7 Cara Efektif dalam Mengenalkan Alfabet pada si Kecil

Ini dia cara yang efektif untuk memperkenalkan alfabet pada si Kecil

21 September 2019

7 Cara Efektif dalam Mengenalkan Alfabet si Kecil
momjunction.com

Memasuki usia 1 tahun, si Kecil tentu sudah mulai menunjukkan tanda-tanda bahwa dirinya sudah mulai memahami bahasa.

Hal ini terlihat dari bagaimana si Kecil mulai berani menunjukkan kepiawaiannya dalam berbicara.

Kalau Mama memperhatikan, si Kecil memulainya dengan menyuarakan beberapa suara dari alfabet yang dapat dikategorikan mudah untuk anak kecil, yaitu a, i, atau o.

Dari situ, kemampuannya pun mulai berkembang hingga ia berhasil mengucapkan beberapa kata-kata, seperti Mama, Papa, Opa dan semacamnya.

Hal ini didukung oleh pernyataan dari U.S Department of Education yang menjelaskan bahwa anak-anak kecil yang sudah familiar dengan beberapa huruf dan kata-kata sebenarnya sudah bisa belajar untuk megenali huruf-huruf lebih mudah, sebagaimana dilansir dari situs bundoo.com yang di-review langsung oleh pakar kesehatan dan anak.

Atas dasar itu, kita dapat menyimpulkan bahwa si Kecil sebenarnya sudah dapat dibiasakan untuk mempelajari alfabet secara perlahan.

Tentu, ada cara khusus yang harus diperhatikan Mama tanpa memaksa si Kecil untuk belajar layaknya anak-anak berusia 4 tahun ke atas.

Setidaknya 7 cara yang baik untuk memperkenalkan alfabet pada anak kecil dengan rentang umur 1 - 3 tahun. Coba, yuk!

1. Mulai dari nama si Kecil

1. Mulai dari nama si Kecil
Pixabay/geralt

Hal yang paling efektif untuk dilakukan saat memperkenalkan alfabet pada si Kecil adalah memulainya dengan namanya sendiri.

Si Kecil pasti telah mengenal namanya sendiri karena Mama dan orang lain selalu memanggilnya dengan nama tersebut.

Alhasil, otaknya pun dapat menyerap perbedaan sound dari nama panggilannya.

Untuk itu, tidak ada salahnya jika Mama memperkenalkan huruf-huruf yang ada di dalam namanya tersebut dengan mengejanya seperti, "A, N, A. Ana."

Jika Mama melakukannya secara rutin, ia jadi mengetahui nama dari masing-masing huruf yang mempresentasikan suara yang ia kenal saat Mama memanggil namanya selama ini.

2. Belajar dari nama objek yang familiar

2. Belajar dari nama objek familiar
Pixabay/geralt

Seperti yang telah disebutkan oleh U.S Department of Education sebelumnya, anak kecil dapat belajar dengan mudah melalui sesuatu yang dianggapnya tidak asing.

Maka dari itu, Mama disarankan untuk tidak memforsir si Kecil dengan memperkenalkan alfabet melalui kata-kata yang terlalu variatif.

Lebih baik, Mama perkenalkan huruf-huruf dengan kata-kata yang sering didengarnya atau juga yang sudah bisa ia ucapkan, seperti Mama, Papa, dan lainnya.

Lakukan dengan mengejanya secara rutin seperti yang Mama lakukan pada nama si Kecil.

3. Membacakan buku cerita dengan bersuara

3. Membacakan buku cerita bersuara
Pixabay/geralt

Dalam masa pertumbuhannya yang masih dini, kemampuannya masih terbatas dengan semata-mata menyimak atau melakukan observasi, dan lalu otak akan menelaahnya dan membuatnya mengidentifikasi hal-hal yang disimak.

Hal ini diakui oleh para ilmuwan yang disebutkan pada bundoo.com.

Untuk itu, salah satu cara terbaik yang bisa Mama lakukan untuk memperkenalkan alfabet pada si Kecil adalah dengan membacakan buku dengan bersuara.

Menurut para ilmuwan hal ini sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan anak kecil dalam mengidentifikasi huruf-huruf dengna memisahkan huruf kapital dengan huruf-huruf kecil.

Namun, jangan pilih buku yang memiliki banyak kata ya. Setidaknya 1 - 2 kalimat kecil setiap halaman.

Editors' Picks

4. Tempel alfabet di dinding

4. Tempel alfabet dinding
Pixabay/geralt

Sebagaimana si Kecil mampu dalam melakukan observasi, Mama disarankan untuk tidak lupa memanfaatkannya dengan cara menempel poster bertemakan huruf kapital di dinding kamarnya.

Lebih baik lagi jika Mama memastikan bahwa masing-masing poster mempresentasikan 1 alfabet saja dengan memiliki gambar objek yang namanya diawali dengan alfabet tersebut. Pastikan gambar objeknya familiar untuk si Kecil, ya!

Dengan ini, Mama bisa memperkenalkannya dengan menyebut alfabet dan lalu menyebut nama objek tersebut. Saat menyebutkannya, Mama disarankan untuk menunjuknya.

Mama harus sabar ya, saat melakukannya dan mendorongnya untuk mengulanginya.

5. Letter by letter

5. Letter by letter
Pixabay/geralt

Dalam memperkenalkan alfabet pada si Kecil, Mama dianjurkan untuk melakukannya secara bertahap yaitu letter by letter atau satu huruf ke huruf selanjutnya secara berurutan.

Jadi, Mama sebaiknya memulainya dengan huruf A, lalu ke B, C dan seterusnya.

Hal ini bisa Mama lakukan dengan sarana buku alfabet khusus untuk anak kecil yang memiliki tampilan menarik agar si Kecil mau belajar alfabet dengan Mama.

Nah, seperti yang Mama lakukan pada poster, pastikan Mama menunjuk masing-masing huruf saat mengucapkannya, ya!

6. Menyanyi lagu alfabet

6. Menyanyi lagu alfabet
Pixabay/geralt

Tidak ada yang lebih menyenangkan selain melakukan sesuatu dengan alunan nada musik yang menyenangkan.

Apalagi untuk anak kecil, mereka selalu bisa dibuat semangat dengan musik, seperti lagu-lagu yang menarik. Karena itu, Mama dianjurkan untuk memperkenalkan alfabet melalui nyanyian lagu Alfabet.

Lakukan secara rutin dengan tidak semata-mata mengajaknya untuk mendengar lagu tersebut. Namun, nyanyikan lagu alfabet tersebut bersama-sama.

Meskipun si Kecil masih terbata-bata dan menemukan dirinya masih sulit untuk mengucapkan beberapa kata, ia akan termotivasi untuk terus mencoba agar bisa menyanyi dan menikmati kesenangan tersebut.

7. Letter of the week

7. Letter of the week
Pixabay/geralt

Dalam berbagai studi, para ilmuwan kerap menemukan fakta bahwa anak kecil belajar dengan cara pengulangan atau yang disebut dengan repititive learning.

Itu kenapa, dalam memperkenalkan sekaligus mengajar si Kecil belajar alfabet, Mama dapat melakukannya dengan mengulang huruf-huruf tertentu secara berurutan dalam rentang waktu yang lama, seperti satu minggu.

Jadi, minggu ini Mama memulainya dengan memperkenalkan huruf A pada si Kecil. Lalu, minggu depan, Mama melanjutkannya dengan huruf B, kemudian huruf C di minggu selanjutnya dan seterusnya.

Si Kecil akan lebih mudah menyerap dan mengingatnya.

Jadi, sekarang Mama sudah mengerti kalau ada kesempatan untuk Si Kecil mengenal dan mengerti betul mengenai alfabet.

Ingat, Mama harus melakukannya dengan sabar dan memberi dukungan melalui cinta kasih yang Mama tunjukkan.

Jangan ciptakan suasana seperti Mama mengguruinya. Biarkan proses berjalan seolah-olah si Kecil sedang menjalani keseharian yang normal.

Ini akan sangat memotivasi si Kecil untuk mengikuti proses di atas. Good luck, Ma!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!