Pengaruh Dongeng pada si Kecil Menurut Najelaa Shihab

Cinta dengan dongeng, Najelaa Shihab sampai disebut mesin dongeng

6 Desember 2018

Pengaruh Dongeng si Kecil Menurut Najelaa Shihab
Instagram.com/najelaashihab

Menceritakan dongeng pada si Kecil memang mulai terlupakan oleh orangtua millennial sebagai cara menghibur dan mendidik anak.

Tapi tahu nggak sih Ma? Sebetulnya dongeng itu sangat berpengaruh pada perkembangan si Kecil.

Hal itu dirasakan sendiri oleh Najelaa Shihab yang selalu menceritakan dongeng pada anak-anaknya. “Aku tuh ya, sampai anak ku besar belasan tahun aku masih dongeng. Kalau di rumah dibilangnya mesin dongeng, (sambil tertawa kecil) karena setiap hari ceritanya,” ungkapnya .

Daripada penasaran, langsung aja yuk Ma! Simak pengaruh dongeng pada si Kecil menurut Najelaa Shihab yang telah Popmama.com rangkum kali ini.

1. Pengaruh secara kognitif

1. Pengaruh secara kognitif
maxpixel.net

Jika si Kecil merupakan anak yang penakut, dan enggan mencoba hal baru mungkin Mama bisa membantunya dengan mendongeng. Sebab, si Kecil bisa mengetahuinya melalui dongeng yang diceritakan Mama.

“Secara kognitif itu dia jadi dapet pengetahuan dan pengalaman baru, nggak harus menjalani sendiri, kalau misalnya itu dia alami pada saat dongeng. Dia jadi kayak tahu hal-hal baru, tahu tempat-tempat baru,” pungkas saudara kandung Najwa Shihab itu.

Baca juga : 10 Cara Mulai Menceritakan Dongeng Pada Anak

Editors' Picks

2. Pengaruh secara emosional dan sosial

2. Pengaruh secara emosional sosial
pixabay.com/3643825

Menurut Najelaa dongeng bisa melatih si Kecil untuk lebih mengenal emosi.

Dengan dongeng, Si kecil juga turut merasakan apa yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.

Apalagi kalau dongengnya itu ada yang seru, ada yang takut. Tanpa dia menghadapi itu langsung.

Selain itu, ketika sedang mendongeng, Mama dapat memberikan arahan dan cara mengatasi masalah sosial yang dialami si Kecil.

“Kita bisa kasih ketrampilan-ketrampilan yang berkaitan dengan dia, kalau ada konflik sama temen, disitu apa yang dia harus lakukan dan sebagainya,” tambahnya.

Dengan munggunakan karakter tokoh dalam dongeng Mama bisa membantu mengatasi masalah, tanpa memaksa si Kecil menceritakannya.

3. Pengaruh secara fisiK

3. Pengaruh secara fisiK
pixabay.com/2081671

“Secara fisik pun kalau saya tuh, kalau dirumah ngedongeng itu juga sambil bergerak gitu. Jadi kalo misalnya karekternya lompat-lompat gitu ya, anaknya kita ajak lompat-lompat.” tutur Najelaa kepada Popmama.com.

Mama juga bisa lho, mengikuti cara Najelaa ketika mendongeng. Saat melakukan aktivitas fisik bersama, si Kecil pasti menjadi semakin dekat dengan Mama.

Selain itu Najelaa menambahkan, dongeng juga dapat mempengaruhi si Kecil untuk berlatih kominikasi dan menjadikan Mama sebagai teladan.

Mama akan memiliki kesempatan untuk membina hubungan yang lebih baik dalam keluarga.

Baca juga: Manfaat Mendongeng Bagi Perkembangan Otak dan Emosi Anak