7 Cara Terbaik untuk Meningkatkan Kemampuan Bicara Balita

Pastikan untuk mencari aktivitas yang sesuai dengan kemampuan si Kecil ya, Ma!

28 Februari 2022

7 Cara Terbaik Meningkatkan Kemampuan Bicara Balita
Freepik/Gpointstudio

Ketika menyadari bahwa si Kecil mulai terbentuk di dalam perut, sebagai orangtua, Mama pasti ingin berkomunikasi dengan cara apa pun yang bisa dilakukan. Bayi dapat mengenali suara sejak dini dalam proses perkembangannya saat berada di dalam kandungan.

Mulai dari saat bayi menendang hingga ketika lahir, Mama akan berbicara dan membangun hubungan dengan balita, meskipun mengetahui fakta bahwa anak belum sepenuhnya bisa memahami Mama.

Nah inilah peran Mama dalam membentuk kemampuan anak dalam bicara, walau membutuhkan proses yang tidak mudah, Mama juga harus tahu bagaimana melakukannya dengan benar. 

Kali ini Popmama.com telah merangkum tujuh cara meningkatkan kemampuan bicara balita.

Yuk, simak apa saja aktivitasnya!

1. Tetap sederhana

1. Tetap sederhana
Freepik/Katemangostar

Ketika si Kecil siap untuk mulai belajar bahasa ibunya, Mama harus memulainya dengan mudah. Usahakan untuk tidak menggunakan kata-kata yang rumit atau kalimat yang panjang.

Mencoba menambahkan terlalu banyak kata ke kosakatanya, hanya akan menambah kebingungan. Ia akan memiliki banyak informasi untuk diproses, dan menambahkan kata-kata baru setiap menit tidak akan membantunya memprosesnya lebih cepat.

Sebaliknya, balita akan mencoba mengulangi hanya jika kata-katanya diucapkan dengan keras dan jelas. Jadi tetap sederhana dan biarkan anak mulai dari dasar, mengulangi suku kata kata demi kata.

Jika si Kecil tidak mengulangi kata atau bagian dari kata dengan benar, ucapkan lagi dengan lebih banyak usaha dan kejelasan.

Dengan cara ini, Mama akan mudah mengoreksinya ketika ia membuat kesalahan dengan mengulangi suara. Dan seiring berjalannya waktu Mama akan mendengar kata-kata tersebut darinya.

2. Gunakan frasa dan suku kata yang pendek

2. Gunakan frasa suku kata pendek
Pexels/Anastasia Shuraeva

Ada banyak cara untuk melakukan terapi wicara bagi balita di rumah, tetapi Mama perlu memulainya dengan yang paling dasar. Penting untuk dipahami bahwa balita tidak dapat langsung mengulang seluruh kata saat Mama mengucapkannya.

Mulailah dengan mengucapkan suku kata pendek seperti “da” atau “la”. Jika ia terus salah mengucapkan, cukup tekankan huruf yang ia kesulitan dalam pengucapannya. Gabungkan dua suku kata dan regangkan sambil melafalkannya, ini membuatnya lebih mudah dipahami dan diulang.

Kesabaran adalah kuncinya di sini, karena Mama tidak dapat berekspektasi anak mulai mengucapkan kata-kata pertamanya setelah satu atau dua sesi.

Tergantung pada efisiensi teknik dan potensi belajar si Kecil, Mama dapat mengharapkan untuk mendengar kata-kata pertama setelah beberapa bulan.

Editors' Picks

3. Buatlah sesi belajar bicara ini lebih menarik

3. Buatlah sesi belajar bicara ini lebih menarik
Freepik/Shurkin_son
Ilustrasi

Mama mungkin sudah memahami bahwa tidak dapat mendekati balita dengan sikap "mari belajar beberapa kata", yup tentu saja anak tidak menyukainya bahkan menolak. Sehingga, Mama perlu memilih momen dengan hati-hati dan juga membuat sesi pembelajaran semenarik mungkin.

Ini tak hanya akan meningkatkan keefektifan sesi belajar, tetapi juga akan membuatnya lebih menarik bagi balita. Jadi cobalah untuk membuat kegiatan ini dengan semenarik dan selucu mungkin. Misalnya dengan menggunakan boneka, tunjuk frasa saat anak akan mengucapkan kata-katanya.

Kemudian, saat balita tumbuh, Mama dapat menambahkan lebih banyak mainan ke dalam latihan, sambil menunjuk mainan yang cocok dengan kata yang Mama ucapkan. Ini akan membantu anak memahami bahwa Mama mencoba menjelaskan nama objek mainan tersebut.

Mama dapat mulai dengan dua mainan dan jika melihat bahwa anak mengalami perkembangan, tambah beberapa lagi untuk membuatnya lebih menarik dan menantang pada saat yang sama.

4. Menggunakan warna-warna

4. Menggunakan warna-warna
Freepik/gpoInstudio

Latihan lain yang sangat membantu kemajuan balita dalam mempelajari kata-kata pertamanya dan umumnya mempelajari frasa adalah, dengan menambahkan warna pada latihan.

Tempatkan beberapa objek dengan warna berbeda yang memiliki bentuk yang sama di depannya, dan arahkan ke setiap warna saat Mama mengucapkannya. Kemudian cobalah meminta anak untuk mengulanginya.

Jika si Kecil terus menunjuk ke objek merah saat Mama mengatakan "merah", anak berarti tahu apa yang Mama maksud dan memahami sepenuhnya.

Penting untuk menggunakan objek yang memiliki ukuran dan bentuk yang sama agar tidak menambah kebingungan. Anak dapat dengan mudah bereaksi terhadap bentuk yang berbeda, dan menjangkaunya. Sementara Mama akan berpikir bahwa ia mengenali kata atau warna yang diucapkan.

5. Hindari berfokus pada televisi dan gadget untuk membantu balita mempelajari kata baru

5. Hindari berfokus televisi gadget membantu balita mempelajari kata baru
Freepik/rawpixel.com

Seringkali orangtua menganggap bahwa memberikan anak tayangan televisi atau di gadget akan membantu balita mempelajari kata-kata baru. Namun sayangnya, itu kurang membantu karena banyak informasi yang harus diproses.

Tentu ada saluran anak-anak yang cocok untuk usia balita, tetapi Mama perlu mengingat bahwa anak terbiasa mendengar suara orangtuanya, dan secara alami hanya akan belajar sesuatu ketika Mama menunjukkan atau menyajikannya.

Untuk itu cobalah untuk menghindari penggunaan televisi atau internet untuk mengajari balita mempelajari kata-kata baru, karena ini mungkin hanya akan menambah kebingungan anak akibat terlalu banyak yang harus diproses.

Musik dapat membantu balita rileks dan tenang, tetapi itu tidak berarti bahwa Mama harus memainkannya setiap kali anak gugup dan rewel.

6. Menjaga komunikasi agar terus berjalan

6. Menjaga komunikasi agar terus berjalan
Freepik/Shurkin_shon

Pastikan untuk berbicara dengan si Kecil melalui setiap proses, bahkan saat mandi, berpakaian, dan pergi ke tempat lain dengan cara yang sederhana. Ini penting karena dua hal.

Pertama, Mama akan membuat prosesnya jauh lebih mudah dan lebih menarik bagi balita. Jika Mama membuat pikirannya sibuk, ini akan mengurangi kemungkinannya menjadi rewel dan gugup saat mandi, berpakaian, memberi makan, atau apa pun yang dilakukan.

Dan kedua, Mama akan memberi makan pikirannya dengan informasi yang banyak akal. Mama akan kagum dengan jumlah informasi yang dapat anak simpan di otaknya yang sedang berkembang.

7. Ajari balita untuk meminta sesuatu

7. Ajari balita meminta sesuatu
Freepik/Pch.vector

Cara selanjutnya untuk mengajarkan anak beberapa kata baru kepada balita adalah dengan memicunya untuk meminta sesuatu.

Misalnya Mama dapat menanyakan apakah anak menginginkan apel atau jenis makanan lain yang bisa disajikan. Dengan cara ini, balita pada akhirnya akan mulai meminta jenis makanan itu sendiri. Terlebih lagi jika Mama mengulangi latihan ini dengan gigih, .

Ini tidak hanya akan meluluhkan hati Mama, tetapi juga menunjukkan bahwa sesi belajar ini menuju ke arah yang tepat.

Ingatlah bahwa anak akan menyerap semuanya seperti spons, ketika ada informasi dan kata-kata baru. Jadi, Mama juga harus berhati-hati saat berbicara di sekitarnya. Mama tentu tidak ingin anak mempelajari kata dan ekspresi yang salah, bukan?

Nah itulah tujuh cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan bicara balita. Ada banyak cara untuk mengajari anak berbicara dan mengucapkan kata-kata pertama mereka, tetapi Mama harus memilih yang paling tepat untuk anak.

Di sini orangtua tahu apa yang terbaik untuk balita, karena tahu bagaimana reaksinya terhadap hal-hal tertentu. Setelah memilih suatu kegiatan, pastikan untuk menambahkan beberapa hal yang akan membuatnya lebih menarik, sehingga menambah efektivitas latihan.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk