7 Cara Merangsang Kecerdasan Anak Usia 1 Tahun

Yuk stimulasi kecerdasan anak dimulai sejak dini, Ma

18 Mei 2019

7 Cara Merangsang Kecerdasan Anak Usia 1 Tahun
Pixabay/Timkraaijvanger

Sejak dini, kecerdasan dan keingintahuan anak perlu diberikan stimulasi yang tepat. Ini supaya proses tumbuh kembang anak bisa terangsang dengan tepat.

Terlebih untuk anak usia 1 tahun, di mana otaknya sedang pesat dalam proses tumbuh kembang. Di periode waktu ini, anak mulai bisa mengekspresikan rasa ingin tahunya, sehingga menjadi lebih aktif dan senang bermain.

Dengan memberikan stimulasi dan rangsangan yang tepat, kecerdasan dan proses berpikir anak usia 1 tahun pun akan berjalan lebih sesuai.

Berikut Popmama.com rangkum 7 cara merangsang kecerdasan anak usia 1 tahun yang bisa Mama coba lakukan di rumah:

1. Membacakan buku cerita

1. Membacakan buku cerita
Pixabay/PublicDomainPictures

Membaca buku bisa menjadi salah satu cara untuk mengembangkan imajinasi dan cara berpikir anak usia 1 tahun. Karena ia belum bisa membaca sendiri, aktivitas membaca bersama orang tua pun bisa jadi momen yang menyenangkan untuk anak.

Pilihlah buku cerita yang memiliki banyak gambar dengan beraneka warna. Dengan begitu, ia bisa menikmati cerita yang dibacakan sambil melihat-lihat gambar yang ada.

Saat ini sudah banyak jenis-jenis buku yang diproduksi khusus untuk anak usia 1 tahun, mulai dari pop-up book, sampai buku yang terbuat dari kain.

Buatlah jadwal membaca secara teratur agar si Kecil terbiasa untuk membaca dan menantikan waktunya membaca buku cerita bersama Mama. Bisa di pagi hari atau sebelum waktunya ia tidur.

2. Memilih mainan yang sesuai dengan usia anak

2. Memilih mainan sesuai usia anak
Pixabay/FeeLoona

Memasuki usia yang mulai gemar bermain, Mama juga perlu memilihkan jenis mainan yang tepat dengan tumbuh kembangnya. Ini supaya stimulasi yang diberikan dari mainan sesuai dengan kemampuan motoriknya.

Untuk anak usia 1 tahun, Mama bisa memilihkan mainan seperti mobil-mobilan atau sejenisnya. Ia bisa belajar berimajinasi dengan mainan ini, serta belajar mengenal kata-kata baru seperti ‘berhenti’, ‘hati-hati’ dan ‘jalan terus’.

Mainan balok dengan beragam bentuk dan warna juga cocok diberikan untuk anak usia 1 tahun. Bisa juga dengan memberikan mainan balok yang berbentuk hewan atau bentuk huruf serta angka.

Dengan begitu, anak bisa sekaligus belajar bentuk-bentuk angka dan huruf sembari bermain mengenal warna, Ma.

3. Mengajak anak bermain di luar rumah

3. Mengajak anak bermain luar rumah
Pixabay/Qimono

Di usia 1 tahun, anak sudah mulai mengenal lingkungan sekitarnya. Selain dengan Mama dan Papa, anak sebaiknya juga sudah mulai dikenalkan untuk bermain dengan teman-teman seusianya.

Jika lingkungan rumah Mama memiliki banyak anak-anak, sesekali ajaklah si Kecil untuk bermain bersama di taman.

Selain itu, dengan mengajak anak bermain di luar rumah Mama juga bisa sambil mengenalkan tentang tempat umum seperti minimarket, tempat makan, serta tempat-tempat lainnya.

Editors' Picks

4. Menggunakan bahasa yang tepat dan benar

4. Menggunakan bahasa tepat benar
Pixabay/Sathyatripodi

Anak sudah mulai banyak bicara dan mengenal berbagai kata baru di usia 1 tahun. Nah, untuk merangsang supaya ia bisa lebih aktif bicara, Mama perlu lebih sering pula mengajaknya berbicara.

Jangan lupa gunakan bahasa yang tepat dan benar saat berbicara dengan si Kecil ya, Ma. Hindari menggunakan bahasa anak-anak secara berlebihan. Misalnya menggunakan kata ‘cucu’ untuk menyebutkan ‘susu’.

Anak nantinya justru bisa lebih terbiasa dengan kata seperti ini dibandingkan kata yang sebenarnya.

Saat bermain dengan si Kecil, ajaklah ia untuk aktif berbicara. Berikan perhatian dan dengarkan dengan benar saat ia sedang bercerita, dengan begitu ia juga akan terbiasa untuk mau lebih aktif berbicara.

5. Memberikan ruang kreatif untuk anak berimajinasi

5. Memberikan ruang kreatif anak berimajinasi
Pixabay/Marimari1101

Kreasi dan imajinasi anak juga sedang pesat berkembang di usia 1 tahun. Imajinasi anak pun perlu dikembangkan dengan diberikan media yang tepat.

Misalnya dengan diberikan kertas gambar, serta krayon atau pensil warna. Temani anak untuk belajar menggambar dan mengekspresikan apa saja yang ada di pikirannya.

Buku mewarnai juga cocok diberikan kepada anak, supaya ia belajar untuk bisa mengoordinasikan tangannya saat menggunakan pensil warna.

Jangan paksakan anak untuk langsung bisa menggambar atau mewarnai dengan sempurna. Biarkan proses belajar membuatnya bisa melakukan hal tersebut sesuai nalurinya sendiri.

6. Mencocokkan gambar dan suara hewan

6. Mencocokkan gambar suara hewan
Pixabay/Alexas_Fotos

Mengenal suara dan bentuk hewan menjadi salah satu aktivitas yang disukai oleh anak, khususnya anak usia 1 tahun. Selain melihat dari gambar di buku, melihat video atau bahkan melihat hewannya secara langsung juga akan sangat disukainya.

Dengan mendengarkan suara hewan, anak bisa lebih mudah memahami dan mengenal jenis-jenis hewan yang ada.

Mama bisa sesekali mengajak anak bermain di kebun binatang. Sembari berjalan-jalan menikmati udara segar, anak juga bisa sekaligus melihat dan mengenal hewan yang ada.

7. Membuat kreasi bentuk dengan plastisin

7. Membuat kreasi bentuk plastisin
Pixabay/Bru-nO

Imajinasi anak tidak hanya bisa dikembangkan melalui mewarnai dan menggambar, tapi juga membentuk objek yang disukainya. Nah, membentuk objek ini bisa dilakukan menggunakan plastisin.

Jika Mama tidak ingin menggunakan plastisin yang dijual di pasaran, Mama bisa membuatnya sendiri dengan menggunakan bahan dasar tepung dan pewarna makanan.

Membentuk berbagai macam bentuk dengan menggunakan plastisin adalah salah satu cara untuk merangsang kemampuan motorik halus anak. Selain itu, imajinasinya juga akan terasah lebih baik.

Demikian informasi tentang cara merangsang kecerdasan anak usia 1 tahun, Ma. Jangan lupa selalu amati perkembangan si Kecil, ya. Jangan paksakan jika memang ada kegiatan yang tidak terlalu disukai oleh anak.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!