Kisah Nabi Kaum Luth Berpasangan dengan Sejenis, Sekarang Disebut LGBT

LGBT kembali hangat diperbincangkan, coba edukasi anak melalui sejarahnya yuk, Ma!

14 Mei 2022

Kisah Nabi Kaum Luth Berpasangan Sejenis, Sekarang Disebut LGBT
Youtube.com/ Kisah Islami

Kisah LGBT dimulai sejak zaman Nabi Luth. Saat itu, ada sekelompok masyarakat atau kaum yang hidup di kota Sodom yang berada di sebelah Selatan Laut Mati, di perbatasan antara Palestina dan Yordania.

Saat itu, semua penduduk di kota tersebut tidak ragu dan malu untuk melakukan LGBT atau hubungan sesama jenis, lesbian dan homoseksual. Semuanya menunjukkan perilaku tersebut secara terang-terangan. 

Perbuatan ini menyimpang dari ajaran Allah SWT. Maka dari itu, Allah mengutus Nabi Luth untuk pergi ke kota Sodom dan berdakwah agar semua masyarakat di sana kembali ke jalan Allah SWT dengan meninggalkan perilaku yang dilarang Allah SWT, termasuk LGBT.

Hal tersebut tidaklah mudah. Nabi Luth memiliki banyak tantangan karena penolakan dari masyarakat kota Sodom. Namun, ia tak kenal lelah dan terus berjuang agar semua masyarakat di sana dapat kembali beriman kepada Allah SWT. 

Untuk mengetahui kisah selengkapnya, berikut ini Popmama.com telah merangkum  cerita kisah kaum Nabi Luth yang berpasangan sesama jenis dan mendapat azab dari Allah SWT. Simak dan beritahu anak yuk, Ma! 

Editors' Picks

1. Hubungan sesama jenis atau LGBT kembali Ramai diperbincangkan setelah Deddy Corbuzier mengundang pasangan gay ke podcastnya

1. Hubungan sesama jenis atau LGBT kembali Ramai diperbincangkan setelah Deddy Corbuzier mengundang pasangan gay ke podcastnya
Youtube.com/Deddy Corbuzier

Setelah diangkat menjadi nabi, Luth diperintahkan oleh Allah SWT untuk menetap di kota Sodom. Di sana, ia ditugaskan untuk menyerukan kebenaran dengan menyadarkan orang-orang Sodom untuk bertaubat, kembali menyembah Allah SWT dan menjauhi segala larangannya termasuk menyukai sesama jenis/LGBT, homoseksual dan lesbian.

Kala itu, orang-orang di kota Sodom menjadi kaum atau golongan pertama yang melakukan hubungan sesama jenis. 

Di sana LGBT menjadi hal yang benar-benar lumrah. Buktinya, semua masyarakat terlibat dan tidak terlihat malu melakukannya di tempat umum. Parahnya, mereka malah bangga melakukan hal tersebut. Hal ini tentu menjadi tantangan besar untuk Nabi Luth dalam menyuarakan kebenaran. 

Selain permasalahan LGBT, kaum Sodom juga tidak beragama, tidak manusiawi, dan tidak memiliki rasa belas kasihan sedikitpun. Mereka kerap melakukan kekerasan, pencurian, korupsi, penindasan, hingga pembunuhan. 

Kerusakan moral dan akhlak kaum Sodom ini tidak membuat semangat Nabi Luth luntur untuk mengubah orang-orang Sodom menjadi hamba Allah SWT yang beriman.

Cibiran dan Hinaan untuk Nabi Luth serta azab untuk masyarakat kaum Sodom

Cibiran Hinaan Nabi Luth serta azab masyarakat kaum Sodom
Youtube.com/ Kisah Islami

Kalaupun tidak mudah untuk mengajak kaum Sodom menjadi pengikutnya, namun Nabi Luth tidak menyerah sedikit pun. Ia terus berdakwah mengajarkan kebaikan dan mengingatkan hal-hal apa saja yang dilarang oleh Allah SWT. 

Dalam dakwahnya, ia pun terus mengingatkan jika Allah akan memberikan hukuman bagi manusia yang terus melakukan hal yang dilarang Allah SWT, termasuk LGBT.

Kemudian, perjalanan dakwah Nabi Luth semakin berat, kala ia mendapat cibiran dan ancaman dari masyarakat di kota Sodom. Ia terancam untuk di usir dari kota tersebut. 

"Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura menyucikan diri." (QS Al-A'raf ayat 82). 

Hal-hal tersebut tetap tidak membuat Nabi Luth gentar membagikan ajaran-ajaran Allah. Namun, di sisi lain Nabi Ibrahim, paman dari Nabi Luth merasa khawatir karena ponakannya tidak lekas kembali. 

Akhirnya, Allah mengutus tiga malaikat untuk mengunjungi rumah Nabi Luth di kota Sodom. Di sana, ketiga malaikat itu meminta Nabi Luth untuk pergi bersama keluarganya meninggalkan tempat ini pada malam hari. Sebab, esok pagi akan ada azab yang menimpa masyarakat Sodom yang telah melakukan maksiat. 

Perbincangan malaikat dan Nabi Luth ini didengar oleh istri Nabi Luth. Ia segera memberitahu masyarakat Sodom tentang hal tersebut. Ia pun menyampaikan jika di rumahnya kedatangan tiga lelaki rupawan. 

Informasi tersebut membuat masyarakat lelaki kota Sodom datang ke rumah Nabi Luth untuk melihat wajah rupawan para malaikat. Mereka semua berbondong-bondong mencoba masuk ke dalam rumah Nabi Luth. 

Kejadian ini membuat Nabi Luth mencoba menghalangi mereka semua untuk masuk ke dalam rumah. Sayangnya, mereka tak dapat ditahan lagi sehingga berhasil masuk ke dalam rumah. 

Namun, saat masuk ke dalam rumah pandangan mereka menjadi gelap gulita, tidak bisa melihat apa-apa. 

Setelah kejadian itu, Nabi Luth akhirnya bergegas pergi bersama dengan seluruh anggota keluarganya dan para pengikutnya yang beriman. Namun, sang istri yang tidak terlalu percaya pada jika akan ada azab yang menyerang masyarakat kota Sodom. Maka dari itu, ia berjalan dipaling belakang dengan langkah yang lambat. 

Di tengah jalan, sang istri sudah benar-benar tidak tahan untuk menengok kebelakang melihat masyarakat Sodom. Ketika ia memberanikan diri menengok ke kota Sodom, akhirnya ia pun terkena azab. 

Sementara itu, pasukan Nabi Luth terus berjalan hingga perbatasan kota. Mereka sampai di sana pagi hari dan melihat kota Sodom tiba-tiba berguncang hebat, semua yang ada di sana terombang-ambing. Di sana juga terdapat angin yang bertiup begitu kencang dari segala penjuru, hujan lebat disertai petir, dan banyak batu beterbangan yang tampak sangat mengerikan.

Kejadian tersebut membuat orang-orang buta di Sodom kebingungan dan  langsung berlarian tanpa arah hingga akhirnya tertimbun oleh reruntuhan bangunan, termasuk istri Nabi Luth. 

Setelah peristiwa itu, Nabi Luth dan pengikutnya kembali ke Sodom. Mereka mulai kembali hari-hari seperti biasa, termasuk Nabi Luth. Ia kembali berdakwah di kota Sodom. 

Nah itulah kisah LGBT pada masa Nabi Luth. Semoga kisah di atas dapat mengedukasi anak-anak bahwa Allah SWT telah mengatur manusia berpasang-pasangan, perempuan dan lelaki. 

Aturan Allah tersebut perlu dipatuhi. Sebab, jika kita melanggar, maka kita akan terkena azab yang pedih dari-Nya seperti orang-orang di kota Sodom. 

Semoga setiap harinya kita semakin beriman pada Allah SWT dan dijauhkan dari segala maksiat dan siksaan Allah SWT ya, Ma. Semangat terus membimbing dan mendidik anak, Ma!

Baca juga:

3. Cibiran dan Hinaan untuk Nabi Luth serta azab untuk masyarakat kaum Sodom

3. Cibiran Hinaan Nabi Luth serta azab masyarakat kaum Sodom
Youtube.com/ Kisah Islami

alaupun tidak mudah untuk mengajak kaum Sodom menjadi pengikutnya, namun Nabi Luth tidak menyerah sedikit pun. Ia terus berdakwah mengajarkan kebaikan dan mengingatkan hal-hal apa saja yang dilarang oleh Allah SWT. 

Dalam dakwahnya, ia pun terus mengingatkan jika Allah akan memberikan hukuman bagi manusia yang terus melakukan hal yang dilarang Allah SWT, termasuk LGBT.

Kemudian, perjalanan dakwah Nabi Luth semakin berat, kala ia mendapat cibiran dan ancaman dari masyarakat di kota Sodom. Ia terancam untuk di usir dari kota tersebut. 

"Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura menyucikan diri." (QS Al-A'raf ayat 82). 

Hal-hal tersebut tetap tidak membuat Nabi Luth gentar membagikan ajaran-ajaran Allah. Namun, di sisi lain Nabi Ibrahim, paman dari Nabi Luth merasa khawatir karena ponakannya tidak lekas kembali. 

Akhirnya, Allah mengutus tiga malaikat untuk mengunjungi rumah Nabi Luth di kota Sodom. Di sana, ketiga malaikat itu meminta Nabi Luth untuk pergi bersama keluarganya meninggalkan tempat ini pada malam hari. Sebab, esok pagi akan ada azab yang menimpa masyarakat Sodom yang telah melakukan maksiat. 

Perbincangan malaikat dan Nabi Luth ini didengar oleh istri Nabi Luth. Ia segera memberitahu masyarakat Sodom tentang hal tersebut. Ia pun menyampaikan jika di rumahnya kedatangan tiga lelaki rupawan. 

Informasi tersebut membuat masyarakat lelaki kota Sodom datang ke rumah Nabi Luth untuk melihat wajah rupawan para malaikat. Mereka semua berbondong-bondong mencoba masuk ke dalam rumah Nabi Luth. 

Kejadian ini membuat Nabi Luth mencoba menghalangi mereka semua untuk masuk ke dalam rumah. Sayangnya, mereka tak dapat ditahan lagi sehingga berhasil masuk ke dalam rumah. 

Namun, saat masuk ke dalam rumah pandangan mereka menjadi gelap gulita, tidak bisa melihat apa-apa. 

Setelah kejadian itu, Nabi Luth akhirnya bergegas pergi bersama dengan seluruh anggota keluarganya dan para pengikutnya yang beriman. Namun, sang istri yang tidak terlalu percaya pada jika akan ada azab yang menyerang masyarakat kota Sodom. Maka dari itu, ia berjalan dipaling belakang dengan langkah yang lambat. 

Di tengah jalan, sang istri sudah benar-benar tidak tahan untuk menengok kebelakang melihat masyarakat Sodom. Ketika ia memberanikan diri menengok ke kota Sodom, akhirnya ia pun terkena azab. 

Sementara itu, pasukan Nabi Luth terus berjalan hingga perbatasan kota. Mereka sampai di sana pagi hari dan melihat kota Sodom tiba-tiba berguncang hebat, semua yang ada di sana terombang-ambing. Di sana juga terdapat angin yang bertiup begitu kencang dari segala penjuru, hujan lebat disertai petir, dan banyak batu beterbangan yang tampak sangat mengerikan.

Kejadian tersebut membuat orang-orang buta di Sodom kebingungan dan  langsung berlarian tanpa arah hingga akhirnya tertimbun oleh reruntuhan bangunan, termasuk istri Nabi Luth. 

Setelah peristiwa itu, Nabi Luth dan pengikutnya kembali ke Sodom. Mereka mulai kembali hari-hari seperti biasa, termasuk Nabi Luth. Ia kembali berdakwah di kota Sodom. 

Nah itulah kisah LGBT pada masa Nabi Luth. Semoga kisah di atas dapat mengedukasi anak-anak bahwa Allah SWT telah mengatur manusia berpasang-pasangan, perempuan dan lelaki. 

Aturan Allah tersebut perlu dipatuhi. Sebab, jika kita melanggar, maka kita akan terkena azab yang pedih dari-Nya seperti orang-orang di kota Sodom. 

Semoga setiap harinya kita semakin beriman pada Allah SWT dan dijauhkan dari segala maksiat dan siksaan Allah SWT ya, Ma. Semangat terus membimbing dan mendidik anak, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk