Ada Berbagai Warna, Apa yang Menyebabkan Warna Telur Berbeda-beda?

Warna cangkang telur ternyata ada beragam, nggak cuma coklat dan biru saja lho!

14 September 2021

Ada Berbagai Warna, Apa Menyebabkan Warna Telur Berbeda-beda
Pexels/Olia Danilevich

Ketika mendengar kata 'telur', mungkin yang terlintas dalam pikiran kita adalah telur yang berwarna coklat dan biru kehijauan. Ya, memang telur yang umumnya kita temui di pasaran adalah telur ayam yang cangkangnya berwarna cokelat dan telur bebek yang berwarna biru kehijauan.

Tetapi ternyata warna cangkang telur bukan hanya dua itu saja, melainkan ada juga ragam lainnya. 

Kali ini Popmama.com akan menjawab rasa ingin tahu kamu tentang apa yang membuat warna cangkang telur berbeda-beda. Simak yuk!

Apa sih Cangkang Telur Itu?

Apa sih Cangkang Telur Itu
Freepik/wirestock

Cangkang telur atau juga biasa disebut sebagai kerabang telur adalah bagian terluar dari telur yang paling tebal, keras, dan kaku. Cangkang telur ini hampir 95 persennya terbuat dari kalsium karbonat, sedangkan sisanya adalah mineral seperti natrium, kalium, seng, besi, mangan, tembaga, dan fosfor.

Cangkang telur ini ibaratnya adalah kulit. Bagian ini memiliki pori-pori yang berfungsi untuk sirkulasi udara. Pada lapisan cangkang telur terluar terdapat bagian yang disebut dengan kutikula. Kutikula ini berada mengelilingi cangkang agar mikroba tidak masuk ke dalam telur.

Apa yang Membuat Warna Cangkang Telur Berbeda-beda?

Apa Membuat Warna Cangkang Telur Berbeda-beda
Pexels/Karolina Grabwoska

Kalau kamu memerhatikan, warna cangkang telur ada sangat banyak lho. Ada yang coklat tua, coklat terang, biru kehijauan, putih, bahkan berbintik-bintik. Perbedaan warna ini disebabkan dari genetik unggas yang memproduksi telur tersebut. Misalnya ayam Leghorn akan memproduksi telur bercangkang putih, sementara bebek akan memproduksi telur bercangkang biru kehijauan.

Pada awalnya, semua cangkang telur adalah berwarna putih. Ketika melewati proses reproduksi di uterus, proses pigmentasi terjadi sehingga warna akhir telur pun menjadi beragam.

Editors' Picks

Warna Telur Putih

Warna Telur Putih
Pexels/Klaus Nielsen

Telur yang bercangkang putih sebetulnya cukup mudah ditemui. Salah satunya adalah telur ayam kampung. Nah, cangkang telur awalnya memang berwarna putih sebelum mengalami pigmentasi. Jika hasil akhir telur tetap berwarna putih, berarti telur tersebut tidak mengalami pigmentasi atau tidak memiliki pigmen. 

Warna Telur Coklat

Warna Telur Coklat
Pexels/Kaboompics.com

Telur berwarna coklat sangat umum kita temui. Warna coklat ini dipengaruhi oleh pigmen yang disebut protoporphyrin IX yang berasal dari hemoglobin unggas betina yang melapisi bagian luar cangkang telur. Uniknya, proses pigmentasi ini hanya terjadi beberapa saat ketika telur melewati uterus. Karenanya cangkang telur berwarna coklat sementara bagian dalamnya berwarna putih.

Jenis unggas yang memproduksi telur berwarna coklat ini antara lain ayam Hubbard dan Orpington. Ada pula jenis ayam yang memproduksi telur berwarna coklat tua gelap, yaitu ayam Marans. Unik ya?

Warna Telur Biru

Warna Telur Biru
Pexels/Ge Yong

Bagi kamu penggemar telur asin, tentu sudah tidak asing dengan telur berwarna biru yang dibuat dari telur bebek. Ya, bebek adalah salah satu jenis unggas yang memproduksi telur berwarna biru. Cangkang telur berwarna biru karena pigmen biliverdin yang berasal dari hemoglobin unggas yang memproduksinya di awal perkembangan kulit telur. 

Menariknya, pigmen biliverdin ini dapat menembus sampai lapisan dalam cangkang telur sehingga jika dilihat bagian dalam dan luar telur pun punya warna yang sama-sama biru. Fakta uniknya semakin tua usia unggas, pigmen biliverdinnya pun semakin berkurang.

Warna Telur Hijau

Warna Telur Hijau
Pexels/Flora Westbrook

Memangnya ada telur yang warnanya hijau? Ada dong. Biasanya ayam yang menghasilkan telur berwarna hijau ini adalah jenis ayam persilangan. Ayam jenis Olive Egger, misalnya. Telur berwarna hijau ini disebabkan karena percampuran pigmen protoporphyrin (coklat) dan biliverdin (biru). Pada awalnya pigmen berwarna biru lah yang meresap ke cangkang telur. Kemudian selanjutnya giliran pigmen warna coklat. Hasil akhirnya adalah warna telur hijau, mulai dari hijau muda sampai hijau zaitun. 

Itu dia hal-hal yang menyebabkan perbedaan warna cangkang telur unggas. Selain faktor genetik dan pigmen, perbedaan warna cangkang telur meski dari jenis yang sama adalah tingkat kesehatan unggas itu sendiri. Semakin sehat unggas, maka warna telur yang dihasilkan semakin baik. 

Semoga informasi ini menambah wawasanmu ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.