Tips Memilih Makanan dan Minuman Kemasan yang Lebih Sehat untuk Anak

Biar tidak salah pilih, ketahui tipsnya dulu Ma

25 Januari 2021

Tips Memilih Makanan Minuman Kemasan Lebih Sehat Anak
Freepik/drobotdean

Beberapa waktu lalu BPOM mengeluarkan logo 'Pilihan Lebih Sehat' yang bertujuan memudahkan para konsumen untuk lebih jeli dalam memilih makanan. 

Terkadang makanan atau minuman yang disajikan untuk keluarga di rumah itu bukan makanan olahan buatan sendiri di rumah. Ada juga makanan atau minuman kemasan yang jadi pilihan untuk keluarga.

Agar Mama lebih mudah, berikut Popmama.com telah merangkum tips memilih makanan dan minuman kemasan yang lebih sehat untuk anak. 

Editors' Picks

1. Perhatikan kandungan gizi

1. Perhatikan kandungan gizi
Popmama.com/Fajar Perdana

Memerhatikan kemasan dalam kandungan makanan atau minuman di dalam kemasan adalah hal yang penting untuk dilakukan. Terlebih lagi melihat takaran gula dan kalori per saji.

Selain itu Mama juga perlu mengetahui cara pembuatan atau pengolahan makanan atau minuman tersebut sampai akhirnya dipasarkan. 

Akan lebih baik kalau memilih makanan atau minuman kemasan yang mengandung gizi yang lengkap untuk anak-anak, seperti sereal, yoghurt, krekers, biskuit gandum, atau minuman susu dengan gula yang aman.

2. Kandungan gula dalam kemasan

2. Kandungan gula dalam kemasan
Popmama.com/Fajar Perdana

Selain melihat kandungan gizinya, Mama perlu jeli melihat jumlah gula yang dipakai dalam makanan atau minuman kemasan. 

Meski gula mempunyai kandungan kalori tinggi dan asam glikolat yang bisa memberikan energi bagi tubuh, tapi bisa jadi berbahaya kalau mengonsumsi gula secara berlebih. 

Mengonsumsi gula lebih dari 150 kalori per hari atau setara dengan 17,5 gram / 7,5 sendok teh bagi laki-laki dan 100 kalori per hari atau setara dengan 25 gram / 5 sendok teh bagi perempuan, maka bisa menimbulkan risiko bagi kesehatan.

Kelebihan gula dalam tubuh bisa menyebabkan anak obesitas, kulit wajah berjerawat dan memproduksi ekstra minyak, risiko penyakit jantung, diabetes tipe II, sindrom metabolik dan sakit gigi.

Untuk itu, perhatikan kadar gula dengan seksama ya Ma!

3. Terdapat logo 'Pilihan Lebih Sehat'

3. Terdapat logo 'Pilihan Lebih Sehat'
Popmama.com/Fajar Perdana

BPOM sudah mempermudah konsumen untuk dalam memilih makanan kemasan. Pilihlah yang menyantumkan logo 'Pilihan Lebih Sehat' dalam kemasannya.

Sejauh ini sudah ada beberapa jenis yang menggunakan logo ini seperti mie instan, camilan sehat dan minuman kemasan seperti susu.

Salah satu diantaranya adalah susu Greenfields yang baru saja mengganti kemasannya pada awal tahun 2021 ini seperti keterangan rilis tertulisnya.

"Sebagai produk diary yang sangat digemari, kami selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi penggemar setia. Bukan hanya dari kandungan 100% dari susu sapi segar, namun juga dari tampilannya. Tahun 2021 ini kami memperkenalkan kemasan baru yang terlihat minimalis dengan rangkain warna lembut dan menenangkan sesuai dengan pribadi modern dan urban," ungkap Syahbantha Sembiring, Country Head Marketing and Sales, PT Greenfields Diary Indonesia.

Di bawah logo yang tertera dalam bagian depan kemasan, juga dilengkapi dengan logo 'Pilihan Lebih Sehat' sehingga Mama bisa lebih mudah mengetahui kalau kandungannya aman untuk anak-anak.

Sebelumnya Yusra Egayanti, Kepala Subdit Standardisasi Pangan Olahan BPOM juga pernah menjelaskan bahwa yang berhak mendapatkan logo tersebut adalah hanya yang memenuhi persyaratan saja.

Untuk minuman siap konsumsi persyaratannya adalah yang mengandung gula monosakarida dan disakarida, tidak termasuk laktosa dan tidak digantikan juga dengan BPT Pemanis maksimal 6 gram per 100 ml.

Sementara untuk makanan kemasan siap konsumsi seperti kelompok pasta atau mi instan, batas lemak total 20 gram per 100 gram. Lalu natrium atau garamnya 900 mg per 100 gram sajian. 

Jika kelompok makanan atau minuman bisa memenuhi persyaratan tersebut maka bisa menyantumkan logo 'Pilihan Lebih Sehat' pada kemasannya.

Itulah tips memilih makanan atau minuman kemasan yang lebih sehat untuk anak. Jadi, jangan salah pilih ya Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.