7 Hal yang Bikin Mama dengan Anak Balita Ingin Teriak, Wajar Kok, Ma!

Tidak selamanya Mama harus selalu jadi pahlawan super, kadang mengeluh juga diperbolehkan

9 Juni 2019

7 Hal Bikin Mama Anak Balita Ingin Teriak, Wajar Kok, Ma
Freepik

Adalah sebuah tantangan memiliki anak balita. Mengikuti perkembangannya butuh banyak perjuangan di mana kesabaran adalah modal utamanya. 

Kadang, saking menantangnya, Mama merasa ingin berkeluh kesah dan menangis walau sebentar. Tapi banyak Mama yang merasa tidak pantas jika ingin mengeluh tentang anak sendiri.

Tidak apa kok Ma. Kadang di momen-momen tertentu, rasanya dimaklumi jika ingin mengeluhkan tentang anak. Saat-saat seperti ini, Mama boleh mengeluh tentang anak.

1. Saat anak menangis seharian

1. Saat anak menangis seharian
Freepik

Siapa yang tak lelah dan stress mendengar anak menangis tak ada habisnya seharian. Hari-hari seperti ini mungkin sekali dilewati Mama yang memiliki anak balita. Entah kenapa, semua yang dilakukan Mama rasanya salah di mata si Kecil. 

Tak apa, Ma, menangis bersama anak pun rasanya sah-sah saja.

2. Saat anak sakit

2. Saat anak sakit
Freepik/prostooleh

Siapa yang tak sedih saat anak sakit. Apalagi jika sakit dan rewel sekaligus. Rasanya memang lelah sekali,Ma. Belum lagi harus menyiapkan makanan dan sesi minum obat yang menguras tenaga serta emosi. 

Di akhir hari, menghela napas dan mengeluh sedikit pun tak apa.

3. Saat anak mau selalu nempel

3. Saat anak mau selalu nempel
iaspaper.net

Ada hari hari di mana sang anak begitu mandiri sampai Mama khawatir akan kehilangan waktu bersama karena mereka sudah beranjak besar. Sementara di hari lain, si Kecil tidak mau melakukan apa-apa selain menempel ke Mama. 

Walau sudah tidur, mereka tetap tak mau melepaskan pegangan atau pelukan Mama. Semua rencana di hari itu sudah tentu berantakan. Tentu wajar jika ingin teriak ya, Ma.

4. Saat si kecil tumbuh gigi

4. Saat si kecil tumbuh gigi
center.babygaga.com

Selain sakit, tantangan lainnya adalah saat anak tumbuh gigi. Orang dewasa yang sedang tumbuh gigi geraham pun serba salah rasanya. Bayangkan jika itu terjadi pada anak-anak.

Tidak mau makan, selalu merengek, air liur berlebih, badan demam, dan lemas. Serba salah!

Editors' Picks

5. Saat anak tak mau makan

5. Saat anak tak mau makan
anasalwa.com

Entah sedang kenapa, anak yang biasanya makan dengan lahap kini malas makan alias GTM. Segala makanan kesukaan sudah dibuat, namun tidak pula ditengoknya.

Seharian merayunya pun tetap tak ada hasil. Semua perjuangan hari itu rasanya sia-sia. Berujung Mama harus menghabiskan semua makanan yang telah dibuat, dan membiarkan sang Anak makan apapun demi ada makanan yang masuk ke dalam tubuhnya hari itu. 

6. Saat anak toilet training

6. Saat anak toilet training
Orami.com

Tak bisa dipungkiri, setelah menyapih, hal lain yang tak kalah menyita kesabaran adalah toilet training. Apalagi di minggu pertama, mereka masih belum sadar, sehingga masih buang air kecil di mana-mana.

Belum lagi jika diajak ke toilet, mereka akan menangis seperti hendak disiksa. Ingin rasanya ikut menangis ya, Ma?

7. Saat anak sedang mencari perhatian

7. Saat anak sedang mencari perhatian
pexels

Mungkin Mama sedang sibuk. atau mungkin terlalu memperhatikan adiknya. Sehingga si balita harus bertingkah demi mencari perhatian Mama. Banyak sekali tingkahnya yang kebanyakan menguji kesabaran Mama. 

Terlebih jika sadar kalau ini adalah bentuk cari perhatian dari anak. Sehingga Mama tidak bisa marah ke mereka. Rasanya ingin meluapkan emosi, tapi entah harus ke mana. Mengeluh sejenak tak apa, Ma.

Bagaimanapun naik turunnya. mengurus anak balita sungguh kebahagiaan yang tak bisa tergantikan. Meski mereka banyak sekali menguji kesabaran. namun kepolosan dan kasih sayang mereka ke Mama tak ada yang bisa mengalahkan. 

Mengeluh tak apa, berteriak sendiri pun tak apa, namun pastikan untuk kembali ke anak dalam keadaan bahagia sehingga mereka tidak jadi korban kekesalan Mama.

Tips agar Mama Tidak Stres

Tips agar Mama Tidak Stres
Pixabay/omarmedinafilms
Mama bisa kok, membina keluarga bahagia bersama Papa dan Si Kecil!

Wajar jika Mama ingin menangis kala lelah mengurus anak. Namun, itu bisa dicegah. Berikut tips dari Popmama.com untuk mengatasi kelelahan: 

  1. Minta bantuan dari Papa. Saat lelah, emosi akan meningkat. Minta bantuan Papa memegang si Kecil sebentar sehingga Mama bisa istirahat sebentar. 
  2. Prioritaskan mana yang penting. Saat si Kecil sedang rewel karena sakit, tidaklah terlalu penting untuk mencuci baju sebab tentu banyak baju lain yang bisa dipakai. Pikirkan mana pekerjaan yang perlu dan tidak perlu dilakukan saat Mama sedang sibuk bersama anak. Ini, agar Mama tidak terlalu lelah. 
  3. Ikut istirahat saat si Kecil reda. Tidak selamanya si Kecil akan rewel atau menangis. Ia akan lelah juga. Di saat ia istirahat dari ngambeknya, Mama harus mengambil waktu untuk istirahat juga. Minum air putih dan duduk tenang sejenak. Dengar lagu atau tidur cantik sebentar. Pikiran bisa lega lagi, Ma. 
  4. Tetaplah ceria. Si Kecil kadang memang seperti ingin menguji kesabaran belaka. Mama tidak boleh terpancing marah. Tetaplah ceria. Tarik napas panjang dan hembuskan perlahan. tutup mata selama 10 detik dan berusahalah tersenyum lebar. Si Kecil akan melihat bahwa senjata ngambeknya tidak berhasil dan mereka akan berhenti menangis. 

Selamat mencoba!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!