7 Hewan yang Memiliki Otak Lebih Dari Satu, Beri Tahu Anak

Ada hewan yang memiliki 3 otak sampai 32 otak, lho!

14 Maret 2022

7 Hewan Memiliki Otak Lebih Dari Satu, Beri Tahu Anak
kids.nationalgeographic.com

Seperti yang sudah banyak diketahui, otak adalah massa jaringan saraf yang bertugas mengontrol keseluruhan aktivitas tubuh.

Manusia memiliki satu otak yang mengatur aktivitas tubuh, begitupun makhluk hidup lainnya seperti hewan yang sebagian besar hewan memiliki satu otak. Menariknya, ada beberapa hewan yang diketahui memiliki lebih dari satu otak lho!

Namun sebelum memberi tahu anak hewan apa saja, Mama perlu memberi tahunya bahwa hewan-hewan ini hanya memiliki satu otak secara anatomis. Namun, beberapa memiliki ganglia, yang berfungsi secara independen dari otak utama.

Jadi, jika dilihat dengan cara ini, hewan dengan bagian tersebut dapat dikategorikan memiliki banyak otak, karena setiap ganglion berfungsi secara mandiri. Lalu, hewan apa saja yang hidup dengan lebih dari satu otak?

Yuk simak informasinya yang telah Popmama.com rangkum seputar 7 hewan yang memiliki otak lebih dari satu!

1. Gurita

1. Gurita
euronews.com

Bukan rahasia umum lagi bahwa gurita adalah hewan yang cerdas, bahkan gurita melakukan tugas-tugas sederhana dan mengingat informasi. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa hewan dengan delapan lengan ini memiliki sembilan otak.

Dilansir dari Bio Geo Planet, otak tengah gurita berbentuk donat yang membentuk cincin di sekitar kerongkongan, jadi ketika gurita menelan, makanannya akan melewati otak.

Gurita juga memiliki otak mini di setiap lengan, yang menambah banyak kekuatan otak yang didistribusikan. Lantaran setiap lengan memiliki otak mini, otak pusat hanya mengirimkan sinyal tingkat yang lebih tinggi ke lengan.

Otak gurita akan memandu dan mengendalikan setiap gerakan. Sehingga pada gurita, lengan bertindak hampir secara independen saat mereka mulai menyelidiki celah, mencicipi, dan merasakan dengan pengisap yang ada di lengannya.

2. Lintah

2. Lintah
en.m.wikipedia.org

Ketika sedang musim hujan, anak mungkin akan menemukan banyak hewan ini di halaman rumahnya. Yup, lintah adalah hewan annelida, yang artinya mereka memiliki tubuh yang tersegmentasi. Tubuh lintah sendiri terdiri dari 32 segmen.

Dilansir laman Buzzfeed, struktur internal lintah terbagi menjadi 32 segmen terpisah, dan masing-masing segmen ini memiliki otaknya sendiri. Setiap otak memiliki ganglion neuron independen yang bertanggung jawab untuk mengendalikan segmen masing-masing.

Editors' Pick

3. Monyet

3. Monyet
Pixabay/a_m_o_u_t_o_n

Otak monyet sebenarnya memiliki kemiripan dengan otak manusia. Otak manusia memiliki dua belahan otak, kanan dan kiri, dan begitu pula seekor monyet. Perbedaanya, jika dua belahan otak manusia berkoordinasi satu sama lain, otak monyet beroperasi secara independen.

Menurut studi yang dilakukan oleh Massachusetts Institute of Technology, monyet memiliki dua kapasitas independen yang lebih kecil di bagian kanan dan kiri ruang visual.

Inilah yang membuat seolah-olah otak kanan dan kiri monyet adalah dua otak yang terpisah, yang mampu melihat bagian ruang visual yang berbeda.

4. Cumi-cumi

4. Cumi-cumi
kids.nationalgeographic.com

Dilansir dari laman Stanford University, cumi-cumi memiliki otak yang terdiri dari tiga bagian, yaitu dua lobus optik dan ganglion sentral.

Masing-masing lobus optik ini terletak di belakang mata, berwarna putih kekuningan, lembut, dan berdaging. Lobus optik ini bertanggung jawab menerima dan memproses informasi sensorik melalui kerongkongan.

Sementara itu, bagian ganglion pusat terletak di tengah kepala, berupa kumpulan jaringan saraf yang sangat lembut yang mengelilingi kerongkongan. Ini adalah otak utama yang bertugas mengontrol mantel, mulut, dan gerakan.

Otak cumi-cumi dilindungi oleh cangkang keras yang terbuat dari tulang rawan. Ketika para ilmuwan menggunakan sonar untuk mendeteksi cumi-cumi di dalam air, tempurung otak ini adalah salah satu bagian utama dari tubuh yang memantulkan suara.

5. Sotong

5. Sotong
thetimes.co.uk

Hewan selanjutnya yang memiliki lebih dari satu otak adalah sotong. Sotong termasuk dalam kelompok Cephalopoda, yang artinya tergolong sebagai hewan laut moluska besar, seperti cumi-cumi dan gurita.

Sotong dikenal karena dapat mengubah penampilannya, utamanya untuk tujuan penyamaran. Hewan ini juga bisa meniru bebatuan dan vegetasi mengambang di dasar laut.

Saat sedang merasa terancam, sotong akan berenang dengan kecepatan yang luar biasa. Semua kemampuan ini didapatkan karena sotong memiliki tiga otak.

Ketiga otak sotong beroperasi secara mandiri dan memiliki peran yang berbeda, seperti mengendalikan gerakan, menyamar, makan, dan bahkan fungsi komputasi.

Dilansir dari National Geographic, sebuah studi menunjukkan bahwa sotong memiliki memori episodik. Dengan demikian, hewan laut ini mampu mengingat pengalaman sebelumnya dengan mengaitkan sensasi peristiwa dengan waktu, lokasi, emosi, dan orang sekitarnya.

Wah menarik ya!

6. Kecoak

6. Kecoak
entomologytoday.org

Anak mama tentu sudah tak asing dengan hewan yang satu ini, atau justru takut dengan hewan ini. Yup, kecoak adalah hewan yang sering dijumpai, bahkan keberadaannya sering muncul di rumah kita.

Dilansir dari Wildlife Informer, kecoak memiliki dua otak. Otak pertama berada di dalam tengkorak, sedangkan otak kedua terletak di punggungnya, dekat perut. Karena memiliki otak ganda, kecoak memiliki kepekaan yang luar biasa baik.

Respons serangga ini adalah 1/20 detik. Karena alasan ini juga yang membuat kecoak sangat sulit untuk ditangkap.

7. Belalang

7. Belalang
ecowatch.com

Hewan terakhir yang memiliki otak lebih dari satu adalah belalang. Hewan bertubuh hijau ini adalah hewan yang dapat bereaksi dengan sangat cepat. Kemampuan mereka ternyata dikaitkan dengan otak belalang yang berjmlah tiga.

Masih dilansir dari Wildllfe Informer, sistem saraf belalang terbuat dari ganglia neuron yang dihubungkan oleh tali saraf yang mengalir melalui segmen tubuh. Kemudian segmen tubuh dibagi menjadi tiga wilayah utama, yaitu kepala, perut, dan dada.

Nah itulah beberapa hewan yang memiliki otak lebih dari satu. Jika anak memerhatikan informasi di atas, ia mungkin akan menyadari bahwa hewan-hewan dengan banyak otak ini memiliki otak yang masing-masing berfungsi secara terpisah.

Lain halnya dengan otak pada manusia dan hewan lain dengan satu otak, yang satu otaknya mengendalikan semua fungsi tubuh.

Semoga informasi dapat membuat anak mama lebih tertarik belajar seputar sains dan dunia fauna ya!

Baca juga:

The Latest