Kisah Nabi Saleh, Mukjizatnya Unta Betina Keluar dari Batu

Teladan nabi Saleh tetap bersabar dan tidak menyerah dalam berdakwah kepada kaum Tsamud

25 September 2023

Kisah Nabi Saleh, Mukjizat Unta Betina Keluar dari Batu
Youtube.com/Anak Muslim

Kisah para nabi bisa menjadi pelajaran baik terutama untuk membangun karakter anak yang Islamis. Ada banyak cara yang bisa orangtua lakukan untuk mengenalkan dan mengajarkan mengenai kisah para nabi kepada si Kecil.

Tidak hanya lewat sekolah tetapi juga di rumah lewat bacaan. Karena lewat pembacaan kisah nabi, ilmu pengetahuan anak tentang agama Islam juga bisa bertambah.

Salah satu kisah nabi yang bisa diajarkan pada anak adalah nabi Saleh yang merupakan salah satu dari 25 nabi utama yang diutus oleh Allah SWT. Kisahnya banyak disebutkan melalui ayat-ayat Allah SWT melalui Al Qur'an.

Untuk mengetahui kisah nabi Salehselengkapnya, berikut Popmama.com telah merangkum dari berbagai sumber.

1. Nama nabi Saleh dalam Al-Qur'an

1. Nama nabi Saleh dalam Al-Qur'an
Freepik

Sama seperti kisah nabi lainnya, nabi Saleh juga disebutkan melalui ayat-ayat di surat terutama dalam Al Qur'an.

Kisah Nabi Saleh diceritakan oleh 72 ayat dalam 11 surah di antaranya surat Al-A’raaf, ayat 73-79. Lalu surat Hud ayat 61-68 dan surat Al-Qamar ayat 23-32.

2. Sejarah singkat nabi Saleh yang perlu diketahui

2. Sejarah singkat nabi Saleh perlu diketahui
Youtube.com/Anak Muslim

Nabi Saleh adalah seorang nabi yang diutus oleh Allah SWT kepada kaum Tsamud, sebuah bangsa yang tinggal di wilayah Arab kuno. Dari sejarah, beliau diperkirakan hidup sekitar 2000 tahun sebelum Masehi dan dikenal sebagai keturunan yang terhormat dalam masyarakat Tsamud.

Utusan Allah SWT ini diutus untuk membimbing kaumnya yang hidup dalam kekufuran dan keangkuhan. Salah satu momen terkenal dalam sejarah Nabi Saleh adalah mukjizatnya berupa munculnya unta betina ajaib dari dalam batu besar, yang menjadi bukti kebenaran kenabiannya.

Namun, meskipun ia membawa pesan yang jelas dan mukjizat yang menakjubkan, sebagian besar kaum Tsamud menolak untuk mematuhi ajarannya dan malah membunuh unta tersebut. Akibatnya, mereka mendapat azab Allah yang dahsyat sebagai hukuman atas kekufuran dan ketidaktaatan mereka.

Nabi Saleh dikenal karena keberaniannya dalam menyampaikan pesan Allah SWT kepada kaumnya, meskipun ia menghadapi tantangan yang kuat dan perlawanan dari pihak yang tidak percaya.

Kisahnya menjadi bagian penting dalam sejarah Islam karena mengandung pelajaran tentang kepatuhan kepada Allah SWT, risiko menentang kenabian, dan konsekuensi dari sikap keras kepala dan penolakan terhadap petunjuk ilahi.

3. Kisah nabi Saleh yang diutus berdakwah kepada kaum Tsamud

3. Kisah nabi Saleh diutus berdakwah kepada kaum Tsamud
Youtube.com/Anak Muslim

Nabi Saleh Alaihissalam (A.S) adalah keturunan dari nabi Nuh. Beliau diutus oleh Allah SWT kepada kaum Tsamud (kini dikenal dengan tempat disebut Hijaz di Arab Saudi).

Kaum Tsamud merupakan keturunan dari Tsamud, salah satu cucu Nabi Nuh. Meskipun mereka telah mendengar cerita tentang kehancuran nabi Nuh kaum Tsamud masih dalam masa kekufuran dan keangkuhan.

Kisah Nabi Saleh yang berdakwah kepada kaum Tsamud menjadi sebuah episod penting dalam sejarah agama Islam. Dalam dakwahnya, nabi Saleh mengajak kaum Tsamud untuk mengenal Allah SWT yang menciptakan segala sesuatu, mengingatkan mereka untuk meninggalkan persembahan kepada berhala-berhala yang tidak berdaya.

Nabi Saleh merupakan seseorang dari kaum Tsamud sendiri, tetapi kaumnya menolaknya dan menganggapnya kelainan jiwa. Nabi Saleh memperingatkan kaum Tsamud tentang konsekuensi perbuatan yang durhaka dan berani menantang untuk membuktikan kenabiannya.

Namun, kaum Tsamud semakin menentang dan enggan menerima pesan nabi Saleh. Mereka menyombongkan diri dan meragukan kenabian dari nabi Saleh.

Meski akhirnya sebagian dari mereka memilih untuk beriman dan mengikuti Nabi Saleh, konflik antara Nabi Saleh dan kaum Tsamud berlanjut. Nabi Saleh mendapatkan perlawanan keras dari kaum kaya dan berkedudukan yang menolak ajakannya.

Nabi Saleh tegas bahwa dakwahnya tidak didasari oleh ambisi pribadi atau keinginan untuk mendapatkan kekayaan atau kekuasaan. Beliau hanya menyampaikan amanah Allah SWT tanpa mengharapkan balasan dari-Nya.

Ketika pemimpin-pemimpin kaum Tsamud mencoba menghentikannya, nabi Saleh tetap teguh pada kebenaran dan tugasnya sebagai utusan Allah SWT. Meskipun konflik berlanjut, nabi Saleh tidak pernah melupakan tugas suci yang diberikan kepadanya untuk membimbing kaum Tasmud menuju jalan yang benar.

Editors' Pick

4. Mukjizat nabi Saleh yang diberikan Allah SWT

4. Mukjizat nabi Saleh diberikan Allah SWT
Freepik/Wirestock

Nabi Saleh mendapatkan penolakan karena kenabiannya diragukan. Beliau pun memohon doa kepada Allah SWT untuk membantunya agar memberikan bukti yang kuat kepada kaum Tsamud.

Allah SWT pun mengabulkan doanya dengan menciptakan mukjizat yang luar biasa. Allah SWT memberikan mukjizat unta betina yang keluar dari dalam sebuah batu besar yang beliau tunjuk.

Ketika unta betina ini muncul, nabi Saleh menunjukkan kepada kaum Tsamud bahwa ini adalah bukti dari Allah SWT mengenai kenabiannya. Beliau memberi peringatan jika mereka mengganggu atau merusak unta tersebut Allah SWT akan menurunkan azab kepada mereka.

Sayangnya unta ini menjadi sumber ketidaknyamanan bagi pemilik ternak dan lahan. Mereka merasa terganggu oleh kehadirannya. Para pemimpin Tsamud mencoba menghasut pemilik ternak untuk mengganggu unta tersebut.

Mukjizat ini menguatkan keyakinan pengikut nabi Saleh dan membuat banyak keraguan di kalangan kaum Tsamud kepada pemimpin terdahulu. Karena mukjizat tersebut menunjukkan kekuasaan Allah SWT dan kebenaran misi nabi Saleh.

5. Unta mukjizat nabi Saleh dibunuh oleh kaum pembencinya

5. Unta mukjizat nabi Saleh dibunuh oleh kaum pembencinya
Youtube.com/Anak Muslim

Persekongkolan jahat terjadi di kalangan kaum Tsamud yang bertujuan untuk membunuh unta nabi Saleh. Seorang janda bangsawan kaya kemudian muncul dan menawarkan dirinya sebagai hadiah kepada siapa pun yang berhasil membunuh unta tersebut.

Selain itu, ada juga seorang ibu yang memiliki beberapa putri cantik menawarkan salah satu dari putrinya sebagai hadiah bagi pembunuh unta itu. Dua lelaki, Mushadda' bin Mukharrij dan Gudar bin Salif, tergoda oleh hadiah-hadiah tersebut dan bersiap-siap untuk membunuh unta nabi Saleh.

Dengan bantuan 7 orang lainnya, mereka bersembunyi di tempat yang biasa dilewati oleh unta itu dalam perjalanan menuju perigi tempat minum mereka. Ketika unta-unta yang tak berdosa itu melintas, Mushadda' melepaskan panah ke betis unta diikuti oleh serangan pedang Gudar ke perutnya.

Para pembunuh unta ini kemudian kembali ke ibu kota dengan gembira, memberikan berita kematian unta nabi Saleh yang disambut dengan sorak-sorai dan kegembiraan oleh kaum musyrikin.

6. Kaum Tsamud menantang nabi Saleh

6. Kaum Tsamud menantang nabi Saleh
Unsplah/Abdullah Haidar Affa

Nabi Saleh mendapat banyak tantangan untuk menyebarkan agama Islam kepada kaum Tsamud. Setelah berhasil membunuh unta betina hasil mukjizat itu, mereka menantang nabi Saleh untuk membuktikan ancamannya tentang azab yang akan datang.

Mereka mengolok-olok dan mempertanyakan kebenaran kata-katanya. Namun, nabi Saleh tetap teguh dan mengingatkan mereka bahwa janji Allah SWT pasti akan terlaksana.

Ia memberi mereka tiga hari untuk bersuka cita tetapi dengan tegas menyatakan bahwa azab akan datang pada hari keempat sesuai dengan takdir-Nya yang tidak dapat diubah atau ditunda.

Meskipun ada kemungkinan untuk bertaubat dan beriman selama tiga hari tersebut, kaum Tsamud justru memilih untuk meremehkan peringatan nabi Saleh dan mengejeknya, sehingga azab Allah pun datang dengan ketetapan-Nya.

7. Azab untuk kaum Tsamud karena perbuatannya kepada nabi Saleh

7. Azab kaum Tsamud karena perbuatan kepada nabi Saleh
Youtube.com/Anak Muslim

Nabi Saleh memberitahu kaumnya tentang tanda-tanda azab Allah yang akan menimpa mereka. Beliau menjelaskan bahwa awalnya wajah mereka akan berubah menjadi kuning pada hari pertama, kemudian merah pada hari kedua, dan hitam pada hari ketiga.

Itu adalah peringatan datangnya azab yang pedih pada hari keempat. Namun, sebagian dari kaumnya yakni 9 orang yang sebelumnya telah membunuh unta nabi Saleh justru merencanakan pembunuhan terhadap beliau sebelum azab tersebut datang.

Mereka melakukan pertemuan rahasia dan bersumpah untuk melaksanakan rencana jahat ini pada malam hari saat orang-orang sedang tidur. Tujuannya agar dapat menghindari pembalasan darah oleh keluarga nabi Saleh jika identitas mereka terungkap.

Ketika mereka tiba di tempat nabi Saleh untuk melaksanakan rencana jahat itu tiba-tiba banyak batu besar yang tidak diketahui asalnya jatuh dan menimpa kelompok tersebut. Hingga membuat kelompok itu tewas di tempat. Ini merupakan perlindungan Allah SWT terhadap nabi Saleh dari upaya pembunuhan oleh orang-orang kafir.

Sehari sebelum azab yang telah ditetapkan itu turun, nabi Saleh bersama pengikut-pengikutnya pergi ke tempat yang aman yakni di Ramlah, Palestina.

Nabi Saleh meninggalkan kaum Tsamud yang kemudian mengalami kebinasaan akibat azab yang datang bersama kilat dan gempa bumi yang dahsyat. Ini adalah akhir dari peradaban kaum Tsamud yang durhaka dan keras kepala, yang telah mendengar peringatan dan mukjizat Nabi Saleh tetapi tetap menolak petunjuk Allah.

8. Pengajaran dari kisah nabi Saleh untuk anak

8. Pengajaran dari kisah nabi Saleh anak
Youtube.com/Anak Muslim

Kisah Nabi Saleh mengandung banyak pelajaran yang dapat diambil oleh umat manusia terutama anak-anak. Salah satunya adalah pentingnya bersyukur atas nikmat-nikmat Allah SWT yang diberikan dan tidak terjerumus dalam keangkuhan.

Nabi Saleh juga mengajarkan kesabaran dan kebijaksanaan dalam menghadapi tantangan dan penolakan dari masyarakat yang kufur.

Kisah nabi Saleh juga mengingatkan umat Islam akan konsekuensi dari perbuatan keangkuhan dan kekufuran. Allah SWT selalu memberikan kesempatan kepada manusia untuk bertaubat dan kembali kepada-Nya, tetapi jika mereka tidak berubah maka hukuman-Nya bisa sangat berat.

Kisah Nabi Saleh adalah salah satu bagian penting dalam sejarah agama Islam yang mengajarkan nilai-nilai moral dan etika yang penting bagi umat manusia.

Beliau merupakan teladan bagi kebijaksanaan, kesabaran, dan keteguhan dalam menghadapi tantangan yang sulit, serta sebagai pengingat akan pentingnya tunduk kepada Allah SWT dan bersyukur atas nikmat-Nya.

Baca juga:

The Latest