Kisah Nabi Ismail yang Saleh dan Awal Munculnya Perintah Berkurban

Kepatuhan dan kesalehannya menjadi teladan untuk seluruh umat manusia

23 September 2023

Kisah Nabi Ismail Saleh Awal Muncul Perintah Berkurban
Youtube.com/Kisah Islami

Kisah Nabi Ismail menjadi salah satu cerita nabi yang sering diperbincangkan. Tidak heran, kepatuhan beliau menjadi teladan bagi seluruh umat manusia, terutama umat muslim yang ada di dunia.

Nabi Ismail juga dikenal sebagai salah seorang nabi yang berjasa dalam perkembangan islam. Beliau membuat banyak sejarah dalam perkembangan agama Islam, seperti menjadikan Mekkah yang dulunya tidak berpenduduk dan kini menjadi kota yang paling dirindukan oleh umat muslim di seluruh dunia.

Selain itu, terjadinya peristiwa kurban yang dirayakan setiap tahun juga merupakan perintah untuk berkurban diturunkan Allah SWT. Lalu, munculnya perintah ibadah haji yang ada pada rukun islam, dan munculnya air zam-zam yang dirindukan seluruh jamaah haji.

Kali ini, Popmama.com akan mengajak Mama dan Papa untuk kembali meneladani kisah Nabi Ismail. Agar nanti, dapat menceritakan kembali kisah Nabi Ismail kepada si Kecil sebagai salah satu bentuk kecintaan terhadap para Nabi. Yuk, kita baca bersama.

1. Nama nabi Ismail muncul beberapa kali dalam Al-Qur’an

1. Nama nabi Ismail muncul beberapa kali dalam Al-Qur’an
Pexels/Alena Darmel

Sebagai salah satu bentuk kebesaran Allah SWT, Al-Qur’an menyebut nama nabi Ismail muncul sebanyak 12 kali, dan keterangan mengenainya tertulis dalam surat berbeda, antara lain QS. Al-Baqarah, QS. An-Nisa’, QS. Maryam, QS. Ash-Shafaat, QS. Al-Anbiya’, QS. Shaad, dan QS. Al-An'am. Seluruh surat ini menggambarkan betapa istimewanya nabi Ismail sebagai salah satu nabi yang ada.

2. Keinginan nabi Ibrahim memiliki keturunan

2. Keinginan nabi Ibrahim memiliki keturunan
Unsplash/Wes Hicks

Nabi Ibrahim memiliki dua istri yang bernama Siti Sarah dan Siti Hajar. Pernikahan nabi Ibrahim dengan Siti Sarah berlangsung cukup lama, namun belum juga memiliki momongan. Sadar akan usianya yang makin bertambah, Siti Sarah mulai mengikhlaskan Nabi Ibrahim untuk menikah lagi.

Atas petunjuk Allah SWT, nabi Ibrahim menikah dengan Siti Hajar dan dari pernikahannya ini doa Ibrahim untuk memiliki momongan dikabulkan Allah SWT. Lahirlah anak pertama yang berjenis kelamin laki-laki dan diberi nama Ismail.

3. Perjalanan Ismail kecil yang hijrah ke Mekkah

3. Perjalanan Ismail kecil hijrah ke Mekkah
Youtube.com/Kisah Islami

Saat kecil, Ismail lahir di Palestina. Suatu hari, Allah SWT menguji Ibrahim untuk membawa Ismail dan Siti Hajar hijrah ke Mekkah. Hal ini dikarenakan istri pertamanya, Siti Sarah, tidak begitu suka melihat kebahagiaan yang dirasakan oleh Ibrahim dan Siti Hajar.

Sesampainya di Mekkah, Ibrahim meninggalkan Siti Hajar dan Ismail kecil di bawah pohon yang mereka gunakan untuk berteduh. Tidak ada apapun di sekeliling mereka, selain pasir dan perbukitan.

Sebenarnya, berat hati Ibrahim untuk meninggalkan istri dan anaknya di sini. Namun, demi kepatuhannya terhadap Allah SWT, Ibrahim dengan berat hati meninggalkan mereka berdua.

Tidak banyak bekal yang dibawa oleh Siti Hajar, hanya air minum seadanya dan beberapa biji kurma. Hatinya terus kuat mengingat pesan Ibrahim untuk senantiasa berdoa untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT di tengah tempat yang sunyi dan gersang ini.

4. Awal mula munculnya air zam-zam

4. Awal mula muncul air zam-zam
Youtube.com/Anak Muslim

Tidak butuh waktu lama sampai akhirnya perbekalan yang dibawa oleh Siti Hajar habis. Ismail kecil pun terus menangis, saat air susu ibunya tidak keluar. Siti Hajar mulai mencari cara untuk menemukan air minum, yaitu dengan pergi menuju pergi ke Bukit Safa. Sayang, ia tidak menemukan air minum untuk Ismail.

Tak kehabisan akal, Siti Hajar berlari menuju Bukit Marwah. Sayang seribu sayang, mata air yang ia cari tak juga ditemukan. Bukan hanya sekali Siti Hajar berlari dari Bukit Safa menuju Bukit Marwah, namun ia berlari sebanyak tujuh kali dengan harapan mata air yang dicari akan muncul.

Dengan kebingungan, Siti Hajar kembali menemui Ismail yang ia tinggal sendirian. Di tengah kekalutannya, Allah SWT mengutus malaikat Jibril untuk memberikan bantuan kepada Siti Hajar dan Ismail. Sambil menangis karena kelaparan, Ismail menghentakkan kakinya dan tiba-tiba muncul air jernih dari tanah yang tandus.

Tanpa sadar, Siti Hajar berkata “zam zam” yang artinya berkumpul.

Setelah itu, Siti Hajar segera meminum air zam-zam ini dan segera menyusui Ismail. Bukan hanya rasa haus yang hilang, namun Siti Hajar juga merasa kenyang setelah meminum air zam-zam.

Dari sinilah, muncul salah satu tahapan haji, yaitu Sa’i dan asal muasal munculnya air zam-zam yang terus mengalir sampai sekarang.

Editors' Pick

5. Air zam-zam membuat Mekkah menjadi ramai

5. Air zam-zam membuat Mekkah menjadi ramai
Youtube.com/Anak Muslim

Adanya air zam-zam memunculkan kehidupan di kota Mekkah. Suatu hari, datanglah suku Jurhum yang pada saat itu kehausan dan mencari air. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak orang yang menetap dan membangun kehidupan di Mekkah.

Sehingga, tempat yang tadinya sepi kini mulai ramai. Air zam-zam menjadi tanda kebesaran, dan tanda kasih sayang Allah SWT terhadap Siti Hajar dan Ismail.

Munculnya air zam-zam menjadi mukjizat pertama nabi Ismail AS yang terus mengalir dan tidak pernah habis hingga sekarang. 

6. Nabi Ibrahim dan nabi Ismail membangun Ka’bah

6. Nabi Ibrahim nabi Ismail membangun Ka’bah
Youtube.com/Kisah Islami

Setelah Ismail bertumbuh dewasa, ia bertemu dengan sang Papa. Allah SWT memerintahkan nabi Ibrahim membangun Ka’bah sebagai lambang cinta mereka terhadap Allah SWT, dan sebagai rumah ibadah pertama untuk manusia.

Dengan bimbingan Allah SWT, Ibrahim dan Ismail terus membangun Ka’bah hingga sempurna bangunannya. Lalu, datanglah Malaikat Jibril membawa batu hitam dari surga yang bernama Hajar Aswad.

Usai meletakkan Hajar Aswad di salah satu sudut Ka’bah, keduanya berdoa agar banyak orang yang mengunjungi Ka’bah dan memuji Allah SWT. Doa mereka pun dikabulkan, hingga Allah SWT memasukkannya ke dalam rukun islam kelima.

Selama proses pembangunan Ka’bah, Ibrahim dan Ismail tak henti-henti memanjatkan doa kepada Allah SWT. Kisah pembangunan Ka’bah ini dijelaskan pada QS Al-Baqarah ayat 127, dan merupakan salah satu mukjizat yang dimiliki Nabi Ismail AS.

7. Perintah Allah SWT agar Ismail disembelih

7. Perintah Allah SWT agar Ismail disembelih
Youtube.com/Kisah Islami

Ujian dan pengorbanan atas kesetiaan kepada Allah SWT diberikan kepada nabi Ibrahim. Kala itu, perintah untuk menyembelih anaknya diterima melalui mimpi. Meski dengan berat hati, nabi Ibrahim memiliki tekad yang bulat untuk melaksanakan perintah ini.

Saat menuju lokasi penyembelihan, Ismail bertanya kepada Ibrahim tentang apa yang akan terjadi. Ibrahim menjelaskan dengan detil perintah yang diterima.

Di luar dugaan, Ismail dengan tenang menerima dan meminta Ibrahim untuk melakukan perintah dari Allah SWT untuk membuktikan kesetiaannya. Serta, Ismail meminta Ibrahim menutup mata saat akan menyembelihnya nanti.

Godaan iblis untuk membatalkan penyembelihan terus menimpa Ibrahim. Tak tinggal diam, Ibrahim melempar batu untuk mengusir iblis yang menggodanya. Kini, prosesi ini dikenal dengan istilah lempar jumroh.

Ketika sampai di lokasi penyembelihan, Ibrahim membaringkan Ismail dan menutup wajahnya dengan kain putih. Namun, ketika hendak menyembelih Ismail, Malaikat Jibril datang dan menggantinya dengan seekor sembelihan besar. Peristiwa ini tertuang pada QS. As-Saffat ayat 107 yang berbunyi:

Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.”

Kesabaran serta ketaatan Ibrahim dan Ismail menjadi teladan untuk seluruh umat manusia. Sejak itulah, perintah untuk berkurban turun untuk umat islam yang memiliki rezeki lebih dalam hal finansial.

8. Kisah Ismail diangkat menjadi nabi

8. Kisah Ismail diangkat menjadi nabi
Youtube.com/Kisah Islami

Kisah diangkatnya Ismail menjadi nabi tertuang dalam QS. Maryam ayat 54 yang berbunyi:

Dan ceritakanlah (Muhammad), kisah Ismail di dalam Kitab (Al-Qur`an). Dia benar-benar seorang yang benar janjinya, seorang rasul dan nabi,”

Setelah sekian lama mengikuti nabi Ibrahim berdakwah, Ismail pun diangkat menjadi nabi. Ketaatannya, kesalehannya, akhlaknya yang mulia, serta sikap bijaksana dan berbakti kepada orang tua membuat nabi Ismail patut dijadikan teladan.

9. Meninggalnya Nabi Ismail

9. Meninggal Nabi Ismail
Pixabay/mohamed_hassan

Semasa hidupnya Ismail berdakwah di Mekkah dan menyerukan kepada seluruh umat islam untuk senantiasa menyembah Allah SWT.  Menurut sejarah, nabi Ismail meninggal dunia di usia 137 tahun dan dimakamkan di samping makam Siti Hajar. Kegiatan dakwahnya dilanjutkan oleh putra dan putrinya yang bermigrasi di Jazirah Arab.

10. Meneladani kisah nabi Ismail

10. Meneladani kisah nabi Ismail
Pexels/Alena Darmel

Setelah mengerti dan memahami kisah perjalanan hidup nabi Ismail, ada beberapa hal yang bisa kita teladani darinya, yaitu:

  1. Ketaatan dan kepatuhan keluarga nabi Ibrahim dalam menjalankan perintah Allah SWT
  2. Sosok Ismail yang merupakan anak saleh yang selalu mematuhi perintah kedua orangtuanya, dan juga perintah Allah SWT
  3. Allah SWT akan memberikan ujian sesuai kemampuan umatNya, dan selalu memberikan jalan keluar untuk umatNya yang senantiasa berdoa
  4. Ujian yang diberikan Allah SWT adalah bentuk rasa kasih dan sayang dariNya
  5. Akan selalu ada kebahagiaan di balik kesabaran dan ketabahan

Itulah kisah nabi Ismail sejak lahir hingga wafat, lengkap dengan peristiwa penting, serta mukjizat yang diturunkan untuknya. Semoga, kisahnya senantiasa menjadi teladan untuk kita semua.

Baca juga:

The Latest