6 Hal yang Bisa Mama Lakukan Saat si Kecil Nempel Terus

Si Kecil susah banget lepas? Begini cara atasinya

10 Maret 2019

6 Hal Bisa Mama Lakukan Saat si Kecil Nempel Terus
Freepik

Buah hati sedang tidak mau pergi dari sisi Mama. Hanya mau minta gendong setiap saat, atau malah selalu nempel tanpa keperluan yang jelas. Tak heran kan jika Mama kebingungan?

Anak memang sangat dekat dengan orangtuanya, terutama kepada Mama. Tak heran mereka selalu ingin berada dekat orang yang paling disayanginya. Namun kadang mereka terlalu menempel sehingga membuat gerak Mama terasa terbatas.

Bagi sebagian Mama, ini merupakan hal yang normal dan wajar. Namun sebenarnya hal ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus karena bisa merugikan kedua belah pihak. 

Untuk itu, Popmama.com telah mengumpulkan 6 hal yang bisa dilakukan saat si Kecil tidak mau meninggalkan sisi Mama:

1. Tepati janji

1. Tepati janji
Freepik/Prostooleh

Saat si Kecil tak mau ditinggal sendiri, kemungkinan besar mereka sedang mengalami kepanikan yang bisa diakibatkan banyak hal. Satu hal yang bisa Mama lakukan saat harus meninggalkan si Kecil sendiri adalah berjanji. 

Janjilah untuk segera kembali dan yang paling penting adalah tepati janjinya. Jika berjanji akan kembali setelah menghitung sampai 10, maka apapun yang terjadi, Mama harus ke depan si Kecil saat ia sudah berucap kata "sepuluh".

Saat janji sudah ditepati, maka hal selanjutnya akan jadi lebih mudah. Ia akan percaya dengan janji Mama. Sudah tentu, Mama bisa lebih leluasa mengerjakan hal yang lebih mudah dilakukan tanpa menggendong buah hati.

2. Libatkan mereka

2. Libatkan mereka
Pixabay/thedanw

Bisa jadi, si Kecil merasa terkungkung sehingga lebih baik menempel pada Mama. Sadarkah, apakah mungkin Mama sering melarangnya melakukan sesuatu, atau selalu memberikan apa yang mereka butuhkan?

Nah selanjutnya, Mama bisa coba melepas si Kecil dengan alasan butuh bantuan mereka. Seperti contoh, Mama bisa minta tolong untuk mengambilkan remote TV, atau menaruh buku di lemarinya. Selanjutnya bisa minta tolong untuk membantu Mama memasak. Cukup mengupas atau membersihkan sayur yang sederhana. 

Dengan begitu, mereka akan lupa dengan ketergantungan untuk berada di sebelah Mama. Perlahan, mereka akan nyaman dengan kegiatan lain dan bisa lepas dari gendongan Mama. 

3. Buat rumah ramah anak

3. Buat rumah ramah anak
Freepik/yanadjana

Lihat kembali, apakah rumah sudah cukup nyaman untuk sang buah hati? Jika belum, bisa jadi ini penyebab mereka tetap mau nempel Mama.

Ubahlah setidaknya sebagian area rumah yang nyaman untuk si Kecil. Tempatkan minuman dan camilan dia di area yang bisa dijangkaunya.

Juga, area mainan yang bisa diakses dengan mudah tanpa harus minta diambilkan oleh Mama.

Editors' Picks

4. Ajak main

4. Ajak main
Pixabay/BethL

Salah satu alasan utama kenapa anak senang nempel dengan Mama adalah karena mereka jarang bertemu anak lain. Anak yang suka bermain dengan teman sebaya memiliki kemandirian lebih matang dibanding anak yang menghabiskan kesehariannya hanya berdua ibunya saja. 

Tenang, tidak ada kata terlambat untuk mengajarkan ke anak. Mama bisa mulai rutin mengajaknya bermain bersama teman sebaya. Tak perlu jauh-jauh, datang saja ke rumah sepupunya yang umurnya berdekatan, atau ke rumah teman Mama. Kapan lagi bisa hangout sekaligus membuat anak senang?

5. Perhatikan perubahan

5. Perhatikan perubahan
Freepik/senivpetro

Saat si Kecil yang sudah mandiri tiba-tiba nempel, ada yang harus Mama perhatikan. Perubahan apa saja yang sedang terjadi di sekelilingnya? Seperti contoh, apakah Mama sering bekerja sampai larut malam? Atau si kecil baru masuk sekolah?

Karena pada dasarnya, anak-anak adalah makhluk yang disiplin. Mereka belum terbiasa dengan perubahan. Jika perubahannya terlalu banyak dan terlalu mengganggu, mereka bisa tidak nyaman dan berujung selalu nempel pada Mama. 

Oleh karena itulah, Ma, dilihat lagi perubahan apa yang sedang terjadi dan bagaimana cara menyampaikannya kepada si Kecil.

6. Hargai perasaannya

6. Hargai perasaannya
Freepik/Kwanchaichaiudom

Tak ada yang salah saat anak mau selalu nempel Mama. Ini adalah perasaan yang tengah dirasakan si kecil dan orangtua sudah tentu harus menghargainya. 

Ajari mereka untuk mengenali perasaan yang tengah dihadapinya dan memberitahu bahwa hal tersebut wajar. Sehingga mereka tidak perlu merasa berbeda. Terakhir, pastikan Mama sungguh-sungguh berempati atas yang sedang dirasakan si kecil. 

Dengan dihargai dan dimengerti, anak bisa merasa lebih aman dan mau melepaskan pegangannya sedikit dari Mama. Jadi Mama bisa agak leluasa dalam bergerak. 

Harus diingat, Ma, bahwa mereka sedang bertumbuh kembang dan itu adalah hal yang tidak mudah.

Mereka harus mengenali perasaan yang dialami dan tidak tahu harus bereaksi seperti apa. Mengajarkan dengan kasih sayang akan membentuk karakter percaya diri ke anak.

Baca juga: