Cara Tepat Mengarahkan Potensi Positif dari Anak yang Narsis

Mengarahkan potensi dengan tepat akan berdampak positif untuk masa depannya. Cek ulasannya ya, Ma!

7 Juli 2018

Cara Tepat Mengarahkan Potensi Positif dari Anak Narsis
Freepik/ nensuria

Seiring dengan perkembangan zaman, bukanlah hal yang lumrah lagi jika anak mama saat ini bergantung pada gadget, baik berupa smartphone maupun tablet. Ada beberapa fitur yang dapat membuat anak mama ketergantungan terhadap gadget.

Salah satunya adalah fitur games yang dapat mereka mainkan kapanpun dan dimanapun, fitur video untuk menonton kartun-kartun lucu, atau bahkan fitur kamera untuk menyalurkan sifat narsisnya melalui foto selfie.

Hhmm… sebenarnya hal-hal yang dilakukan oleh anak mama dengan gadgetnya merupakan hal negative atau positif sih Ma?

Nah, kali ini Popmama.com akan mengulas mengenai sifat narsis pada anak yang dapat Mama olah sebagai potensi positif bagi mereka.

Penasaran? Yuk simak artikel dibawah ini!

1. Beri mereka semangat

1. Beri mereka semangat
Freepik/ katemangostar

Setelah Mama mengetahui potensi yang dimiliki oleh anak mama, maka jangan biarkan mereka menggunakan sifat narsisnya untuk hal yang negatif ya, Ma!

Mama bisa mulai berikan mereka semangat melalui pujian yang Mama lontarkan kepada mereka. Namun perlu diingat, Mama juga harus mengarahkan mereka untuk terus mengembangkan potensi yang mereka miliki.

Jangan biarkan potensi mereka terbuang sia-sia ya, Ma! Dukung terus, jangan patahkan semangat mereka Ma!

2. Narsis bukan sombong

2. Narsis bukan sombong
Freepik/ peoplecreations

Biasanya anak yang cenderung memiliki sifat narsis, mereka juga memiliki sifat yang sedikit sombong. Hhmm… apakah anak mama juga seperti itu? Kalau iya, lebih baik segera peringati mereka ya, Ma!

Tidak harus memperingatinya dengan keras, Mama bisa perlahan jelaskan kepada mereka bahwa hal tersebut merupakan hal yang tidak baik.

Selain itu, mama bisa bimbing anak mama untuk menjadi individu yang rendah hati dengan cara memperluas pergaulan mereka dari segala lapisan.

3. Fasilitasi kebutuhannya

3. Fasilitasi kebutuhannya
Freepik/ senivpetro

Sebagai anak yag narsis, pastinya kamera merupakan benda yang sangat mereka sukai kan, Ma?

Nah, Mama bisa lho menggunakan kamera yang mumpuni untuk menangkap momen-momen narsisnya. Dengan begitu, Mama bisa langsung upload foto meraka ke Instagram ataupun Facebook.

Hhmm… siapa tahu mereka bisa menjadi selebgram nantinya ya, Ma!

Editors' Picks

4. Arahkan bakatnya melalui kursus

4. Arahkan bakat melalui kursus
Freepik/ tirachard

Kalau memang ternyata semakin lama anak mama tumbuh menjadi anak yang photogenic, tidak ada salahnya lho, Ma jika memasukannya ke kursus modelling.

Hhmm... terdengar menarik bukan, Ma?

Selain untuk menyalurkan bakatnya, anak mama juga nantinya bisa mendapatkan penghasilan sendiri dari bakat serta potensi yang mereka miliki, lho!

Asyik ya, Ma!

5. Bimbing ke jalur yang tepat

5. Bimbing ke jalur tepat
Freepik/ jcomp

Jika Mama merasa anak mama sedikit keluar dari jalur yang tepat, tidak ada salahnya lho, Ma jika Mama mengingatkan dan membimbing mereka untuk stay on track.

Mengingat umurnya yang masih dalam kontrol, Mama wajib mengarahkan mereka untuk tetap mematuhi norma yang berlaku.

So, watch them carefully ya, Ma!

6. Awasi tanpa mengekang

6. Awasi tanpa mengekang
Freepik/ asier_relampagoestudio

Tidak hanya orang dewasa saja lho, Ma yang tidak suka dengan pengekangan, anak-anak juga tidak suka untuk di kekang. Mama bisa ingatkan mereka tanpa harus terkesan mengekang ataupun menghakimi.

Dengan sentuhan lembut dan cara-cara yang halus, mama bisa menjelaskan ke mereka mengenai hal yang tidak sepatutnya mereka perbuat. Mama berhak untuk mendidik anak mama untuk menjadi pribadi yang lebih baik, bukan?

7. Be happy with your kids!

7. Be happy with your kids
Freepik/ prostooleh

Last but not least, be happy with your kids ya, Ma!

Setelah semua yang sudah Mama lakukan untuk mengarahkan dan membimbing anak mama menuju potensi positif yang mereka miliki, tidak ada salahnya bagi Mama untuk bersenang-senang dengan mereka.

Jangan biarkan mereka terfokus dengan hal-hal yang itu-itu saja karena mereka akan cepat bosan. Mama bisa selingi kegiatan mereka dengan hal positif lainnya tanpa menggantikan potensi utama yang mereka miliki.

Memasak bersama mereka sepertinya ide yang bagus ya, Ma?

Well, itulah 7 kegiatan yang dapat Mama lakukan untuk mengarahkan sifat narsis mereka menjadi potensi positif bagi anak mama.

Selamat mencoba ya, Ma!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!