahwa partisipan yang menggunakan koyo panas memiliki lebih sedikit kelelahan dan perubahan suasana hati. Mama dapat menemukan koyo panas perut di toko obat terdekat atau secara online.

Koyo juga sangat mudah digunakan, cukup lepas kertas di belakangnya dan tempelkan di perut anak. Namun pastikan untuk memilih koyo dengan tingkat panas yang nyaman untuk anak, untuk memastikan koyo yang tidak terlalu panas dikulitnya.

Menggunakan botol air panas tidak nyaman digunakan sebagai penghangat perut. Tetapi itu adalah pilihan yang baik jika anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan tidak mau terlalu banyak bergerak.

2. Pijat perut anak dengan minyak esensial

2. Pijat perut anak minyak esensial
Freepik/Yanadjana

Penelitian menunjukkan bahwa beberapa minyak esensial dapat membantu meringankan kram menstruasi saat dipijat ke perut, terutama jika digunakan dalam campuran minyak.

Beberapa minyak memiliki kemampuan yang paling efektif untuk meningkatkan sirkulasi sehingga mengurangi kram menstruasi. Berikut adalah beberapa minyak esensial yang baik untuk mengatasi nyeri menstruasi:

  • Lavender
  • Sage
  • Mawar
  • Marjoram
  • Kayu manis
  • Cengkeh

Mama dapat menemukan minyak esensial di internet, atau di apotek. Namun, sebelum menggunakan minyak esensial, Mama sebaiknya mencampurkannya dengan minyak pembawa, seperti minyak kelapa atau minyak jojoba.

Minyak pembawa bekerja dengan "membawa" minyak esensial ke kulit anak dengan aman, dan membantu menyebarkan minyak ke area yang luas. Setelah campuran minyak siap digunakan, gosokkan beberapa tetes di antara kedua tangan dan pijat perut anak dengan lembut.

Para ahli mengatakan memijat dengan gerakan melingkar selama lima menit sehari sebelum dan selama menstruasi dapat membantu mengurangi kram dan meningkatkan sirkulasi di perut.

3. Minum lebih banyak air bisa meredakan nyeri perut

3. Minum lebih banyak air bisa meredakan nyeri perut
Freepik/Oigafeo

Kram menstruasi dapat diatasi dengan minum lebih banyak air. Biasakan minum enam hingga delapan gelas air setiap hari, terutama selama menstruasi. Mama juga bisa tambahkan sedikit daun mint atau irisan lemon agar lebih segar.

Namun, jika anak kurang menyukai rasa air putih, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menambah asupan cairannya. Mulailah dengan memberikan anak segelas infused water dengan buah pertama kali setelah ia bangun di pagi hari.

Kemudian buatlah satu teko berisi mentimun, mint, atau air lemon untuk diminum sepanjang hari. Tetap terhidrasi dengan baik tidak hanya baik untuk mengatasi kram anak, tetapi juga untuk menjaga kesehatan anak secara keseluruhan.

Editors' Picks

4. Mengonsumsi makanan yang sehat dan hindari makanan tertentu

4. Mengonsumsi makanan sehat hindari makanan tertentu
Freepik/Igorartmd

Anak mungkin ingin menikmati makanan berlemak, manis, atau asin saat menstruasi, tetapi makanan ini bukan solusi terbaik. Makanan antiradang seperti ceri, blueberry, labu, tomat, dan paprika adalah pilihan yang baik.

Ikan air dingin yang tinggi asam lemak omega-3 juga merupakan pilihan yang sehat. Makan lebih banyak kacang kaya kalsium, almond, dan sayuran berdaun hijau gelap. Makanan ini mengandung senyawa yang melawan peradangan.

Dilansir dari Onhealth.com, beberapa perempuan melaporkan bahwa makan dengan cara ini dapat membantu meringankan nyeri haid dan meningkatkan kesehatan. Jika anak mengalami ketidaknyamanan menstruasi setiap bulan, cobalah untuk menghindari makanan tertentu.

Seperti hindari makanan tepung putih olahan termasuk gula, roti, dan pasta. Hindari asam lemak trans yang paling sering ditemukan dalam makanan junk food seperti kentang goreng, kue, onion ring, keripik, dan margarin.

Makanan tersebut meningkatkan peradangan dan dapat mendorong nyeri haid anak. Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa mengurangi asupan lemak berbahaya juga dapat membantu meredakan menstruasi yang menyakitkan.

5. Memberikan anak teh kamomil

5. Memberikan anak teh kamomil
Freepik/8photo

Memberikan teh kamomil juga dapat membantu mengurangi kram saat anak menstruasi. Teh kamomil penuh dengan zat antiinflamasi yang menghambat prostaglandin. Prostaglandin ini diproduksi oleh sel-sel di endometrium rahim.

Sel-sel tersebut kemudian melepaskan prostaglandin selama masa menstruasi, yang akhirnya memicu kontraksi otot rahim, nyeri, dan kram. Prostaglandin dalam aliran darah juga menyebabkan mual, muntah, diare, dan sakit kepala selama periode menstruasi.

Teh kamomil merupakan salah satu jenis teh yang tidak memiliki kandungan kafein di dalamnya. 

Memberikan teh kamomil pada anak dapat membantu menghambat prostaglandin penyebab nyeri dan meningkatkan aliran menstruasi untuk meredakan gejala menstruasi.

6. Hindari minuman dengan kadar kafein yang tinggi

6. Hindari minuman kadar kafein tinggi
Freepik/Rawpixel-com

Menghilangkan kafein bisa membantu anak meredakan nyeri haid. Kafein tersedia dalam berbagai bentuk termasuk kopi, teh, soda, coklat, dan minuman energi.

Jika anak mengonsumsi salah satu minuman kafein setiap hari, Mama mungkin perlu mengurangi asupannya secara perlahan untuk menghindari gejala nyari saat menstruasi.

Sebagai gantinya, cobalah untuk membuat smoothie yang diisi dengan sayuran hijau kaya antioksidan, beri, dan bubuk protein. Nutrisi akan memberi anak rasa kenyamanan dibutuhkan tanpa rasa sakit, yang meningkatkan energinya sama seperti ketika minum kafein.

7. Mandi air hangat untuk meredakan nyeri dan mengendurkan otot yang tegang

7. Mandi air hangat meredakan nyeri mengendurkan otot tegang
Freepik

Mandi air hangat mungkin satu-satunya hal yang anak butuhkan untuk meredakan nyeri dan mengendurkan otot yang tegang. Mama bisa mengatasi nyeri perut anak dengan menambahkan busa atau minyak esensial di bathtub atau bak mandi.

Mandi di malam hari adalah aktivitas yang baik untuk membantu anak beristirahat dan tidur lebih nyenyak. Namun jika tidak memiliki bathub di rumah, mandi air hangat dengan menggunakan shower dapat menghasilkan manfaat yang sama, serta mengurangi nyeri panggul dan gejala lainnya.

8. Mengajak anak untuk latihan aerobik dengan intensitas rendah hingga sedang

8. Mengajak anak latihan aerobik intensitas rendah hingga sedang
Freepik

Dilansir dari Healthline.com, menurut penelitian terbaru, latihan aerobik dengan intensitas rendah hingga sedang dapat membantu mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh kram menstruasi.

Dalam studi ini, para ilmuwan menemukan bahwa perempuan yang melakukan latihan aerobik selama 30 menit tiga hari seminggu, selama delapan minggu, menunjukkan penurunan signifikan pada kram menstruasi.

Untuk menyesuaikan latihan aerobik ke dalam rutinitas anak, pertimbangkan untuk mengajak anak bersepeda atau jalan cepat setiap pagi, menari mengikuti irama favorit, atau berolahraga yang anak sukai.

9. Memberikan suplemen makanan dengan kandungan tertentu

9. Memberikan suplemen makanan kandungan tertentu
Freepik/Yanadjana

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berbagai jenis suplemen makanan dapat membantu mengurangi kram menstruasi, meskipun cara kerjanya belum diketahui secara pasti. Beberapa suplemen yang kemungkinan dapat membantu mengurangi nyeri haid, yaitu:

  • Kalsium
  • Vitamin B6, B1, Vitamin E, dan Vitamin D, ditambah magnesium dan zinc
  • Vitamin B12 dan minyak ikan

Mama dapat menemukan suplemen makanan dengan kandungan di atas di toko obat terdekat atau di internet. Gunakan sesuai petunjuk, atau bicarakan dengan dokter jika anak sedang mengonsumsi obat lain, karena mungkin obat yang dikonsumsi anak dapat berinteraksi dengan suplemen.

Kram menstruasi sangat umum terjadi pada anak remaja, tetapi ada kalanya kram dan nyeri bisa sangat mengganggu kehidupan anak sehari-hari. Untungnya, ada beberapa langkah yang dapat Mama lakukan untuk membantu meringankan rasa sakit dan ketidaknyamanan anak yang disebabkan oleh kram yang mengganggu.

Namun, jika rasa sakit tidak kunjung hilang setelah beberapa hari, atau sangat ekstrem sehingga anak kesulitan bangun dari tempat tidur, pastikan untuk menghubungi dokter secepatnya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.