Bebas Bingung! 5 Cara Memilih Buku Tepat Sesuai Umur Anak

Pameran buku terbesar sedang berlangsung di Jakarta, jangan sampai salah beli

8 Maret 2020

Bebas Bingung 5 Cara Memilih Buku Tepat Sesuai Umur Anak
iseeme.com

Setiap tahun, selalu ada pameran buku yang digelar. Salah satunya yang sedang berlangsung saat ini di Jakarta. Banyak Mama yang ikut jastip atau datang sendiri untuk berburu buku anak berkualitas dengan harga miring. 

Namun banyaknya pilihan dan besarnya diskon sering membuat para Mama kalap dan membeli semuanya tanpa berpikir panjang.

Pada akhirnya, hanya beberapa buku saja yang langsung bisa terpakai. Sementara lainnya masih harus menunggu waktu untuk dibuka. 

Agar tidak kalap tanpa arah, berikut beberapa tips dari Popmama.com untuk menentukan buku tepat yang sesuai umur anak. 

1. Buku untuk anak umur 0-6 bulan

1. Buku anak umur 0-6 bulan
www.alicdn.com

Siapa bilang bayi baru lahir tidak bisa dibacakan buku? Justru baik sekali jika sudah memulai dikenalkan buku sedari dini. 

Untuk bayi, pilihan buku yang tepat adalah softbook atau buku lembut yang terbuat dari bahan empuk. Biasanya soft book dilengkapi dengan area untuk digigit atau sejenis teether

Ditambah, ada efek suara juga yang bisa membantu merangsang pendengaran si Kecil. 

Selain soft book, buku dengan warna kontras juga tepat untuk si Kecil. Ini dikarenakan pada umur sekian, si Kecil sedang belajar menangkap aneka warna. 

Editors' Picks

2. Buku untuk anak 6-12 bulan

2. Buku anak 6-12 bulan
ctfassets.net

Pada umur ini, si Kecil sudah mulai bisa bereksplorasi dengan buku yang diberikan. Namun motoriknya masih belum bisa menerima buku dengan kertas tipis. 

Oleh karena itu, memberikan boardbook sangatlah tepat untuk mereka. Usahakan juga memberikan buku dengan beragam tekstur untuk mengasah indera dan otaknya. 

Pilihlah buku yang banyak gambar dan sedikit saja tulisannya. Biarkan mereka menjelajah beragam bentuk di halaman-halaman bukunya. 

Mama bisa menambahkan cerita saat membacakan buku tersebut. 

3. Buku untuk anak 12-18 bulan

3. Buku anak 12-18 bulan
imagousa.com

Sudah semakin besar, semakin banyak juga rasa penasaran yang harus dipenuhinya. Berikanlah buku yang interaktif bagi anak di umur ini. 

Mama bisa membelikan buku dengan lembar yang bisa dibuka lagi atau flip-flap book. Selain itu, berikan buku yang interaktif seperti bisa diputar, atau ditarik. Efek kejutan membuat mereka semakin tertarik mengeksplor buku tersebut. 

Di umur ini, buku dengan suara atau sound book juga akan baik sekali untuk perkembangannya. Sembari melihat gambar, ia sekaligus bisa berimajinasi dengan suara yang didengarnya. 

4. Buku untuk anak 18-36 bulan

4. Buku anak 18-36 bulan
Pexels/cottonbro

Di umur ini, mereka mulai bisa menentukan buku yang disukainya. Jangan heran jika ia akan terus meminta dibacakan buku yang itu-itu lagi. 

Maka dari itu, penting sekali untuk memberikan buku yang benar-benar berkualitas. Di masa ini, mereka sudah bisa menyerap semua informasi yang Mama ceritakan di buku. 

Jika ingin membelikan buku, telaah buku tersebut sampai halaman terakhir. Jangan sampai ia meminta membacakan satu buku terus-menerus padahal pesan yang disampaikan tidak terlalu bagus.

Di umur ini, anak juga senang berkhayal. Berikan buku yang banyak gambar agar ia bisa berinterpretasi dari apa yang dilihatnya. 

5. Buku untuk anak 3-5 tahun

5. Buku anak 3-5 tahun
BookBub

Di umur ini, mereka mulai tertarik dengan huruf dan angka. Anak-anak akan kerap bertanya huruf apakah yang dilihatnya. 

Mama bisa memilihkan buku dengan kalimat-kalimat sederhana agar mudah dipahaminya. Untuk memudahkannya belajar membaca, pilih juga buku yang memiliki rima. 

Di umur ini, usahakan untuk selalu menjawab apapun pertanyaan si Kecil karena berhubungan dengan bank kata di kepalanya. Semakin banyak ia mengenal dan memahami kata, semakin mudah ia membaca dan memahami kata dan kalimat. 

Itulah jenis buku yang bisa Mama pilih untuk buah hati tersayang. Kalap tak apa, asal beli yang sesuai dengan umur si Kecil, ya!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.