Mulai Beraktivitas? Berikan 7 Makanan Penambah Energi untuk Anak

Makanan ini dijamin membuat si Kecil dapat beraktivitas jauh baik

7 Januari 2021

Mulai Beraktivitas Berikan 7 Makanan Penambah Energi Anak
Freepik/prostooleh

Entah ketika berlibur atau di hari-hari sekolahnya, anak mama selalu membutuhkan energi dalam jumlah yang cukup. Energi ini dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan berbagai aktivitas seperti belajar juga bermain dengan lebih baik.

Di samping itu, energi tubuh yang tercukupi juga akan membuatnya jadi lebih semangat dan tidak mudah mengantuk. 

Faktanya, setiap organ tubuh kita selalu membutuhkan energi agar dapat bekerja dengan baik. Energi ini sendiri diperoleh dari makanan dan minuman yang diolah oleh tubuh melalui proses metabolisme. 

Meskipun pada dasarnya energi dapat diperoleh dari makanan, namun anak-anak tetap tidak boleh memilih jenis yang salah. Kandungan karbohidrat yang tinggi dalam beberapa makanan akan membuat tubuh terasa malas juga lemas. 

Pada kesempatan ini, Popmama.com mau berbagi infomasi penting mengenai makanan-makanan sumber energi untuk anak-anak. Berikan makanan ini agar membuat anakmu siap beraktivitas sepanjang hari.

Yuk simak, 7 makanan penambah energi untuk anak di bawah ini.

1. Pisang

1. Pisang
Unsplash/Louis Hansel

Pada dasarnya, pisang memang dikenal sebagai buah yang penuh manfaat. Termasuk sebagai sumber energi yang baik bagi tubuh anakmu. 

Pisang dikenal sebagai sumber kalium yang tinggi. Dalam satu buah pisang berukuran sedang terdapat sekitar 425 mg kalium. Zat kalium sendiri dikenal sebagai sumber energi yang baik. 

Mengonsumsi pisang dapat membantu meningkatkan energi untuk beraktivitas, termasuk membuat perut terasa lebih kenyang. Ini tentu menghindarkan anak mama dari rasa lemas akibat perutnya yang terasa lapar.

2. Ikan dengan lemak tinggi

2. Ikan lemak tinggi
Freepik

Mungkin kita lebih mengetahui ikan sebagai makanan yang dapat membantu menigkatkan daya ingat anak. Lebih dari itu, ikan juga ternyata bermanfaat sebagai penyedia energi bagi tubuh si Anak. 

Melansir dari redbookmag.com, ikan dengan lemak tinggi seperti ikan tuna, salmon, sarden, dan kembung dapat meningkatkan energi dalam tubuh. Kandungan protein yang baik di dalamnya membantu melancarkan gula darah (yang membantu anak tidak mudah kelelahan) juga membuat anak-anak tetap merasa kenyang.

Tidak hanya itu, kandungan minyak omega 3 dalam ikan berlemak tinggi juga dapat membantu meningkatkan daya fokus dan konsentrasi anak-anak.

Editors' Picks

3. Telur

3. Telur
Unsplash/Natalie Rhea Riggs

Makanan satu ini termasuk sebagai makanan yang paling sering kamu jumpai, mulai dari makanan berat, roti dan kue, sampai pada camilan ringan sekalipun. Namun, tahukah Mama bahwa telur juga merupakan makanan sumber energi yang baik.

Telur merupakan makanan yang kaya akan protein, dan kita semua tahu bahwa protein membantu membangun otot dan membuat tubuh merasa lebih kenyang. Mama dapat mmeberikan energi yang cukup pada anak-anak melalui telur. 

Telur sendiri dapat diolah menjadi berbagai makanan yang enak dan juga sehat. Berbagai pilihan menu dari telur membuat si Anak tidak akan bosan mengonsumsi makanan berenergi yang satu ini. 

4. Keju

4. Keju
Freepik/jcomp

Tidak jauh berbeda dari telur, keju juga merupakan makanan yang kaya akan protein. Terdapat sekitar 5 sampai 9 gram protein di dalam setiap penyajian 1 ons keju. 

Protein merupakan pemasok energi yang cukup bagi tubuh si Kecil, sekitar 4 kalori per gramnya. Protein juga membantu pertumbuhan otot, tulang, kulit, dan rambut. 

Mengonsumsi protein bersamaan dengan makanan lain seperti buah akan membuat si Kecil tidak hanya memperoleh sumber energi bagi tubuhnya, namun juga vitamin dan serat. Ini manjadikan tubuhnya lebih berenergi dan penuh semangat.

5. Buah apel

5. Buah apel
Freepik/azerbaijan_stockers

Tahukah Mama jika apel termasuk salah satu buah penghasil karbohidrat yang baik? Faktanya, pada apel berukuran sedang terkandung sekitar 14 gram karbohidrat. 

Zat karbohidrat pada apel ini akan memenuhi kebutuhan energi anak untuk beraktivitas sehari-hari. Tidak cukup sampai di situ, apel juga memberikan kandungan zat lain yang juga bermanfaat, mulai dari serat, vitamin, dan flavonoid. 

Gula dan serat alami pada apel dapat membuat tubuh melepas energi lebih lambat. Antioksidan pada apel juga dapat memperlambat pencernaan karbohidrat sehingga energi yang dikeluarkan lebih terjaga untuk waktu yang lama.

6. Bit

6. Bit
Pixabay/Pompi

Kenalkah Mama dengan makanan umbi-umbian yang satu ini? Bit merupakan makanan berkhasiat dengan banyak manfaat, mulai dari penggunaan untuk pengobatan sampai menjadi makanan yang penuh energi. Bit sangat dikenal dengan kemampuannya meningkatkan energi dan stamina.

Melansir dari healthline.com, terdapat sejumlah penelitian yang membuktikan bahwa bit mengandung nitrat yang berguna untuk meningkatkan produksi oksida nitrat dan meningkatkan darah. Ini akan melancarkan pengiriman oksiden di setiap bagian tubuh sehingga meningkatkan energi untuk beraktivitas. 

Tidak hanya itu, bit juga dikenal kaya akan serat, karbohidrat, dan gula yang berperan untuk menambah pasokan energi dalam tubuh. 

7. Goji beri

7. Goji beri
Freepik

Makanan terakhir yang merupakan sumber energi yang baik ialah goji beri. Makanan ini sering digunakan dalam pengobatan khas Cina karena manfaatnya yang beragam. 

Goji beri memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Kandungan ini memperlancar peredaran darah dan penyebaran oksigen di dalam tubuh si Anak. Membuatnya memiliki energi yang cukup, terutama ketika anak melakukan aktivitas fisik. 

Buah beri yang satu ini juga dilengkapi dengan vitamin, mineral, dan serat. Kandungan serat ini membantu tubuh mengeluarkan energi lebih lambat, sehingga memungkinkannya menyimpan dalam jangka waktu yang lama. 

Tetap perhatikan asupan makanan si Anak dengan baik ya, Ma! Berikan makanan-makanan sumber energi ini agar membuatnya tetap bersemangat dan berenergi ketika beraktivitas. 

Itulah 7 sumber makanan penambah energi untuk anak. Bisa jadi pilihan untuk konsumsi sehari-hari ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.