7 Obat Alami untuk Anak yang Mengalami Gondongan

Gondongan sangat menular karena disebabkan oleh virus

21 Juli 2020

7 Obat Alami Anak Mengalami Gondongan
Freepik/Alexander-safonov

Banyak penyebab kenapa anak bisa demam berkepanjangan. Namun jika disertai dengan sakit kepala, keluhan nyeri di perut dan pembengkakan di kelenjar liur, maka bisa jadi itu gejala gondongan. 

Gondongan sendiri merupakan salah satu penyakit yang sangat mudah menular di kalangan orang dewasa maupun anak-anak.

Virus paramyxovirus menyebar melalui percikan ludah dan ingus dari orang yang tengah sakit gondongan. 

Jika anak mengalami penyakit ini, jangan sembarang menyepelekannya karena bisa berefek panjang pada kesehatannya.

Menurut National Health Service UK, gondongan pada anak bisa mengakibatkan penyakit meningitis jika virusnya mencapai ke otak.

Biasanya, penyakit ini baru terlihat setelah 2 minggu terpapar virus. Selain mengajaknya ke dokter, ada pengobatan mandiri untuk menyembuhkannya.

Popmama.com akan memberikan daftar obat alami yang bisa digunakan untuk menyembuhkan gondongan pada anak. 

1. Bawang putih untuk meningkatkan imun tubuh

1. Bawang putih meningkatkan imun tubuh
Freepik/jcomp

Cara terbaik melawan virus adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh. Bawang putih jadi salah satu obat alami yang mudah diberikan ke anak. 

Bawang putih mengandung allicin yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Mama bisa memasukkan bawang putih ke dalam makanannya sehari-hari, salah satunya sup agar mudah ditelan si Kecil. 

2. Lidah buaya untuk mengompres bagian gondongan

2. Lidah buaya mengompres bagian gondongan
freepik.com/trumronnarong

Selain obat untuk dikonsumsi, gondongan bisa diredakan dengan obat dari luar. Mama bisa menggunakan lidah buaya untuk mengompres area yang bengkak. 

Daging lidah buaya bisa mengurangi rasa nyeri yang tengah dialami si Kecil. Mama bisa memasukkan lidah buaya ke kulkas terlebih dahulu untuk sensasi rasa yang lebih sejuk. 

Editors' Picks

3. Berkumur dengan air garam

3. Berkumur air garam
Freepik/Rawpixel.com

Jika si Kecil sudah bisa berkumur, Mama boleh memberikan air garam padanya. Ajak dia berkumur dengan air garam secara berkala. Gunakan air hangat yang dicampur garam agar rasanya lebih menenangkan. 

Melakukan berkumur dengan rutin bisa membantu mengurangi rasa sakit yang tengah diderita. 

4. Menggunakan jahe

4. Menggunakan jahe
thestatesman.com

Jahe memiliki kandungan minyak atsiri yang memiliki manfaat meningkatkan sistem daya tahan tubuh. Mama bisa menambahkan jahe pada menu harian si Kecil. 

Selain itu, Mama bisa memarut jahe dan mengompreskan di area bengkak untuk membantu meredakan peradangan. Di mana jahe mengandung manfaat anti peradangan juga. 

5. Kompres dengan es batu

5. Kompres es batu
Pixabay/Bru-nO

Area gondongan biasanya terasa panas dan sakit. Mama bisa membantu mengurangi pembengkakan yang terjadi pada kelenjar parotis dengan menggunakan es batu. 

Bungkus es batu dengan kain yang lembut. Kemudian tempelkan di area bengkak dengan perlahan. Ini bisa membantu menenangkan area tersebut dan mengurangi rasa sakit. 

6. Berikan jus wortel dan nanas

6. Berikan jus wortel nanas
Freepik/Jcomp

Yang satu ini biasanya akan disukai anak-anak karena rasanya yang manis. Jus wortel dan nanas bisa jadi obat alami untuk mengurangi bengkak gondongan pada anak.

Kandungan vitamin C yang tinggi dari masing-masing buah juga membantu meningkatkan imunitas tubuh. Sehingga tubuh bisa lebih siap berperang dengan virus yang sedang menyerang. 

Agar rasanya lebih bisa diterima, Mama bisa menambahkan madu. Diamkan sebentar di kulkas agar rasanya lebih dingin. Mama bisa memberikan jus ini sehari dua kali untuk hasil yang lebih maksimal.

7. Perbanyak minum air putih

7. Perbanyak minum air putih
Freepik

Untuk meningkatkan proses penyembuhan, Mama bisa mengajak si Kecil sering minum air putih juga. Air putih bisa membantu mengeluarkan virus dan bakteri di dalam tubuh sehingga bisa membantu penyembuhannya.

Jangan putus asa jika tak langsung terlihat perubahannya. Karena penyembuhan penyakit gondongan biasanya membutuhkan waktu beberapa minggu.

Namun jika keadaan tidak juga membaik setelah beberapa hari, Mama bisa langsung menemui dokter si Kecil untuk meminta pertolongan profesional. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.