Katakan 'Iya Boleh' pada Anak untuk Dukung Pertumbuhannya

Hari ini udah katakan 'Iya Boleh' ke si Kecil belum nih, Ma?

6 April 2019

Katakan 'Iya Boleh' Anak Dukung Pertumbuhannya
Unsplash/Alaric Sim

Di usia 1 tahun, anak-anak akan mulai tertarik dengan segala sesuatu yang ada di sekitarnya. Hal inilah yang perlu dilakukan orangtua agar membantu anak-anaknya belajar untuk bereksplorasi. 

Pengalaman bereksplorasi tentu menjadi sebuah momen yang tidak akan bisa dilupakan ya, Ma. Apalagi saat anak-anak melakukan kegiatan sesuai keinginannya karena akan memberikan beragam pembelajaran baru.

Dengan memperbolehkan atau mengatakan 'Iya Boleh' secara tidak langsung dapat memberikan ruang baru agar anak mama belajar dan mengembangkan segala kemampuan yang dimilikinya. 

Perlu disadari juga kalau pengalaman si Kecil saat bereksplorasi dapat membantu dirinya mempersiapkan keterampilan di masa depan nanti. Untuk Mama yang ingin membantu anak-anaknya tumbuh optimal dan menjadi sosok unggul, kali ini Popmama.com akan membahasnya. 

1. Mengenal pilar utama pendukung anak tumbuh menjadi unggul

1. Mengenal pilar utama pendukung anak tumbuh menjadi unggul
Unsplash/Mike Fox

Setiap orangtua selalu menginginkan anak-anaknya tumbuh sesuai dengan harapan, berprestasi hingga memiliki pribadi yang unggul. 

“Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi apabila generasi muda dalam usia produktif saat itu tidak memiliki kecakapan dan karakteristik unggul. Menjadi tanggung jawab kita sebagai orangtua untuk mempersiapkan anak-anak dengan berbagai kecakapan yang sesuai dengan perkembangan zaman, juga membekali mereka dengan karakter yang kuat agar dapat membawa Indonesia semakin maju,” ucap Dra. Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog saat merayakan gerakan '1 Juta Iya Boleh' dari Dancow pada (6/4/2019) di kawasan Cilandak.

Namun, tak jarang beberapa orangtua masih merasa kebingungan untuk memulainya. Demi mendukung si Kecil tumbuh menjadi anak-anak yang unggul, Mama perlu mengetahui 3 pilar ini wajib diperhatikan seperti: 

  • Nutrisi

Nutrisi yang diberikan kepada si Kecil harus selau diperhatikan. Melalui asupan yang sehat, tepat dan seimbang pun mampu melindungi dirinya sendiri saat sedang bereksplorasi. 

Sebagai orangtua, Mama pun perlu mengetahui bahwa nutrisi dapat berdampak positif untuk pertumbuhan serta perkembangan si Kecil. Melalui nutrisi yang tepat, anak mama dapat meningkatkan kecerdasan otak, pertumbuhan fisik, memperlancar saluran percernaan hingga daya tahan tubuh tetap optimal. 

  • Stimulasi 

Perlu disadari kalau stimulasi tidak hanya dilakukan saat bayi saja, namun orangtua harus terus memberikan stimulai kepada anak-anaknya. Melalui stimulasi tanpa disadari dapat mendukung tumbuh kembang si Kecil melalui berbagai cara sesuai dengan umurnya. 

Selain itu, Mama pun bisa melakukan stimulasi dengan cara yang menyenangkan seperti sebuah permainan edukatif. Tujuannya agar potensi si Kecil semakin berkembang menjadi pribadi yang unggul. 

  • Cinta

Setelah nutrisi dan stimulasi, Mama perlu mengetahui kalau cinta dari kedua orangtuanya dapat membuat si Kecil merasa bahagia dan berharga. Untuk menunjukkan cinta tersebut, Mama bisa lebih sering mengatakan 'Iya Boleh' agar semakin mendukung potensinya berkembang sesuai keinginan. 

Selain itu, menunjukkan bentuk-bentuk cinta secara sederhana juga perlu dilakukan. Dengan banyaknya cinta yang diterima, dirinya pun dapat membagikan kasih sayang kepada orang-orang sekitar.

Editors' Picks

2. Manfaat dari mengatakan 'Iya Boleh' kepada anak

2. Manfaat dari mengatakan 'Iya Boleh' kepada anak
Popmama.com/Fx Dimas Prasetyo

Perlu diketahui saat anak mama sudah masuk usia balita berarti dirinya akan belajar memiliki rasa ingin tahu yang tinggi serta ingin selalu melakukan eksplorasi. 

Untuk itu, Ratih Ibrahim sebagai seorang psikolog mengatakan bahwa orangtua perlu sekali memberikan ruang untuk anak-anak agar mampu mengembangkan kemampuannya menjadi pribadi yang unggul apalagi saat berada di usia produktif. 

Dengan mengatakan 'Iya Boleh' kepada anak-anak secara tidak langsung memberikan ruang untuk bereksplorasi. Bahkan dengan memperbolehkan saja juga dapat berdampak positif untuk si Kecil seperti memiliki karateristik yang berani, cerdas, kreatif, peduli dan memiliki jiwa kepemimpinan. 

  • Berani 

Untuk menciptakan sosok yang berani, Mama dapat melatih kepercayaan diri si Kecil dalam melakukan berbagai aktivitas sendiri. Kepercayaan diri memang harus dipupuk sejak dini agar memudahkan dalam mengenal diri sendiri dan yakin terhadap kemampuan yang dimilikinya.

  • Cerdas

Kecerdasan yang dimiliki oleh anak-anak dapat didukung melalui perkembangan kognitif. Orangtua perlu melatih anak-anaknya memiliki kecerdasan agar si Kecil mampu belajar cara memecahkan masalah dan membuat keputusan sendiri. Memperbolehkan dirinya melakukan eksplorasi juga dapat memicu anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara optimal.

  • Kreatif

Banyaknya fasilitas yang memicu anak tumbuh kreatif perlu dilakukan. Si kecil yang memiliki kreativitas yang tinggi biasanya akan punya banyak ide. Tugas Mama hanya tinggal mengajarkan dirinya untuk mengembangkan ide yang dimiliki agar lebih terarah. 

Mama juga perlu membantunya dalam mengasah daya kreativitas dan imajinasi melalui berbagai media. Bahkan sebuah permainan imajinatif juga mampu mengembangkan sisi si Kecil menjadi kreatif. 

  • Peduli

Anak mama mulai sejak kecil perlu sekali diasah sikap kepeduliannya terhadap dunia sekitar. Usahakan untuk berusaha menumbuhkan rasa empati untuk saling berbagi dan mampu menghargai perasaan orang lain. 

  • Pemimpin

Memiliki jiwa pemimpin tentu menjadi dambaan dari para orangtua untuk anak-anaknya. Untuk itu, Mama perlu membentuk sikap kemandirian dan percaya diri. Tujuannya agar si Kecil dapat mengembangkan kemampuan kepemimpinannya secara lebih baik. 

Pastikan juga agar kedua orangtua bisa berperan kompak dalam mengatakan kalimat 'Iya Boleh', agar anak-anak tidak kebingungan saat ingin mengambil keputusan. 

3. Syarat yang perlu diperhatikan sebelum mengatakan 'Iya Boleh' 

3. Syarat perlu diperhatikan sebelum mengatakan 'Iya Boleh' 
Popmama.com/Fx Dimas Prasetyo

"Iya boleh, tetapi larinya harus hati-hati ya."

Itulah salah satu kalimat 'Iya Boleh' yang bisa diucapkan oleh Mama saat si Kecil bertanya apakah dirinya boleh berlari-lari dengan temannya.

Namun, sebagian orangtua masih merasa ragu saat mengatakan 'Iya Boleh' kepada anak-anaknya. Padahal dengan menaruh kepercayaan kepada si Kecil, dirinya pun akan belajar pelan-pelan untuk bertanggung jawab. 

Perlu diketahui juga kalau kata-kata yang bersifat melarang, hanya akan membuat anak mama merasa dirinya terbatasi, menjadi tidak mandiri bahkan sosok penakut.  

Saat merayakan gerakan '1 Juta Iya Boleh', Dra. Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog juga menerangkan kepada para orangtua bahwa sebelum mengucapkan kalimat 'Iya Boleh' ada beberapa syarat yang perlu terpenuhi.

Orangtua sangat perlu mengenal terlebih dahulu karakter anak-anaknya, seperti sebuah kesiapan secara usia. Lalu pastikan kalau kondisi yang diinginkan oleh si Kecil benar-benar aman dan pastikan peran orangtua untuk ikut terlibat serta mengawasi.  

Bila syarat-syarat ini tidak terpenuhi dan justru membahayakan kondisi si Kecil nantinya, ada baiknya memang bisa melarang anak. Namun, berusahalah untuk menggunakan kalimat yang positif saat melarang anak agar dirinya mengerti kalau kondisi tersebut berbahaya. 

Nah, itulah beberapa informasi penting yang bisa diambil ketika mengatakan 'Iya Boleh' ke si Kecil. 

Yuk Ma, jangan takut untuk katakan 'Iya Boleh' agar si Kecil bisa terus meningkatkan segala potensinya! 

Baca juga: 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!