Selain Belajar, Ketahui 5 Permainan Anak SD yang Mendidik

Beberapa permainan ini dapat memberikan manfaat positif untuk anak

24 Februari 2019

Selain Belajar, Ketahui 5 Permainan Anak SD Mendidik
Unsplash/Avel Chuklanov

Anak-anak yang sudah masuk sekolah dasar tentu diharuskan untuk mulai belajar dengan baik, apalagi saat banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. 

Meskipun begitu, perlu diingat anak mama masih perlu menyeimbangkan waktu antara bermain dan belajar. Usianya yang anak-anak masih perlu waktu untuk bermain dengan segala bentuk permainan positif dan tentunya bermanfaat. Perlu disadari bahwa anak sekolah dasar (SD) masih termasuk masa pertumbuhan, baik secara fisik ataupun mental.

Sebagai orangtua yang masih memiliki anak usia SD, sebaiknya tetap ajarkan beberapa permainan positif yang mendidik. Nah, kali ini Popmama.com akan berbagi beberapa permainan yang memberikan banyak manfaat. 

Penasaran apa saja? Yuk Ma, segera dibaca dan mulai bisa diperkenalkan ke anak-anak di rumah!

1. Permainan catur membantu anak berpikir kritis dan kreatif

1. Permainan catur membantu anak berpikir kritis kreatif
Unsplash/Michał Parzuchowski

Tak jarang anak-anak SD sudah bermain mahir catur. Seringnya melihat sang Papa bermain catur memicu si Anak merasa penasaran dan ingin mempelajarinya.  

Situasi inilah yang mulai membuat anak mama merasa tertarik untuk mendalaminya, sehingga sangat berguna untuk prestasi di masa depan. 

Saat bermain catur, pemain seolah tidak boleh terlalu manja dalam berpikir. Pemain harus berusaha mampu berpikir secara kritis karena dapat membantu si Anak dapat menganalisis tindakan lawan, menyusun strategi hingga konsekuensi yang perlu diambil dalam setiap langkah saat bermain catur. 

Selain itu, bila permainan catur digemari oleh anak-anak sekolah dasar secara tidak langsung mampu memberikan beberapa manfaat positif antara lain: 

  • Kedisiplinan 
  • Mengasah otak 
  • Mampu mempertajam memori
  • Mengajarkan mengenai sebuah proses
  • Melatih diri dalam mengendalikan emosi

Bila si Anak sudah begitu mahir bermain catur, cobalah untuk mengikutsertakan dirinya untuk ikut dalam turnamen catur. 

Baca juga: Bukan Sekedar Permainan, Ini 5 Manfaat Positif Anak Bermain Catur

2. Permainan lego mengasah kemampuan otak anak 

2. Permainan lego mengasah kemampuan otak anak 
Pixabay/Semevent

Mama pasti pernah sewaktu-waktu membelikan permainan lego untuk anak di rumah. 

Permainan lego sangat baik diberikan oleh anak sekolah dasar karena dapat mengasah kemampuan otaknya lebih terlatih, sehingga tanpa disadari dapat membentuk sebuah karya baru dari pecahan salah satu lego. 

Selain itu, permainan lego dapat memberikan manfaat positif seperti: 

  • Meningkatkan kreativitas, imajinasi serta kemampuan dalam memecahkan masalah. 
  • Meningkatkan kemampuan untuk saling bersosialisasi dan kerja sama dalam menyusun lego. 
  • Melatih koordinasi mata hingga tangan dalam keahlian motorik. 

Permainan lego memang termasuk cukup mahal, namun jika memiliki cukup banyak tidak salahnya untuk membelikan lego sebagai permainan edukasi anak-anak. 

Baca juga: Nggak Perlu Mahal, Asah Motorik Halus Anak dengan Permainan ini!

Editors' Picks

3. Bermain peran profesi membantu anak menemukan minat dan bakatnya

3. Bermain peran profesi membantu anak menemukan minat bakatnya
PIxabay/DarkoStojanovic

Permainan yang satu ini, termasuk yang seringkali dimainkan oleh anak perempuan. 

Bermain peran ini seolah membuat anak-anak akan mengikuti gaya dan pekerjaan dari profesi tertentu seperti dokter, guru, polisi, koki dan sebagainya. Sebelum bermain, si Anak perlu membayangkan profesi apa yang diinginkannya nanti di masa depan. 

Anak-anak juga perlu melakukan pengamatan terhadap orang dewasa agar memudahkan mereka mengikuti segala gaya dan pekerjaan dari profesi yang telah dipilihnya. Hal ini membantu dirinya dalam memahami beragam profesi yang bisa dijadikan pekerjaan kelak. 

Meskipun terkesan sederhana, permainan yang satu ini mampu mengajarkan anak-anak sikap sosialisasi terhadap lingkungan dan teman bermainnya. Anak mama juga dituntun untuk menjadi kreatif dengan menggunakan berbagai barang-barang di sekitarnya agar bisa totalitas ketika bermain. 

Baca juga: 6 Cara Mengenalkan Beragam Profesi Kepada Anak

4. Permainan puzzle membantu anak belajar memecahkan masalah

4. Permainan puzzle membantu anak belajar memecahkan masalah
Unsplash/Hans-Peter Gauster

Puzzle termasuk permainan yang cukup digemari banyak orang. Hingga kini, permainan sederhanaa masih cocok bila dimainkan oleh anak-anak sekolah dasar. 

Dilansir dari Quizalize, melalui permainan puzzle, si Anak akan berusaha memecahkan susunan puzzle hingga membentuk pola yang sesuai. 

Permainan puzzle dengan berbagai varian ukuran dan bentuk dapat memberikan segudang manfaat positif untuk anak-anak, mulai dari: 

  • Meningkatkan daya ingat. 
  • Melatih tingkat kesabaran. 
  • Mengembangkan keterampilan motorik.
  • Mengembangkan koordinasi mata dan tangan.
  • Belajar dalam memecahkan masalah dengan memusatkan daya konsentrasi. 

Permainan puzzle untuk anak-anak sekolah dasar juga bisa meningkatkan tingkat sosialisasi serta membantu perkembangannya ke arah yang lebih positif. 

Baca juga: 6 Manfaat Luar Biasa Pada Anak yang Terbiasa Bermain Puzzle

5. Permainan mencari harta karun dapat meningkatkan sosialisasi dan kerja tim

5. Permainan mencari harta karun dapat meningkatkan sosialisasi kerja tim
Unsplash/Roman Kraft

Permainan mencari harta karun cukup menarik perhatian untuk anak-anak sekolah dasar. 

Ketika bermain, anak-anak akan dikumpulkan dalam sebuah kelompok tertentu. Setiap kelompok perlu mengandalkan kerjasama yang baik agar bisa menemukan harta karun tersembunyi. 

Selain meningkatkan sosialisasi dan kerjasama tim, permainan harta karun dapat merangsang gerak motorik anak-anak.

Jika ada sebuah kelompok yang berhasil menemukan harta karun tersembunyi, tidak ada salahnya untuk memberikan hadiah atau sebuah penghargaan karena sudah berhasil menyelesaikan misi ini dengan baik.   

Beberapa jenis permainan di atas yang dimainkan oleh anak-anak sekolah dasar tanpa disadari bisa memberikan segudang manfaat untuknya. Tidak hanya terus belajar, perlu diingat kalau anak-anak juga perlu bermain agar semuanya bisa berjalan seimbang. 

Baca juga: Peduli Kesehatan Anak, Termasuk Permainannya: Fun Play Without Gadget

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!