5 Tanda Anak Sedang Tidak Sehat

Senangnya jika anak terlihat sehat dan aktif

4 Maret 2019

5 Tanda Anak Sedang Tidak Sehat
Freepik/prostooleh

Anak sehat tentunya menjadi kebahagiaan bagi setiap orangtua.

Sementara sehat itu memiliki kesehatan dari aspek fisik dan juga rohani.

Sebagai orangtua pasti punya beragam cara agar sang buah hati menjadi anak yang sehat, seperti melengkapi imunisasinya dan memberikan nutrisi serta gizi untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Saat anak sehat mereka akan aktif melakukan kegiatan, lalu fisiknya pun tampak sehat bugar. Tapi di sisi lain, pernahkah orangtua mengetahui ciri-ciri anak yang sedang tidak sehat?

Nah, kali ini Popmama.com akan bahas mengenali 5 tanda anak tidak sehat. Dengan begitu Mama bisa memberi perhatian khusus pada perubahan yang ia alami.

1. Berat badan menurun

1. Berat badan menurun
Freepik/Rawpixel.com

Pada umumnya anak balita belum bisa mendeskripsikan semua apa yang diasakannya, terutama ketika mereka sakit.

Oleh karena itu sebagai orangtua harus lebih peka untuk menanggapi hal tersebut.

Mama harus mengenali tanda-tanda kalau sang buah sedang dalam keadaan tidak sehat. Salah satunya dengan menimbang berat badannya secara berkala, apakah mereka mengalami kenaikan atau penurunan.

Apabila Mama mendapati berat badan anak mengalami penurunan yang drastis, kemungkinan hal itu sebuah tanda kegagalan pada tumbuh kembangnya.

Pada umumnya jika berat badan anak turun disebabkan karena beberapa faktor seperti banyaknya kalori yang terbakar, tidak makan makanan yang kaya akan gizi, menderita suatu penyakit hingga terjadi penurunan metabolisme.

Kalau sudah seperti itu periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebab yang sebenarnya terjadi pada tumbuh kembang si Kecil.

2. Demam

2. Demam
Freepik/Preechab

Tanda anak sedang tidak sehat berikutnya adalah ia mengalami gejala demam.

Anak dikatakan demam apabila suhu tubuhnya lebih dari 38 derajat celcius atau mencapai 40 derajat celcius.

Nah, itu artinya kondisi tubuh anak dalam keadaan tidak sehat. Di sini Mama harus segera memberikan obat penurun panas dan bisa mengompresnya memakai kain dan air hangat sebagai pertolongan pertama. 

Editors' Picks

3. Dehidrasi dan lesu

3. Dehidrasi lesu
Freepik/Zilvergolf

Ketika si Kecil mengalami keanehan pada kondisi tubuhnya seperti sering merasa kehausan dan berkali-kali meminum air putih, maka Mama harus mengetahui dan mengenali gejala yang terjadi pada tubuhnya.

Bisa jadi ia mengalami dehidrasi karena mengalami demam, diare atau karena faktor cuaca yang sangat ekstrem.

Lalu biasanya mereka juga cenderung tidak banyak gerak dan menjadi lesu. Pada kondisi seperti ini, si Kecil harus segera mendapat penanganan. Mama bisa langsung memberinya asupan nutrisi agar ia tidak semakin lemas.

Kemudian konsultasikanlah dengan dokter mengenai apa yang terjadi pada tubuh sang anak.

4. Diare

4. Diare
Freepik/Wavebreakmedia

Merawat anak balita tentunya gampang-gampang susah bukan. Orangtua membutuhkan ketelitian dan perhatian ekstra untuk memahami kondisi si Kecil yang belum bisa lancar dalam mengungkapkan sesuat.

Ciri-ciri anak yang sedang tidak sehat yakni mengalami diare. Biasanya faktor terjadinya diare ialah adanya salah makan atau tidak cocok pada kandungan susu tertentu.

Pada kondisi ini maka orangtua harus gerak cepat untuk mengganti cairan tubuh anak yang hilang akibat diare, yaitu memberinya larutan oralit atau  campuran air, gula dan garam.

Namun jika diarenya terjadi lebih dari enam kali dalam sehari atau ada darah dalam tinjanya, maka segera bawa ia ke dokter.

5. Muntah

5. Muntah
Freepik/Jat306

Usia anak lima tahun ke bawah memang belum dapat mengeluh apa saja yang ia rasakan.

Namun hal ini orangtua harus mengetahui tanda-tanda yang bisa dilihat jika sang anak mulai merasakan sesuatu seperti muntah.

Pada kondisi ini anak bisa dikatakan ia sedang tidak sehat.

Muntah merupakan gejala keluarnya isi lambung dan usus melalui mulut. Biasanya ketika anak muntah, ia mengeluarkan cairan bercampur makanan.

Jika keadaan muntah disertai cairan kuning atau terdapat bercak darah, orangtua harus cepat tanggap dan lekas membawanya ke dokter.

Ketika sehat, anak-anak akan lebih ceria dan aktif bergerak. Segeralah mencari tahu jika ada sesuatu yang dirasakan sang anak, ya!

Baca juga: 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!